Rem Cakram vs Rem Tromol, Manakah yang Lebih Pakem?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:08 WIB
Rem Cakram vs Rem Tromol, Manakah yang Lebih Pakem?
Mekanik tengah memeriksa rem mobil. Sebagai ilustrasi komponen rem cakram pada kendaraan roda empat [Envato Elements/serhiibobyk].

Suara.com - Rem menjadi komponen yang sangat penting pada kendaraan. Bisa dibilang peranti ini butuh perhatian khusus dalam hal perawatan karena berhubungan dengan keselamatan penumpang.

Saat ini, mobil dan motor yang beredar masih mengandalkan dua jenis rem. Yaitu rem cakram atau disc brake dan rem tromol alias drum brake. Untuk rem tromol sendiri masih sering dijumpai pada roda belakang mobil atau motor.

Ada mitos yang beredar bahwa rem cakram lebih pakem dibandingkan rem tromol yang notabene memiliki teknologi lawas.

Proses mengencangkan cakram rem, piringan, dengan kampas rem menggunakan obeng [Envato Elements/LightFieldStudios].
Proses mengencangkan cakram rem, piringan, dengan kampas rem menggunakan obeng [Envato Elements/LightFieldStudios].

Apakah benar demikian? Berikut penjelasannya seperti dikutip dari laman Deltalube.

Rem Tromol

  • Rem tromol bekerja atas dasar gesekan antara kampas rem dan tromol (drum) yang ikut berputar dengan roda kendaraan, sehingga mampu menghentikan laju kendaraan.
  • Rem tromol memang tidak tampak bila dilihat dari luar karena berada dalam komponen roda. Alhasil menjadi kelebihan bagi rem tromol, karena sifatnya yang tertutup hingga tidak mudah kemasukan kotoran atau debu dari luar.
  • Kinerja rem tromol juga dirasa lebih lembut dan penampang pengereman dapat dibuat lebih lebar untuk bekerja lebih maksimal.
  • Rem tromol mampu menahan beban yang cukup besar. Tidak heran, kendaraan seperti bus dan truk masih mengandalkan rem ini. Teknologi terkini rem tromol yaitu S-Cam yang dipakai bus dan truk, performanya sudah hamper setara dengan rem cakram.
  • Satu lagi kelebihan rem tromol yakni ongkos produksinya yang lebih murah ketimbang rem cakram.

Rem Cakram

  • Berbeda dengan rem tromol, cara kerja rem cakram mengandalkan disc, rotor, backing plate, roda penghubung, brake caliper dan tuas rem.
  • Penampakan rem cakram yang terbuka membuat rem jenis ini mudah melepas panas. Alhasil kinerja rem cakram lebih stabil walau digunakan secara ekstrem.
  • Kondisinya yang "telanjang" juga memudahkan untuk mengetahui kondisi rem. Baik rotor atau brake pad-nya. Kelebihan lain rem cakram dapat menyetel kerapatan brake pad dengan rotor (cakram) secara otomatis. Tidak perlu penyetelan khusus seperti halnya pada rem tromol.
  • Rem cakram juga dirasa lebih ringkas namun efisien. Dengan sedikit melakukan modifikasi pada cakram dengan cara memperbesar diameter cakram, piston rem bekerja lebih ringan. Sedangkan rem tromol punya keterbatasan dimensi.
  • Satu lagi kelebihan rem cakram yakni membuat kendaraan terlihat lebih gagah dari segi tampilan.

Kesimpulan:

Kesimpulannya kedua jenis rem ini memiliki kelebihan masing-masing. Namun menjawab mitos di atas, performa rem cakram memang tidak selalu superior dibandingkan rem tromol. Namun bisa disesuaikan dengan kebutuhan jenis kendaraan dalam mengaplikasi kedua rem ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:17 WIB

Penjualan Mobil Listrik Terus Melonjak Besarnya Peran Industri Komponen Lokal Mulai Disorot

Penjualan Mobil Listrik Terus Melonjak Besarnya Peran Industri Komponen Lokal Mulai Disorot

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Automechanika Jakarta 2026: Bukti Indonesia Siap Jadi Pusat Komponen Otomotif ASEAN

Automechanika Jakarta 2026: Bukti Indonesia Siap Jadi Pusat Komponen Otomotif ASEAN

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:30 WIB

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:15 WIB

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:00 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 20:15 WIB

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Terkini

Sebelum Lupa, Sebelum Tiada

Sebelum Lupa, Sebelum Tiada

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Geger Ekstasi Logo WhatsApp di Surabaya, Kurir Diupah Rp5 Ribu per Butir

Geger Ekstasi Logo WhatsApp di Surabaya, Kurir Diupah Rp5 Ribu per Butir

Jatim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Duel Senjata Tajam di Sukabumi, Dua Pria Luka Berat

Duel Senjata Tajam di Sukabumi, Dua Pria Luka Berat

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Jangan Anggap Remeh Trailer Kusuriya Season 3, Semua Adegan Punya Petunjuk

Jangan Anggap Remeh Trailer Kusuriya Season 3, Semua Adegan Punya Petunjuk

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Jelang Tanding di Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Minta Bobotoh Jaga Nama Baik Persib

Jelang Tanding di Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Minta Bobotoh Jaga Nama Baik Persib

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Sensasi Petik Melon Hidroponik Langsung dari Kebun di Bojonggede

Sensasi Petik Melon Hidroponik Langsung dari Kebun di Bojonggede

Bogor | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Mewah dan Strategis, Segini Kisaran Harga Rumah di Area CBD Sentul Terbaru

Mewah dan Strategis, Segini Kisaran Harga Rumah di Area CBD Sentul Terbaru

Bogor | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Selamat! Billy Bat Karya Naoki Urasawa Menang Best Manga Harvey Awards 2026

Selamat! Billy Bat Karya Naoki Urasawa Menang Best Manga Harvey Awards 2026

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Lapas Cibinong Diduga Terlibat Korupsi, Menko Yusril Persilakan KPK hingga Polri Turun Tangan

Lapas Cibinong Diduga Terlibat Korupsi, Menko Yusril Persilakan KPK hingga Polri Turun Tangan

Bogor | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:19 WIB

×