Bak Ditunggangi Sosok Tak Kasatmata, Honda Kembangkan Teknologi Motor Tanpa Pengendara

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 05 Agustus 2021 | 20:56 WIB
Bak Ditunggangi Sosok Tak Kasatmata, Honda Kembangkan Teknologi Motor Tanpa Pengendara
Paten motor swakemudi Honda. (cycleworld.com)

Suara.com - Seperti yang kita ketahui, Honda dapat membuat motor yang dapat menyeimbangkan dirinya sendiri dan bermanuver dengan kecepatan setara orang berjalan.

Motor ini hadir dengan konsep Rider Assist dan Rider Assist E yang unjuk gigi beberapa tahun yang lalu.

Tapi tak berhenti sampai situ, dilansir dari Cycle World, perusahaan ini telah mengajukan paten pada motoryang menggunakan sistem self-steering (swakemudi) di dunia nyata untuk menghindari kecelakaan.

Dalam melakukannya, Honda bergabung dengan perusahaan saingan termasuk Yamaha, yang juga telah mengerjakan teknologi kemudi otomatis.

Tetapi desain Honda yang ditunjukkan dalam paten terbaru perusahaan ditujukan untuk situasi yang sangat spesifik.

Paten tersebut membeberkan bahwa motor ini memiliki aktuator kemudi yang dikonfigurasi untuk mengarahkan roda depan.

Unit kontrol aktuator yang dikonfigurasi untuk mengontrol aktuator kemudi, unit penentuan tabrakan yang dikonfigurasi untuk menentukan apakah tabrakan telah terjadi di kendaraan induk atau tidak, dan unit penentuan pengendaraan yang dikonfigurasi untuk menentukan apakah penumpang mengendarai kendaraan induk atau tidak.

Paten motor swakemudi Honda. (cycleworld.com)
Paten motor swakemudi Honda. (cycleworld.com)

Selanjutnya dijelaskan bahwa hal tersebut dimaksudkan untuk ikut bekerja jika ada kecelakaan, di mana pengendara turun dari sepeda tetapi sepeda motor tetap tegak dan terus menuruni jalan tanpa ada yang mengendalikan.

Momen ini adalah sesuatu yang kadang-kadang terlihat dalam balapan, ketika pengendara terlempar dan motor kemudian mendapatkan kembali cengkeraman dan melanjutkan dengan sendirinya.

baca juga

Sayangnya sulit untuk membayangkan bakal ada banyak situasi di jalan ketika dalam kondisi yang sama.

Dokumen selanjutnya menjelaskan bahwa dalam keadaan di mana tidak ada penumpang yang mengendarai sepeda motor segera setelah kecelakaan terjadi, ada kebutuhan untuk mencegah terjadinya kerusakan tambahan dengan mengendalikan perilaku kendaraan yang berjalan sendiri.

Paten motor swakemudi Honda. (cycleworld.com)
Paten motor swakemudi Honda. (cycleworld.com)

Teknologi ini bekerja dengan motor yang mendapat tambahan termasuk sensor gyro, kamera, radar, dan unit lidar (Light Detection and Ranging) yang menggunakan laser untuk memetakan kondisi di sekelilingnya.

Sensor ini terhubung ke komputer yang juga memantau apakah akan ada tabrakan atau tidak, dan apakah ada pengendara di kursi motor. Dalam keadaan yang sangat spesifik, ketika tidak ada pengendara tetapi sepeda masih bergerak, komputer mengambil kendali. Bagaimana, canggih kan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pengendara Tuntun Motor Sport di Jalan Raya, Penyebabnya Bikin Ngelus Dada

Viral Pengendara Tuntun Motor Sport di Jalan Raya, Penyebabnya Bikin Ngelus Dada

Hits | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:48 WIB

Efek PPKM, Pedagang Bawang Merah Ini Menjerit Sampai Gadaikan BPKB Motornya

Efek PPKM, Pedagang Bawang Merah Ini Menjerit Sampai Gadaikan BPKB Motornya

Jatim | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:40 WIB

Ajudan Kapolresta Solo Seorang Kolektor Motor Klasik

Ajudan Kapolresta Solo Seorang Kolektor Motor Klasik

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:58 WIB

Terkini

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

×