Polisi Ciduk Sindikat Oli Motor Palsu, Modus Operandinya Tak Terduga, Wajib Waspada

Cesar Uji Tawakal

Senin, 30 Agustus 2021 | 17:42 WIB
Polisi Ciduk Sindikat Oli Motor Palsu, Modus Operandinya Tak Terduga, Wajib Waspada
Ilustrasi oli bekas

Suara.com - Pelaku produksi dan pengedar oli palsu berhasil diringkus oleh Polres Brebes, berikut dengan sejumlah barang bukti.

Dikutip dari situs resmi Humas Polri, tiga orang pelaku berhasil diamankan. Mereka masing-masing bernama Denis Alfiansyah (24) dan Dhafa Hikmat (19) warga Tanggerang, Banten, serta M. Fajar Awaludin (26), warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dalam menjalankan operasinya, pelaku membuat oli palsu di Desa Siandong, Kecamatan larangan. Di lokasi penggerebekan ditemukan sejumlah benda yang diduga menjadi alat untuk produksi oli palsu.

Alat-alat tersebut antara lain menemukan 1 unit pompa penyedot cairan, 40 botol oli motor kosong merk Yamalube, 7 dus botol oli kosong merek MPX, 3 botol kosong Ultrac dan 8 dus botol merek Shell, 5 botol merek Mesran serta 20 drum oli kosong dan 20 dus yang berisi tutup oli.

Selain itu, ada juga 2 buah tandon air 1000 liter, 1 unit mesin segel alat perekat, alat label atau pembuat angka dan masih banyak lagi.

Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Siandong Kecamatan Larangan, di mana terdapat gudang yang mencurigakan.

Polres Brebes bongkar sindikat oli palsu. (humas.polri.go.id)
Polres Brebes bongkar sindikat oli palsu. (humas.polri.go.id)

Ia menambahkan, gudang tersebut tidak pernah dibuka, namun ada kegiatan pengiriman dan pengangkutan barang.

“Pada Rabu, 28 Juli 2021 lalu, sekitar pukul 20.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Larangan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Siandong terdapat gudang yang mencurigakan. Gudang itu tidak pernah dibuka tapi di pintu gudang ada pengiriman dan pengangkutan barang mencurigakan,” kata Faisal Febrianto, Senin (30/8/2021).

Aparat juga mengungkap modus operandi pelaku. Mereka membuat oli palsu ini dengan mengoplos oli kemasan drum yang dituangkan ke dalam bak penampungan pengolahan oli, kemudian diberikan cairan pewarna oli dan diaduk dengan mesin selama 15 menit.

baca juga

"Selanjutnya oli dimasukan ke dalam kemasan botol yang telah disiapkan. Pada ujung botol diberikan penutup dengan menggunakan mesin press dan ditutup sebelum dimasukan ke dalam kemasan dus,” katanya.

Pelaku juga menempelkan nomor registrasi palsu pada bagian kemasan dengan menggunakan mesin registrasi serupa dengan kemasan oli asli.

Para pelaku saat ini masih dalam pemerikasaan oleh petugas kepolisian, mereka terjerat Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 Ayat 1 tentang Perlindungan Konsumen.

Kapolres Brebes mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati sebelum membeli oli. Pastikan kemasan tersegel dan warna oli sesuai dengan aslinya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tas Bertuliskan "Awas Bom" Tergantung di Tiang Jalan Bikin Geger Warga Sumut

Tas Bertuliskan "Awas Bom" Tergantung di Tiang Jalan Bikin Geger Warga Sumut

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 17:36 WIB

Pelapor David NOAH Ogah Utangnya Rp 1,15 Miliar Dibayar Dicicil

Pelapor David NOAH Ogah Utangnya Rp 1,15 Miliar Dibayar Dicicil

Entertainment | Senin, 30 Agustus 2021 | 17:14 WIB

Apes! Bukannya Mendapat Antibodi, Warga Sragen Ini Malah Kehilangan Motor Saat Vaksin

Apes! Bukannya Mendapat Antibodi, Warga Sragen Ini Malah Kehilangan Motor Saat Vaksin

Surakarta | Senin, 30 Agustus 2021 | 16:41 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×