alexametrics

Kesiapan Pabrik 90 Persen, Hyundai Indonesia Siap Produksi Mobil Listrik?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Kesiapan Pabrik 90 Persen, Hyundai Indonesia Siap Produksi Mobil Listrik?
Hyundai Kona Electric Vehicle (EV) untuk pasar Indonesia. Sebagai ilustrasi [Hyundai Indonesia].

Kebutuhan penting dalam produksi mobil listrik adalah pengadaan baterainya.

Suara.com - Pembangunan pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) di Bekasi, dikabarkan sudah mendekati tahap akhir. Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini berharap penyelesaian bisa seusai target awal.

"Jadi kalau misalnya nanti teman-teman media sempat jalan-jalan ke kawasan Kota Deltamas, Bekasi, gedung-gedung kami sudah berdiri dan besar sekali. Jadi proses pembangunan sudah berjalan sekira 90 persen," ungkap Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) baru-baru ini.

Lebih lanjut, Makmur berharap, akhir 2021 Hyundai sudah bisa memproduksi mobil pertama buatan Indonesia.

"Jadi kami harapkan nanti di akhir tahun ini pabrik sudah bisa produksi mobil buatan lokal Indonesia untuk pertama kalinya," kata Makmur.

Baca Juga: Operation Forth Bridge: Peti Jasad Pangeran Philip Akan Diantar Land Rover

Diler Hyundai Kebon Jeruk di Jakarta Barat diresmikan pada Kamis (1/4/2021). [Dok Hyundai Motor Indonesia]
Dealer Hyundai Kebon Jeruk di Jakarta Barat diresmikan pada Kamis (1/4/2021). Sebagai ilustrasi kelengkapan produk Hyundai di Tanah Air [Dok Hyundai Motor Indonesia]

Sebelumnya, tahun lalu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan pabrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat siap memproduksi mobil listrik pada 2021.

"Sekarang Hyundai pabrik mobilnya sudah jadi, 2021 sudah produksi," kata Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta,  tahun lalu.

"Ada dua ya, tapi 2021 sudah mobil listrik. Tahun 2021, bulan November itu sudah go, karena itu yang dibangun sekarang adalah sektor baterainya. Sebab 50-60 persen komponen mobil listrik itu baterai. Jadi selain mobil untuk BBM biasa, ada juga mobil listriknya," pungkas Bahlil Lahadalia.

Komentar