Visa Sementara Pengemudi Truk untuk Bekerja di Britania Raya Bukan Solusi Jangka Panjang

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 09:55 WIB
Visa Sementara Pengemudi Truk untuk Bekerja di Britania Raya Bukan Solusi Jangka Panjang
Truk HGV dengan kabin tinggi. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/mblach].

Suara.com - Kurangnya tenaga kerja pengemudi truk HGV atau Heavy Good Vehicle di Britania Raya yang mengakibatkan pasokan logistik dari daratan Eropa mandek diantisipasi pemerintahnya dengan penerbitan visa sementara pekerja.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, para pemimpin bisnis menyatakan bahwa keputusan Britania Raya untuk mengeluarkan visa sementara bagi 5.000 pengemudi truk asing adalah solusi jangka pendek. Dilansirnya visa sementara itu tidak akan menyelesaikan kekurangan tenaga kerja di sektor pengemudi HGV.

Perusahaan-perusahaan penyedia bahan bakar melaporkan bahwa kurangnya pengemudi menimbulkan masalah transportasi dari kilang sampai Stasiun Umum Pengisian Bahan Bakar atau SPBU SPBU, sehingga beberapa di antaranya mesi ditutup sementara sembari menunggu pasokan tiba.

Ilustrasi sopir bus. (Pixabay)
Ilustrasi sopir kendaraan logistik (Pixabay)

"Setelah situasi 18 bulan yang sangat sulit, saya tahu betapa pentingnya Natal ini bagi kita semua dan itulah mengapa kami mengambil langkah-langkah ini pada kesempatan paling awal untuk memastikan persiapan tetap sesuai rencana," jelas Menteri Transportasi Grant Shapps dalam sebuah pernyataan.

Road Haulage Association (RHA) atau satu-satunya asosiasai perdagangan untuk industri menggunakan transportasi jalan raya di Britania Raya menyatakan kekurangan sekitar 100.000 pengemudi truk. Alasannya pekerja meninggalkan industri karena Brexit (Britain Exit dari Uni Eropa) dan pandemi COVID-19. Akibatnya, program pelatihan dan pengujian pengemudi terhenti sekitar satu tahun.

Sesuai rencana pemerintah, 5.000 pengemudi truck HGV bakal bisa bekerja di Britania Raya menggunakan visa sementara. Sedangkan 5.500 visa lainnya akan dikeluarkan bagi pekerja peternakan unggas untuk menghindari potensi tekanan lebih lanjut terhadap industri makanan.

Visa jangka pendek ini, yang sebelumnya ditolak oleh pemerintah meskipun ada permintaan dari perusahaan ritel dan logistik, akan berakhir pada sekitar Natal, yaitu 24 Desember.

Selain itu, sebanyak 4.000 orang akan dilatih sebagai pengemudi baru truk, surat akan dikirim ke hampir satu juta pengemudi dengan Surat izin Mengemudi (SIM) HGV untuk menarik mereka kembali ke industri, dan pemeriksa kementerian pertahanan akan direkrut untuk mempercepat proses pengujian.

Pemerintah mengatakan penerbitan visa sementara bagi pengemudi truk HGV bukanlah solusi jangka panjang. Yang dibutuhkan sebenarnya adalah mempekerjakan lebih banyak pengemudi asal Britania Raya sendiri, dengan gaji dan kondisi yang lebih baik.

"Kami bertindak sekarang tetapi kalangan industri juga harus memainkan peran mereka dengan kondisi kerja yang terus membaik dan kenaikan gaji yang layak terus dipertahankan agar perusahaan dapat mempertahankan pengemudi baru," jelas Grant Shapps.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Sentimen Anti-Muslim Meroket di Britania Raya ?

Mengapa Sentimen Anti-Muslim Meroket di Britania Raya ?

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 12:02 WIB

Terus Bisnis di Usia 73, Richard Branson Akan Serahkan Maskapai Penerbangan Kepada Dua Anaknya

Terus Bisnis di Usia 73, Richard Branson Akan Serahkan Maskapai Penerbangan Kepada Dua Anaknya

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2024 | 15:32 WIB

Bandara Seantero Britania Raya Perketat Liquid Masuk Kabin, Dampak ke Perekonomian?

Bandara Seantero Britania Raya Perketat Liquid Masuk Kabin, Dampak ke Perekonomian?

Bisnis | Senin, 03 Juni 2024 | 09:27 WIB

Bengkulu Perkuat Ekonomi Digital, Refleksikan Pentingnya Wilayah Dalam Traktat London

Bengkulu Perkuat Ekonomi Digital, Refleksikan Pentingnya Wilayah Dalam Traktat London

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 09:04 WIB

Indonesia-Britania Raya Siap Wujudkan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Indonesia-Britania Raya Siap Wujudkan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 15:12 WIB

Ekonomi Pascapandemi Hancurkan Miliarder Inggris: Kerajaan Richard Branson Runtuh

Ekonomi Pascapandemi Hancurkan Miliarder Inggris: Kerajaan Richard Branson Runtuh

Bisnis | Kamis, 25 April 2024 | 17:58 WIB

Hari Perempuan Internasional, Hari Ibu, dan Foto Lewis Hamilton Bikin Meleleh

Hari Perempuan Internasional, Hari Ibu, dan Foto Lewis Hamilton Bikin Meleleh

Otomotif | Senin, 11 Maret 2024 | 18:54 WIB

Jaguar Land Rover Rencanakan Pasok Kebutuhan Listrik Gedung Pakai Tenaga Surya

Jaguar Land Rover Rencanakan Pasok Kebutuhan Listrik Gedung Pakai Tenaga Surya

Otomotif | Minggu, 03 Maret 2024 | 08:58 WIB

Britania Raya Siap Membangun Pabrik  Baterai EV Terbesar

Britania Raya Siap Membangun Pabrik Baterai EV Terbesar

Otomotif | Jum'at, 01 Maret 2024 | 22:06 WIB

Terkini

7 Mobil 5 Seater yang Mungil tapi Mesinnya Awet untuk Jangka Panjang

7 Mobil 5 Seater yang Mungil tapi Mesinnya Awet untuk Jangka Panjang

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:16 WIB

Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia

Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:10 WIB

6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!

6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:09 WIB

Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian

Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:45 WIB

Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...

Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol

Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:50 WIB

Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga

Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal

Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:52 WIB

5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM

5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:40 WIB

Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan

Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:11 WIB