alexametrics

Keterlaluan! Oknum Security Sunat Tarif Ojol Saat Antarkan Barang ke Pelanggan

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno
Keterlaluan! Oknum Security Sunat Tarif Ojol Saat Antarkan Barang ke Pelanggan
Screnshoot percakapan ojol yang laporkan uang jasanya disunat oknum security (Instagram)

Sungguh teganya oknum security ini makan 'uang haram' dari hasil korupsi bayaran ojol.

Suara.com - Curhat ojol mendapatkan nasib apes saat mengantarkan barang ke konsumen. Tarifnya harus 'disunat' oleh oknum security.

Kisah ini dibagikan oleh akun Intagram @gojek24jam. Dalam postingan tersebut diceritakan bagaimana proses tarif ojol tersebut kena sunat oknum security.

Awalnya, seorang ojol mendapatkan orderan GoSend dari Timbul/Ciganjur. Ia disuruh mengantarkan barang ke alamat di Jalan Raya Sunter Hargo.

Tarif dalam aplikasi disepakati sebesar Rp 59 ribu. Pihak customer pun menyetujuinya.

Baca Juga: Panen Pujian, Wanita Ini tak Gengsi Temani Pacar Bekerja Sebagai Driver Ojol

Ojol tersebut pun mengantarkan barang tersebut hingga tepat menuju alamat yang tertera dalam aplikasi.

Ia pun kemudian mengantarkan hanya sampai di pos security saja. Lalu pihak security pun yang akan mengantarkan barang ke pelanggan.

Screnshoot percakapan ojol yang laporkan uang jasanya disunat oknum security (Instagram)
Screnshoot percakapan ojol yang laporkan uang jasanya disunat oknum security (Instagram)

Kemudian setelah mengantarkan barang, security tersebut lalu memberikan ongkos ke ojol yang diberikan oleh customer.

Namun di sini ada keanehan. Dalam percakapan di aplikasi, customer memberikan uang sebesar Rp 80 ribu.

Namun, ojol pun kaget hanya menerima tarif sebesar Rp 70 ribu saja. Ojol tersebut pun lalu memberi tahu dengan bukti berupa foto uang yang telah diberikan.

Baca Juga: Best 5 Oto: Sepeda Motor Favorit Markis Kido, Ferrari Serba Guna Buat Belanja

Memang benar ongkos yang diberikan security Rp 70 ribu saja. Lalu kemanakah uang sebesar Rp 10 ribu tersebut?

Komentar