Peluang UMKM di Rantai Pasok Industri Otomotif

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 15 Juni 2021 | 08:58 WIB
Peluang UMKM di Rantai Pasok Industri Otomotif
Aktivitas perakitan mobil di sektor otomotif Tanah Air. Sebagai ilustrasi [Kemenperin via ANTARA].

Suara.com - Dalam bincang virtual soal keterlibatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) RI, Teten Masduki, Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia, serta Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Lutfi diungkap seputar peluang UMKM di rantai pasok industri otomotif.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia memberikan contoh peluang keterlibatan UMKM di rantai pasok industri dalam produksi baterai untuk Electric Vehicle (EV) atau mobil listrik.

"Misalnya saja baterai untuk mobil listrik. Ini kami dorong, ada bagian subsistem yang tidak bisa dikerjakan oleh holding-nya, tapi (diberikan) ke UMKM, sehingga mereka bisa naik kelas. Kita mulai masuk ke industri itu, dan itu sudah mulai terjadi," jelasnya.

Sementara Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Lutfi menambahkan, pekerjaan dari hilir menjadi penting demi melibatkan pelaku UMKM ke dalam rantai produksi industri yang besar.

Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan [Ford via ANTARA].
Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan. Sebagai ilustrasi pengadaan baterai kendaraan listrik [Ford via ANTARA].

"Dengan begitu, nantinya (UMKM) bisa masuk ke rantai produksi, dan pemasaran akan terjadi. Saya yakin suatu hari nanti ketika kita bicara soal UMKM, kita tidak lagi cuma bicara soal makanan dan sejenisnya, namun akan naik kelas. Kalau di otomotif, ini ada turunannya: first, second, dan third tier, pemasok ke pemasok, dan itu akan terjadi untuk UMKM," ujarnya.

Sedangkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) RI, Teten Masduki berpendapat, dengan melibatkan UMKM di rantai pasok dan produksi industri besar mampu memicu daya saing hingga mampu melakukan ekspor barang industri, serta pelaku UMKM akhirnya mampu naik kelas.

"Ini adalah bagaimana UMKM bisa maju menjadi besar dan naik kelas. Kita tata dari awal agar mereka mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri. Misalnya, ekspor (produk) UMKM China 70 persen, Jepang dan Korea Selatan juga tinggi. Itu kenapa? Karena UMKM-nya adalah bagian dari rantai pasok industri Nasional," ungkapnya.

Dan Menkop UKM mengatakan, UU Cipta Kerja juga memungkinkan kemitraan usaha besar dan UMKM untuk berkolaborasi, sesuai dengan salah satu ketentuan undang-undang.

Berdasarkan Pasal 90 ayat (1) UU Cipta Kerja mewajibkan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memfasilitasi, mendukung, dan menstimulasi kegiatan kemitraan usaha menengah dan besar dengan koperasi, usaha mikro, dan usaha kecil yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan level usaha.

Dengan adanya ketentuan ini, pelaku UMKM diberikan fasilitas oleh pemerintah untuk bermitra dengan usaha menengah dan usaha besar. Kemitraan yang dimaksud mencakup proses alih keterampilan, di bidang produksi dan pengolahan, pemasaran, permodalan , sumber daya manusia, dan teknologi.

"Di dalamnya ada insentif pajak, kebijakan upah, dan lainnya yang memungkinkan untuk kemitraan. Ini sudah tepat. Nanti di KADIN (Kamar Dagang dan Industri), kemitraan itu diramu di sana, karena pelaku yang besar dan kecil akan bertemu, ada kemauan dari (pelaku bisnis/industri) besar untuk membagi produksinya kepada UMKM," urai Menkop UKM Teten Masduki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:00 WIB

Peran BRI di Balik Transformasi Akselerasi UMKM "Tercabaikan"

Peran BRI di Balik Transformasi Akselerasi UMKM "Tercabaikan"

Bri | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:38 WIB

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:22 WIB

Strategi Inovatif "Tercabaikan" Tembus Pasar Digital Bersama Ekosistem BRI

Strategi Inovatif "Tercabaikan" Tembus Pasar Digital Bersama Ekosistem BRI

Bri | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:24 WIB

Sentuhan BRI Dorong Sausu Tambu Jadi Desa Berdaya Berbasis Pariwisata dan UMKM

Sentuhan BRI Dorong Sausu Tambu Jadi Desa Berdaya Berbasis Pariwisata dan UMKM

Bri | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:00 WIB

Kampung Koboi Tugu Selatan: Ketika Alam, Tradisi, dan Inovasi Menyatu Membangun Desa BRILiaN

Kampung Koboi Tugu Selatan: Ketika Alam, Tradisi, dan Inovasi Menyatu Membangun Desa BRILiaN

Bri | Minggu, 25 Januari 2026 | 13:00 WIB

Banyuanyar Green Smart Village: Dari Mimpi Desa, Tumbuh Ekonomi Berbasis Masyarakat

Banyuanyar Green Smart Village: Dari Mimpi Desa, Tumbuh Ekonomi Berbasis Masyarakat

Bri | Minggu, 11 Januari 2026 | 13:00 WIB

Dari Laut, Ladang, hingga UMKM: Desa Sumberejo Menenun Asa Menuju Kemandirian

Dari Laut, Ladang, hingga UMKM: Desa Sumberejo Menenun Asa Menuju Kemandirian

Bri | Senin, 05 Januari 2026 | 13:00 WIB

Sumowono: Desa Sayur yang Tumbuh Bersama BRI, Pasar, UMKM, dan Inovasi Digital

Sumowono: Desa Sayur yang Tumbuh Bersama BRI, Pasar, UMKM, dan Inovasi Digital

Bri | Senin, 22 Desember 2025 | 13:00 WIB

UMKM Ting Ting Jahe dan Kerambah Apung Jadi Motor Ekonomi Desa Empang Baru

UMKM Ting Ting Jahe dan Kerambah Apung Jadi Motor Ekonomi Desa Empang Baru

Bri | Minggu, 07 Desember 2025 | 13:00 WIB

Terkini

5 Mobil Listrik Harga Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh, Mesin Kuat dan Bandel

5 Mobil Listrik Harga Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh, Mesin Kuat dan Bandel

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:06 WIB

7 Rekomendasi Motor Listrik Murah yang Kuat Jarak Jauh sampai 120 Km, Baterai Tangguh

7 Rekomendasi Motor Listrik Murah yang Kuat Jarak Jauh sampai 120 Km, Baterai Tangguh

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:52 WIB

Gugatan Desain Paten Bayangi Masa Depan Xiaomi SU7 dan YU7 di Industri Mobil Listrik

Gugatan Desain Paten Bayangi Masa Depan Xiaomi SU7 dan YU7 di Industri Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:50 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Termurah di Pasaran: Ini Merek yang Paling Gacor

Daftar Harga Mobil Listrik Termurah di Pasaran: Ini Merek yang Paling Gacor

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:25 WIB

Huawei dan Chery Rilis Mobil Listrik Mewah Luxeed Edisi 2026, Jarak Tempuh 1.250 Km

Huawei dan Chery Rilis Mobil Listrik Mewah Luxeed Edisi 2026, Jarak Tempuh 1.250 Km

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:05 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Vinfast, City Car Rp150 Jutaan hingga SUV Mewah Miliaran

Daftar Harga Mobil Listrik Vinfast, City Car Rp150 Jutaan hingga SUV Mewah Miliaran

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:47 WIB

Tarikan Honda Scoopy Terasa Lemot Mungkin Ini Faktor Penyebabnya

Tarikan Honda Scoopy Terasa Lemot Mungkin Ini Faktor Penyebabnya

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:27 WIB

7 Rekomendasi Motor Listrik Murah Tak Perlu Isi BBM Lagi, Harga Mulai Rp4 Jutaan

7 Rekomendasi Motor Listrik Murah Tak Perlu Isi BBM Lagi, Harga Mulai Rp4 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:48 WIB

Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas

Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:18 WIB

5 Mobil Listrik dengan Pajak Termurah: Jadi Investasi Jangka Panjang

5 Mobil Listrik dengan Pajak Termurah: Jadi Investasi Jangka Panjang

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:13 WIB