Daihatsu Hitung Harga Produk yang Mendapat Relaksasi Pajak, Ini Hasilnya

Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:23 WIB
Daihatsu Hitung Harga Produk yang Mendapat Relaksasi Pajak, Ini Hasilnya
New Daihatsu Ayla diperkenalkan di Jakarta, Kamis (19/3/2020). Sebagai ilustrasi produk LCGC [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyambut positif relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang akan diterapkan secara bertahap mulai Maret 2021.  Apalagi produknya di kategori Low Cost Green Car atau LCGC memenuhi kriteria pajak nol persen ini.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation menyatakan pihaknya sudah melakukan penghitungan secara internal. Namun demikian berapa penurunan harga yang akan terjadi belum bisa disampaikan.

"Tentunya kami sudah menghitung sendiri. Seandainya relaksasi sampai nol persen akan jadi berapa. Tapi sekali lagi mohon maaf, kami belum bisa sampaikan angkanya. Kami lihat dulu petunjuk teknisnya," ujar Hendrayadi Lastiyoso, dalam sesi virtual bersama Daihatsu, Jumat (19/2/2021).

Ia menambahkan, takutnya nanti ekpektasi konsumen akan berbeda, sedangkan Agen Pemegang Merek atau APM juga punya hitungan sendiri.

Daihatsu Sigra 2019 diluncurkan di Serpong, Banten, Senin (16/9/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Daihatsu Sigra 2019. Sebagai ilustrasi produk LCGC [Suara.com/Tivan Rahmat]

Dan bila harga sudah keluar atau diumumkan, tidak mungkin bisa diralat kembali. Jadi pihak PT ADM menyebutkan akan menunggu semua pasti atau ada kepastian.

"Jadi mohon bersabar, minggu depan mungkin bisa kami rilis model dari Daihatsu terkait relaksasi ini," kata Hendrayadi Lastiyoso.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah Indonesia telah menyetujui usulan terkait relaksasi PPnBM kendaraan bermotor secara bertahap selama 2021.

Skenario besaran relaksasi PPnBM adalah nol persen pada Maret-Mei, kemudian 50 persen pada Juni-Agustus dan 25 persen pada September-November 2021.

Dengan relaksasi ini, diharapkan estimasi terhadap penambahan output industri otomotif akan menyumbangkan pemasukan negara sebesar Rp1,4 triliun.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Low MPV Februari 2021 Dapat Pajak Mobil 0 Persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI