All-New Royal Enfield Classic 350, Kelahiran Kembali yang Penuh Aksi

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 02 September 2021 | 19:05 WIB
All-New Royal Enfield Classic 350, Kelahiran Kembali yang Penuh Aksi
Royal Enfield Classic 350 dalam balutan warna yang seru [Royal Enfield].

Suara.com - Royal Enfield menghadirkan kembali sepeda motor ikoniknya, Classic, dengan meluncurkan All-New Royal Enfield Classic 350 yang dirancang ulang untuk memenuhi kebutuhan modern.

All-new Classic memulai babak baru bagi warisan Royal Enfield dalam membangun sepeda motor Inggris era pasca-perang yang autentik dan digemari oleh para penggemar di seluruh dunia.

Warisan Classic dimulai pada 1948 dengan terobosan Royal Enfield Model G2, sepeda motor pabrikan pertama memiliki suspensi belakang lengan ayun.

Royal Enfield Classic 500, edisi terakhir dari pabrikan untuk kelas 500cc akan muncul dalam edisi terbatas [screenshot: YouTube Royal Enfield].
Royal Enfield Classic 500, edisi terakhir dari pabrikan untuk kelas 500cc akan muncul dalam edisi terbatas [screenshot: YouTube Royal Enfield].

Selain hadir dengan desain elegan dan dapat diandalkan, Model G2 juga memberikan pengaruh desain yang kuat terhadap Classic 500 dan Classic 350 yang sangat populer, diluncurkan pada 2008.

Sejak diluncurkan, Classic hadir sebagai sepeda motor yang mendefinisikan ulang segmen sepeda motor kelas menengah dan melahirkan kebangkitan Royal Enfield, memulai perjalanannya untuk memimpin segmen secara global.

Selama 12 tahun dan lebih dari 3 juta unit sepeda motor kemudian, Classic telah membangun warisannya tersendiri, dan Classic 350 yang baru ini, siap meneruskan warisan ini ke masa depan.

"Classic 350 yang diluncurkan pada 2008, merupakan sepeda motor modern dan tangguh yang melambangkan gaya pasca-perang dari masa kejayaan industri sepeda motor Inggris. Bahasa desain yang menawan dan kesederhanaan yang dipadukan dengan keunggulan, mengantarkan Classic ke popularitas global, dan kemudian mendefinisikan kembali segmen sepeda motor kelas menengah (250-750cc)," ujar Siddhartha Lal, Managing Director Eicher Motors Ltd, dalam keterangannya.

"Kami yakin bahwa All-New Classic 350 yang terasa sangat halus akan sekali lagi mendefinisikan kembali segmen sepeda motor kelas menengah secara global," imbuhnya.

Mengenang kesuksesan Classic selama bertahun-tahun, dan mengomentari peluncuran Classic 350 yang baru, B Govindarajan, Eksekutif, Royal Enfield, mengatakan, "Royal Enfield Classic telah menjadi katalis utama dalam menumbuhkan dan memperluas segmen kelas menengah di India, dan memainkan peran penting dalam memperkenalkan budaya berkendara santai yang berkembang baik di kalangan pengendara muda maupun berpengalaman di seluruh dunia."

Royal Enfield Classic 350 [Royal Enfield].
Royal Enfield Classic 350 [Royal Enfield].

Ia pun menuturkan All-New Classic 350 melanjutkan warisan ini, dan dibangun untuk menghadirkan desain yang tak lekang oleh waktu, dan pengalaman berkendara yang sepenuhnya modern dan dirancang ulang.

Ditopang oleh mesin silinder tunggal berpendingin oli udara 349cc yang modern dan diakui secara global, serta telah digunakan di Meteor yang belum lama diluncurkan, All-New Classic 350 menghadirkan tingkat kenyamanan, kehalusan, dan penyempurnaan baru dalam pengalaman berkendara.

Dengan mesin 349cc, sistem injeksi bahan bakar, berpendingin udara/minyak, Classic menghasilkan tenaga 20,2 dk pada 61.500 rpm dan torsi 27Nm pada 4.000 rpm, menghasilkan luaran low-end yang kuat dan penyaluran daya linier super mulus di seluruh roda, membuat perjalanan lebih menyenangkan dan mudah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Awarapan 2: Sinema Noir India Terbaik yang Penuh Ketegangan Seru!

Review Awarapan 2: Sinema Noir India Terbaik yang Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Rahasia Bisnis Orang Cina, Arab, dan India: Dagang itu Gak Mudah Lho!

Rahasia Bisnis Orang Cina, Arab, dan India: Dagang itu Gak Mudah Lho!

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:15 WIB

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Hidup Gen Z Makin Susah, Cuma Pakai 5 Persen Gaji Buat Healing Bulanan

Hidup Gen Z Makin Susah, Cuma Pakai 5 Persen Gaji Buat Healing Bulanan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:25 WIB

India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Alasan India Lebih Pilih Brasil Dibanding Timnas Indonesia, Rela Batal Ikut FIFA ASEAN Cup 2026

Alasan India Lebih Pilih Brasil Dibanding Timnas Indonesia, Rela Batal Ikut FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India

Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×