alexametrics

Berpotensi Terbakar, Chevrolet Recall 50 Ribu Unit Bolt EV

Iwan Supriyatna | Manuel Jeghesta Nainggolan
Berpotensi Terbakar, Chevrolet Recall 50 Ribu Unit Bolt EV
Logo Chevrolet. [Shutterstock/360b]

General Motors (GM) mengumumkan recall atau penarikan kembali terhadap kepada lebih dari 50 ribu unit Chevrolet Bolt EV produksi 2017 hingga 2019.

Suara.com - General Motors (GM) mengumumkan recall atau penarikan kembali terhadap kepada lebih dari 50 ribu unit Chevrolet Bolt EV produksi 2017 hingga 2019.

Recall terpaksa dilakukan karena ditemukan masalah serius pada bagian baterai yang bisa terbakar saat melakukan pengisian daya atau charging.

Mengantisipasi temuan ini, departemen transportasi Amerika Serikat (NHTSA) menyarankan pemilik untuk tidak melakukan pengisian daya di rumah.

"Untuk pemilik Chevrolet Bolt EV sebaiknya tidak memarkir kendaraan di rumah sampai pemberitahuan lebih lanjut," tulis surat pemberitahuan NHTSA, dikutip dari Car and Driver.

Baca Juga: Wuling Tegaskan Produk di Indonesia Tak Terdampak Recall

Total ada 50.932 unit Chevrolet Bolt EV yang terdampak recall masalah baterai. Bahkan dalam investigasi lebih lanjut yang dilakukan NHTSA, ada kemungkinan bila model 2020 juga turut terdampak.

"Laporan investigasi NHTSA menunjukkan bahwa agensi tersebut juga menyelidiki Bolt EV model tahun 2020 dan memberikan total 77.842 kendaraan yang berpotensi terkena dampak," tulis laporan tersebut.

Namun, pihak Chevrolet membantah dugaan dari investigasi NHTSA ini. Menurut mereka, Chevrolet Bolt EV lansiran 2020 menggunakan jenis baterai yang berbeda dari model sebelumnya.

Komentar