Wow Factor Berkurang Karena PPKM Darurat, Bagaimana Kondisi Penjualan Mobil Baru?

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 05 Juli 2021 | 13:45 WIB
Wow Factor Berkurang Karena PPKM Darurat, Bagaimana Kondisi Penjualan Mobil Baru?
Ilustrasi membeli mobil (Shutterstock).

Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Pulau Jawa-Bali diterapkan pada 3-20 Juli 2021. Di saat sama, program relaksasi pajak, yaitu Pajak Penjualan Atas Barang Mewah ditanggung pemerintah atau diskon PPnBM DTP 100 persen masih berlangsung.

Kondisi ini membawa konsekuensi terjadinya pembatasan gerakan dan mobilitas, yang turut memberikan dampak di sektor otomotif. Utamanya penjualan mobil baru.

Dikutip dari kantor berita Antara, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto berpendapat pasti akan ada perubahan tren penjualan karena kondisi pembatasan mobilitas warga.

"Stimulus relaksasi PPnBM sudah membuktikan dapat meningkatkan penjualan dan produksi otomotif, tetapi mungkin akan dipengaruhi PPKM Darurat. Hal ini tidak dapat dihindari, dan kepentingan kesehatan masyarakat lebih penting," jelas Jongkie Sugiarto kepada kantor berita Antara pada Senin (5/7/2021).

Ilustrasi berhitung menggunakan kalkulator (Shutterstock).
Ilustrasi berhitung diskon mobil pakai kalkulator (Shutterstock).

Sebelumnya pada Mei,kebijakan PPnBM memberikan tren positif untuk kinerja industri otomotif. Hal ini, diuraikan Jongkie Sugiarto, bisa disimak pada penjualan di Maret, April dan Mei, setelah kebijakan insentif otomotif itu diberlakukan oleh pemerintah.

Selain penjualan mobil yang membaik, pemberian insentif PPnBM juga dinikmati pemerintah melalui pendapatan PPN dan PPh dari meningkatnya penjualan mobil. Ikut dalam situasi pemasukan pendapatan ini adalah industri lain yang berkaitan dengan kendaraan, misalnya aksesoris dan travel.

Kekinian, dengan adanya PPKM Darurat, pengamat otomotif Dr. Yannes Martinus Pasaribu dari Institut Teknologi Bandung menyatakan relaksasi PPnBM mungkin tidak sebaik saat belum diberlakukan PPKM Darurat Pulau Jawa-Bali.

"Relaksasi PPnBM yang telah digulirkan dan diperpanjang berpotensi untuk tidak dapat memberikan hasil yang sebaik saat diawal pemberlakuannya. Karena, "wow factor"-nya sudah semakin berkurang," tandasnya.

"Faktor emosi masyarakat yang pada awalnya melihat harga mobil baru semakin murah, lama kelamaan cenderung akan menjadi biasa-biasa saja, apalagi masyarakat sekarang ini secara psikologis cenderung lebih tertekan oleh berita dan kenyataan bahwa penyebaran Covid-19 varian Delta yang semakin mendekati diri masing-masing," tandas Dr. Yannes Martinus Pasaribu.

baca juga

Pemberlakuan PPKM Darurat memang memiliki dampak ekonomi yang tinggi, namun halini harus dilakukan demi mengendalikan penyebaran virus yang kian memuncak.

"Pemberlakuan PPKM darurat ini sudah harus dilakukan dengan risiko terjadinya tekanan ekonomi yang lebih berat kepada masyarakat dan dunia usaha," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya

Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:57 WIB

Penjualan Mobil Baru Anjlok, Ini Biang Keladi Pasar Mobil Bekas Juga Tak Kunjung Melejit

Penjualan Mobil Baru Anjlok, Ini Biang Keladi Pasar Mobil Bekas Juga Tak Kunjung Melejit

Otomotif | Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:05 WIB

Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pemprov Jateng Hapus Tunggakan Pajak dan Denda

Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pemprov Jateng Hapus Tunggakan Pajak dan Denda

News | Senin, 24 Maret 2025 | 19:21 WIB

Toyota: Relaksasi Pajak untuk Industri Otomotif Bisa Bikin Tebal Kantong Pemerintah

Toyota: Relaksasi Pajak untuk Industri Otomotif Bisa Bikin Tebal Kantong Pemerintah

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2024 | 19:19 WIB

Singgung Relaksasi Pajak Pembelian Mobil, Toyota: Pemerintah Jangan Takut!

Singgung Relaksasi Pajak Pembelian Mobil, Toyota: Pemerintah Jangan Takut!

Otomotif | Kamis, 14 Desember 2023 | 19:43 WIB

Sediakan Lebih dari 5 Brand Terkenal, Platform Online Ini Layani Penjualan Mobil Baru Secara Langsung

Sediakan Lebih dari 5 Brand Terkenal, Platform Online Ini Layani Penjualan Mobil Baru Secara Langsung

Otomotif | Jum'at, 08 Desember 2023 | 14:27 WIB

Jepang Mengalami Penurunan Penjualan Mobil Baru, Terendah dalam 45 Tahun Terakhir

Jepang Mengalami Penurunan Penjualan Mobil Baru, Terendah dalam 45 Tahun Terakhir

Otomotif | Jum'at, 06 Januari 2023 | 13:17 WIB

PPnBM Dihapus Sejak September, Gaikindo Menyatakan Penjualan Mobil Baru Tidak Terdampak

PPnBM Dihapus Sejak September, Gaikindo Menyatakan Penjualan Mobil Baru Tidak Terdampak

Otomotif | Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:00 WIB

Dibayangi Inflasi, Target Penjualan Mobil Baru Nasional  Tetap 900 Ribu Unit

Dibayangi Inflasi, Target Penjualan Mobil Baru Nasional Tetap 900 Ribu Unit

Otomotif | Senin, 10 Oktober 2022 | 23:24 WIB

Masih Andalkan Xpander, Mitsubishi Targetkan Jual 150 Ribu Unit Sampai Akhir Tahun

Masih Andalkan Xpander, Mitsubishi Targetkan Jual 150 Ribu Unit Sampai Akhir Tahun

Otomotif | Kamis, 15 September 2022 | 16:18 WIB

Terkini

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:35 WIB

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:02 WIB

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:10 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:21 WIB

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:48 WIB

×