alexametrics

Bikin Geger! Moge Bermesin 497 cc Bisa Ditebus Rp 50 Ribu, Masih Dapat Kembalian

Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Bikin Geger! Moge Bermesin 497 cc Bisa Ditebus Rp 50 Ribu, Masih Dapat Kembalian
Ilustrasi moge. (eimor customs)

Kalau harga segitu, pastinya semua orang bisa membeli moge ini, sob.

Suara.com - Memiliki motor gede alias moge memang menjadi idaman hampir setiap orang. Namun sayangnya, moge ini memiliki harga yang cukup menguras kantong.

Tak pelak, hanya orang-orang berduit saja yang bisa membeli moge.

Namun, ternyata ada juga harga moge yang justru ramah di kantong. Seperti halnya yang diunggah dalam postingan akun Facebook @Edoy YK satu ini.

Dalam unggahannya tersebut, tampak sebuah moge bermesin 497 cc dibanderol cukup murah dan ramah di kantong.

Baca Juga: Terlalu Percaya Google Maps, Pemotor Naik Moge Cuma Bisa Istighfar Melintas di Jalan Ini

Moge tersebut bernama Norton 88 Dominator Deluxe Twin. Unggahan tersebut diambil dari arsip Perpusnas.go.id, yang menampilkan iklan moge Norton di tahun 1956.

Dalam selebaran iklan tersebut, harga moge tersebut dibanderol cuma Rp 34,8 ribu saja, sob.

Potret selebaran iklan moge yang cukup murah, tak sampai Rp 50 ribu (Facebook-Perpusnas)
Potret selebaran iklan moge yang cukup murah, tak sampai Rp 50 ribu (Facebook-Perpusnas)

Jadi, jika kalian ingin membeli motor ini, cukup siapkan 1 lembar uang Rp 50 ribu saja. Itupun dapat kembalian.

Namun perlu diketahui, jika kurs Rupiah di tahun 1956 berbeda dengan kurs zaman now. Pada zaman dahulu, nilai 1 Dolar Amerika Serikat belum mencapai Rp 14 ribu seperti sekarang.

Jadi, jika dipatok di tahun yang sama, harga motor tersebut pastinya terbilang cukup menguras kantong.

Baca Juga: Meme Password Ading Basit untuk Lewat Jembatan Sei Alalak Beredar di Medsos!

Potret selebaran iklan ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.

"Harga kalo di rupiah murah amat 34.800...masih mahalan beli pulsa....tapi kala itu cari uang sampai 1000 rupiah harus kerja keras," tulis @Bayu Her***.

"Dulu THN 80 an pernah punya. Rusak dibuang di sungai di temu orang. Di beli 60 Rb sdh senang sekali. Skrg harganya selangit. Nyesel deh," beber @Umar Ma***.

"Jaman itu kata eyang saya gaji pegawai 150 rupiah," timpal @Ri***.

Komentar