Kenalan dengan Motor Kawasaki Bermesin 48 Silinder, Begini Suara Knalpotnya

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:51 WIB
Kenalan dengan Motor Kawasaki Bermesin 48 Silinder, Begini Suara Knalpotnya
Whitelock Tinker Toy, motor Kawasaki bermesin 48 silinder (Oddity Central)

Suara.com - Kawasaki identik dengan sebuah brand motor yang kerap memproduksi motor sport bermesin gahar.

Tak pelak, banyak pecinta roda 2 tertarik untuk meminang motor Kawasaki untuk dijadikan isi di garasi rumahnya.

Rata-rata motor Kawasaki sudah dibekali mesin 2 silinder. Namun ada juga yang bermesin 4 silinder.

Namun ternyata ada juga lho motor Kawasaki yang menggunakan mesin 48 silinder. Lho kok banyak banget?

Seperti dilansir dari Oddity Central, seorang pemilik motor Kawasaki bernama Simon Whitelock melakukan modifikasi pada motor Kawasakinya menjadi bermesin 48 silinder.

Whitelock Tinker Toy, motor Kawasaki bermesin 48 silinder (Oddity Central)
Whitelock Tinker Toy, motor Kawasaki bermesin 48 silinder (Oddity Central)

Basis dari motor berupa Kawasaki 250 S1. Spesifikasi motor Kawasaki 250 S1 bawaan pabrik yakni menggunakan mesin 3 silinder berkapasitas 250 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 31 dk.

Namun oleh pemilik justru dilakukan ubahan ekstrem yang bikin geleng-geleng kepala.

Motor tersebut disematkan mesin 48 silinder dan kemudian memberi nama Whitelock Tinker Toy.

Pria asal Inggris tersebut memang tengah melakukan ide gila ini untuk membuktikan kalau modifikasi menggunakan mesin 48 silinder berjalan sukses.

baca juga

Ia berujar kalau menghidupkan mesin 48 silinder sangat sulit.

Whitelock Tinker Toy, motor Kawasaki bermesin 48 silinder (Oddity Central)
Whitelock Tinker Toy, motor Kawasaki bermesin 48 silinder (Oddity Central)

"Menghidupkan mesin 48 silinder ini lebih sulit dibandingkan mesin sepeda motor konvensional," buka Simon Whitelock.

"Alih-alih menggunakan motor starter elektronik, kami memutuskan untuk menggunakan apa yang kami sebut 'mesin keledai' dengan mesin kecil 50 cc untuk menghidupkan mesin 48 silinder," jelasnya.

Whitelock Tinker Toy ini memiliki 16 mesin in-line, dan ditambah mesin ke-17 yang berfungsi sebagai starter.

Motor ini dibangun dengan tidak memiliki kepraktisan, efisiensi atau bahkan fungsionalitas dasar.

Lihat saja, jarak antara setang dengan jok pengemudi cukup panjang sehingga jika motor ini digunakan lama tidak memberikan kenyamanan pada pengendara.

Apalagi dengan mesin tersebut, motor ini membutuhkan bahan bakar yang tak sedikit.

Motor ini memang tidak cocok untuk dijadikan motor harian, melainkan hanya motor riset atau koleksi.

Lalu bagaimana dengan suara knalpot motor bermesin 48 silinder ini?

Untuk mendengarkannya, silakan klik DI SINI!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Pria Pamer Naik Lamborghini Bikin Geger, Publik Temukan Kejanggalan

Potret Pria Pamer Naik Lamborghini Bikin Geger, Publik Temukan Kejanggalan

Otomotif | Rabu, 04 Agustus 2021 | 11:30 WIB

Potret Honda Monkey Tak Lagi Imut, Berevolusi Jadi Semakin Garang

Potret Honda Monkey Tak Lagi Imut, Berevolusi Jadi Semakin Garang

Otomotif | Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:00 WIB

Terminal Pulo Gebang Siap Modifikasi Tiga Unit KDO untuk Evakuasi Pasien COVID-19

Terminal Pulo Gebang Siap Modifikasi Tiga Unit KDO untuk Evakuasi Pasien COVID-19

Otomotif | Selasa, 03 Agustus 2021 | 17:06 WIB

Terkini

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

×