Permudah Transportasi Daerah Wisata dan Kurangi Polusi, Pemerintah Ajak Komunitas Otomotif

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 24 Juni 2021 | 19:01 WIB
Permudah Transportasi Daerah Wisata dan Kurangi Polusi, Pemerintah Ajak Komunitas Otomotif
Lautan pasir di kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, tampak jip yang menjadi sarana transportasi di destinasi wisata ini. Sebagai ilutrasi [ANTARA FOTO/Zabur Karuru].

Suara.com - Bagi pelancong, wisatawan, atau turis yang pernah bertandang ke kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, menjumpai serta naik jip, utamanya Toyota Land Cruiser FJ40 tentu tidak asing lagi. Inilah bagian dari kegiatan menggerakkan komunitas setempat.

Dikutip dari kantor berita Antara, keberadaan komunitas ini, khususnya sektor otomotif di lokasi wisata akan menjadi sangat nyata. Yup, Pemerintah menggandeng komunitas otomotif, seperti pencinta Jeep dan VW Safari, untuk menghadirkan angkutan umum di tempat wisata.

Hal ini menjadi salah satu cara memudahkan akses transportasi, khususnya di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Untuk Provinsi Jawa Timur, contohnya antara lain adalah kawasan Bromo dan Malang.

Mobil yang digunakan untuk One Day Tour VW Ride Borobudur Magelang (Suara/Hiromi)
Volkswagen (VW) Safari, difungsikan untuk tujuan wisata One Day Tour VW Ride Borobudur  (Suara/Hiromi)

Demikian diungkapkan Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ahmad Yani ketika menjelaskan upaya pemerintah menunjukkan komitmennya menghadirkan aksesibilitas yang menunjang kawasan pariwisata di Indonesia.

"Angkutan orang di KSPN seperti Bromo tadi kami bangun dengan menggandeng komunitas jip. Atau ada juga di Malang kami gandeng komunitas pemilik VW Safari, hal-hal seperti ini yang kami gali," paparnya dalam webinar Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Kamis (24/6/2021).

Para pemilik usaha itu nantinya akan mendapatkan subsidi untuk menghadirkan layanan angkutan umum bagi masyarakat.

Dengan pemberian subsidi itu diharapkan tidak hanya wisatawan yang merasakan manfaatnya, namun masyarakat lokal untuk mengembangkan kawasan wisatanya.

"Misalnya yang di Malang bisa berkeliling di enam titik yang tersebar di kawasan wisata. Ini membantu pergerakan masyarakat juga ,tidak hanya wisatawan," kata Ahmad Yani.

Cara ini juga dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan penggunaan angkutan umum di kawasan wisata sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor.

baca juga

Tentunya dengan berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi maka bisa mendukung industri pariwisata yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kekinian, ada 15 KSPN sudah memiliki layanan angkutan darat yang difasilitasi Kementerian Perhubungan, lima di antaranya termasuk dalam Destinasi Super Prioritas (DSP) yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang dicanangkan pada akhir 2020.

Meski demikian minat masyarakat pada angkutan wisata terbilang masih rendah, hanya sekitar 30 persen wisatawan yang telah menggunakan kendaraan umum di KSPN.

Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan mengajak pemerintah daerah dan pengelola kawasan wisata untuk mempromosikan kehadiran fasilitas kendaraan umum yang tersedia di KSPN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS

Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 10:00 WIB

W124 MBCI Jakarta Chapter Siap Jelajahi Sulawesi dalam Celebes Journey 2026

W124 MBCI Jakarta Chapter Siap Jelajahi Sulawesi dalam Celebes Journey 2026

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 09:48 WIB

Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak

Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 20:56 WIB

Musuh LC: Mitsubishi Pajero 2026 Kembali Hadir, Ini Spesifikasinya

Musuh LC: Mitsubishi Pajero 2026 Kembali Hadir, Ini Spesifikasinya

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 16:21 WIB

Karhutla Hanguskan 590 Hektare Kawasan TNBTS

Karhutla Hanguskan 590 Hektare Kawasan TNBTS

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 09:00 WIB

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Lady Bikers Bandung Rayakan Kemerdekaan dengan City Rolling dan Aksi Sosial

Lady Bikers Bandung Rayakan Kemerdekaan dengan City Rolling dan Aksi Sosial

Otomotif | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Touring Lintangnusa Bawa Semangat Kemerdekaan ke Sekolah Pelosok

Touring Lintangnusa Bawa Semangat Kemerdekaan ke Sekolah Pelosok

Otomotif | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Otomotif | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

×