Mengapa Harus Istirahat 4 Jam Sekali Bila Mengemudi untuk Perjalanan Jauh?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Kamis, 24 Juni 2021 | 13:35 WIB
Mengapa Harus Istirahat 4 Jam Sekali Bila Mengemudi untuk Perjalanan Jauh?
Ilustrasi kelelahan saat mengemudi (Shutterstock).

Suara.com - Kegiatan mengemudi atau berkendara membutuhkan fokus, kesiapan fisik dan mental yang baik. Utamanya jika mengemudi jarak jauh. Di sisi lain, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang suka bepergian ke luar kota menggunakan mobil pribadi. Artinya, pengemudi akan memegang setir berjam-jam lamanya.

Well, jika melakukan perjalanan jarak jauh seperti itu ada banyak hal yang patut diketahui. Salah satunya tentang waktu istirahat bagi pengemudi. Sehingga perjalanan tetap sesuai rencana, namun tidak mengabaikan keselamatan sampai tujuan.

Ada aturan menyatakan bahwa kegiatan mengemudi mesti berhenti atau beristirahat setiap empat jam sekali.

Benarkah demikian?

Mengutip Mitsubishi Motors, ternyata benar. Dasarnya diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada pasal 90 ayat (3) disebutkan bahwa pengemudi kendaraan bermotor umum wajib istirahat selama setengah jam setelah berkendara selama empat jam berturut-turut.

Mitsubishi Xpander Limited Edition. (Dok : MMKSI)
Rifat Sungkar (paling kanan) bersama Mitsubishi Xpander Limited Edition. (Dok : MMKSI)

Selain itu, pasal juga menyatakan waktu kerja maksimal pengemudi adalah delapan jam sehari, walau "dalam hal tertentu" bisa diperpanjang menjadi 12 jam dengan waktu istirahat selama sejam.

Hal ini pun dibenarkan Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi di Indonesia. Bahkan menurut pereli Nasional dengan reputasi internasional yang memiliki pusat pelatihan berkendara ini, ketika berkendara tanpa berhenti alias tidak dalam kondisi macet, maksimal hanya tiga jam, setelah itu disarankan untuk beristirahat.

"Kalau berkendara terus dan tidak berhenti, sebaiknya maksimal tiga jam. Tapi kalau berhenti alias dalam kondisi macet bisa sampai empat jam," jelas Rifat Sungkar, abang dari pereli Rizal Harsya Sungkar.

Rifat Sungkar juga mengatakan untuk bisa mengemudi tanpa henti selama 3 - 4 jam ini tentunya butuh fisik yang sehat dan fit agar bisa menikmati perjalanan aman dengan mobil.

Kondisi fisik pengemudi bisa mempengaruhi keselamatan penumpang karena jika tidak konsentrasi saat mengemudi akibat kondisi tubuh yang lelah bisa berakibat fatal.

Ketika melakukan perjalanan jauh dengan mobil jangan berpikir untuk cepat sampai.

"Itu salah, kita harus berpikir selamat, bukan cepat sampai. Sepanjang perjalanan harus bisa menikmati proses berkendaranya," jelas ayah dua putra ini.

Itu sebabnya diharuskan setiap melakukan jalan jauh dengan mobil pribadi, wajib istirahat setiap empat jam sekali. Luangkan waktu 30 menit setelah berkendara selama empat jam agar stamina tetap terjaga hingga sampai di tujuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB

Pemudik Bisa Cek Kesehatan dan Ganti Oli di Selasar Fastron Rest Area KM 57

Pemudik Bisa Cek Kesehatan dan Ganti Oli di Selasar Fastron Rest Area KM 57

Otomotif | Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Tips Aman Buka Puasa Sambil Mengemudi Mobil Tanpa Bahaya

Tips Aman Buka Puasa Sambil Mengemudi Mobil Tanpa Bahaya

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:10 WIB

Hustle Culture vs Slow Living: Haruskah Kita Merasa Bersalah Saat Istirahat?

Hustle Culture vs Slow Living: Haruskah Kita Merasa Bersalah Saat Istirahat?

Your Say | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:01 WIB

5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau

5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau

Otomotif | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:08 WIB

Merasa Bersalah Saat Istirahat? Kenali 7 Kebiasaan yang Menandakan Terjebak Survival Mode

Merasa Bersalah Saat Istirahat? Kenali 7 Kebiasaan yang Menandakan Terjebak Survival Mode

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:19 WIB

Merasa Bersalah Saat Istirahat? Kenali 7 Kebiasaan yang Menandakan Terjebak Survival Mode

Merasa Bersalah Saat Istirahat? Kenali 7 Kebiasaan yang Menandakan Terjebak Survival Mode

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:19 WIB

Biaya Biometrik Rp3 Ribu Sekali Pengambilan Data Registrasi SIM, Siapa yang Tanggung?

Biaya Biometrik Rp3 Ribu Sekali Pengambilan Data Registrasi SIM, Siapa yang Tanggung?

Video | Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:00 WIB

Menantang Budaya Sibuk: Mengapa Istirahat Sering Kali Terasa Bersalah?

Menantang Budaya Sibuk: Mengapa Istirahat Sering Kali Terasa Bersalah?

Your Say | Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:20 WIB

5 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 2026 untuk Pribadi hingga Niaga

5 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 2026 untuk Pribadi hingga Niaga

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 07:28 WIB

Terkini

Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar

Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 14:20 WIB

Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 13:51 WIB

Isuzu Siapkan Kejutan Varian Baru di Pameran Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2026

Isuzu Siapkan Kejutan Varian Baru di Pameran Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2026

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 13:50 WIB

Berapa Harga Pertalite Jika Tidak Disubsidi? Ini Sejarah Kenaikan BBM

Berapa Harga Pertalite Jika Tidak Disubsidi? Ini Sejarah Kenaikan BBM

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 13:23 WIB

Bukan Empty, Ini Arti Huruf E di Indikator Bensin Motor

Bukan Empty, Ini Arti Huruf E di Indikator Bensin Motor

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 13:15 WIB

5 Motor yang Cocok Pakai Pertamax, Performa Lebih Optimal dan Mesin Awet

5 Motor yang Cocok Pakai Pertamax, Performa Lebih Optimal dan Mesin Awet

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 13:12 WIB

BYD Atto 1 Mengaspal, Harga Rp200 Jutaan Jarak Tempuh Tembus 380 Km Hadir Varian Premium

BYD Atto 1 Mengaspal, Harga Rp200 Jutaan Jarak Tempuh Tembus 380 Km Hadir Varian Premium

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:35 WIB

Rekam Jejak Kebakaran Mobil Chery Kembali Menghantui Konsumen

Rekam Jejak Kebakaran Mobil Chery Kembali Menghantui Konsumen

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:30 WIB

Mobil Toyota Yaris Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta Dapat Tahun Berapa?

Mobil Toyota Yaris Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta Dapat Tahun Berapa?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:10 WIB