Rapor Merah Keselamatan Chery Tiggo 7 Pro Usai Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 23 Februari 2026 | 12:19 WIB
Rapor Merah Keselamatan Chery Tiggo 7 Pro Usai Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP
Chery Tiggo 7 Pro . [Antara]
baca 10 detik
  • Chery Tiggo 7 Pro meraih dua bintang perlindungan dewasa dari Global NCAP karena struktur tidak stabil dan kegagalan sistem kursi anak.
  • Kendaraan ini gagal uji karena sistem penahan anak tidak terpasang baik dan tidak ada opsi penonaktifan airbag depan.
  • Struktur bodi dinyatakan tidak stabil, dan pengujian benturan tiang samping batal akibat ketiadaan perlindungan kepala standar.

Suara.com - Temuan mengejutkan datang dari hasil uji tabrak terbaru Global New Car Assessment Program (NCAP) yang menyoroti hasil pengujian Chery Tiggo 7 Pro. Kendaraan yang bersaing di segmen SUV kompak ini hanya mendapat dua bintang saja untuk perlindungan penumpang dewasa dalam program Safer Cars For Africa.

Hasil tersebut memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta otomotif global mengingat Tiggo 7 Pro memiliki basis massa yang cukup besar di pasar negara berkembang. Perolehan dua bintang dianggap sangat jauh dari ekspektasi standar keselamatan kendaraan modern saat ini. Sementara itu untuk perlindungan penumpang anak mobil ini meraih tiga bintang namun tetap menyisakan catatan kritis yang sangat serius.

Laporan pengujian menunjukkan kelemahan fatal pada sistem pemasangan Child Restraint System yang gagal pada seluruh posisi kursi depan dengan orientasi menghadap ke belakang. Lebih mengkhawatirkan lagi tidak tersedia opsi untuk menonaktifkan airbag penumpang depan saat kursi bayi dipasang menghadap belakang yang secara otomatis meningkatkan risiko fatalitas bagi anak dalam situasi benturan.

Struktur kendaraan juga tidak luput dari kritik tajam tim penguji Global NCAP. Area footwell dan bodyshell dinyatakan tidak stabil serta dinilai tidak sanggup menahan beban tambahan jika terjadi benturan yang lebih keras. Pengujian benturan tiang samping bahkan tidak dapat dilakukan karena mobil ini tidak dilengkapi perlindungan kepala standar baik untuk baris depan maupun belakang.

Ketidakhadiran fitur perlindungan kepala ini membuka potensi cedera serius pada area vital saat terjadi tabrakan samping dengan objek statis seperti tiang atau pohon. Global NCAP juga menyentil strategi komunikasi publik yang menggunakan data hasil pengujian dari pasar negara lain untuk membangun citra aman di wilayah yang berbeda karena standar keselamatan setiap pasar tidak bisa disamaratakan.

Chief Executive Officer Global NCAP Richard Woods menyebut hasil dua bintang tersebut sebagai capaian yang sangat mengecewakan.

"Hasil dua bintang untuk Tiggo 7 Pro sangat mengecewakan, dan semakin diperparah oleh publikasi informasi uji tabrak dari pasar lain yang berpotensi menyesatkan," ujarnya, dikutip Senin (23/2/2026).

Woods bahkan menuntut adanya transparansi agar konsumen mendapatkan informasi keselamatan yang akurat sebelum memutuskan membeli kendaraan.

Kekecewaan serupa diutarakan Chief Executive Officer Automobile Association of South Africa Bobby Ramagwede yang memandang keselamatan bukanlah sebuah fitur opsional yang dibedakan antar wilayah. Ia berpendapat “Tidak seharusnya keselamatan menjadi fitur opsional atau hanya tersedia di pasar tertentu,” katanya.

baca juga

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi produsen otomotif untuk tidak memberikan standar perlindungan yang berbeda antar negara. Temuan Global NCAP mempertegas pentingnya regulasi yang lebih kuat serta komitmen nyata dari pabrikan dalam menghadirkan fitur keselamatan yang konsisten bagi seluruh konsumen di berbagai pasar dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz

Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz

Otomotif | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:14 WIB

Komponen Kaki-kaki Lepas L8 Patah saat Test Drive, Pakar: Investigasi dan Umumkan ke Publik!

Komponen Kaki-kaki Lepas L8 Patah saat Test Drive, Pakar: Investigasi dan Umumkan ke Publik!

Otomotif | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:48 WIB

CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'

CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'

Otomotif | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:44 WIB

Terkini

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:01 WIB

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:59 WIB

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:58 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:51 WIB

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

×