Pemilik Toyota Ramai-Ramai Ajukan Gugatan Hukum Akibat Kerusakan Transmisi

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:56 WIB
Pemilik Toyota Ramai-Ramai Ajukan Gugatan Hukum Akibat Kerusakan Transmisi
Ilustrasi Logo Toyota (Toyota)
baca 10 detik
  • Tiga gugatan class action menuduh transmisi otomatis delapan percepatan (UA80) Toyota rentan kerusakan dini pada berbagai model kendaraan.
  • Kerusakan inti yang teridentifikasi melibatkan penumpukan panas berlebih mekanis dan pemrograman perangkat lunak yang menyebabkan perpindahan gigi prematur.
  • Pemilik melaporkan gejala seperti kegagalan masuk gigi, slip tiba-tiba, dan biaya perbaikan tinggi, diduga Toyota telah mengetahui cacat ini sebelumnya.

Suara.com - Toyota tengah menghadapi gelombang masalah hukum baru terkait salah satu komponen paling vital pada kendaraannya. Tiga gugatan class action terbaru menuduh bahwa transmisi otomatis delapan percepatan dengan kode UA80 milik pabrikan asal Jepang tersebut rentan mengalami kerusakan dini.

Hal ini memicu kekhawatiran besar di kalangan pemilik mengenai daya tahan jangka panjang serta nilai jual kembali kendaraan mereka.

Gugatan ini mencakup berbagai model populer mulai dari Toyota Highlander keluaran 2017 hingga model mewah terbaru seperti Lexus TX 350. Keluhan yang diajukan menyatakan bahwa transmisi tersebut mengalami cacat inti yang serius.

Bahkan dalam dokumen hukum disebutkan bahwa "kedua cacat tersebut pada dasarnya berbahaya," karena dapat menyebabkan kendaraan berperilaku tidak terduga saat berada di jalan raya.

Berdasarkan laporan para pemilik, gejala kerusakan yang muncul meliputi kegagalan masuk gigi, slip secara tiba-tiba, kebocoran cairan, hingga suara aneh dan bau terbakar. James LaBoutheller yang merupakan pemilik Toyota Camry XSE tahun 2020 menceritakan bahwa ia harus menanggung biaya jasa hingga ribuan dolar meski pihak Toyota bersedia mengganti unit transmisi yang rusak.

Secara teknis gugatan tersebut merinci dua kerusakan utama. Pertama adalah masalah mekanis berupa penumpukan panas berlebih di dalam gearbox yang mempercepat keausan komponen. Kedua berkaitan dengan pemrograman perangkat lunak yang salah sehingga menyebabkan transmisi berpindah gigi terlalu dini. Langkah ini diduga dilakukan Toyota untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar namun justru memberikan tekanan berlebih pada komponen internal.

Pihak penggugat menuduh Toyota sebenarnya sudah mengetahui masalah ini sejak tahap pengujian ketahanan sebelum kendaraan dipasarkan. Namun perusahaan diduga mengabaikan tanda peringatan tersebut selama bertahun-tahun termasuk keluhan pelanggan dan catatan layanan diler.

Kasus lain dialami oleh Neil Pallaya yang memiliki Toyota Highlander tahun 2020. Kendaraannya mengalami kerusakan transmisi total saat mencapai jarak tempuh tertentu. Karena masa garansi telah habis ia diminta membayar lebih dari 7.400 dolar AS untuk biaya penggantian.

Ia menilai bahwa cacat tersebut berasal dari kesalahan desain mendasar dan pihak pabrikan gagal memberikan solusi yang adil bagi para konsumen yang terdampak. Berikut daftar mobil Toyota yang mengalami masalah transmisi:

baca juga

- Toyota Highlander 2017-sekarang
- Toyota Grand Highlander 2024-sekarang
- Toyota Camry 2018-2024
- Toyota Sienna 2017-2020
- Toyota Avalon 2019-2022
- Toyota RAV4 2019-sekarang
- Lexus RX 350 tahun 2023-sekarang
- Lexus ES 250 tahun 2021-sekarang
- Lexus ES 350 tahun 2019-sekarang
- Lexus NX 250 dan NX 350 tahun 2022-sekarang
- Lexus TX 350 tahun 2024-sekarang 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selisih Baru vs Seken Jauh: Mobil Bekas Innova Reborn Kini Harganya Berapaan?

Selisih Baru vs Seken Jauh: Mobil Bekas Innova Reborn Kini Harganya Berapaan?

Otomotif | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:00 WIB

Ogah Ikuti Jejak Toyota dan Honda, Mitsubishi Serta Suzuki Tolak 'Perang Harga'

Ogah Ikuti Jejak Toyota dan Honda, Mitsubishi Serta Suzuki Tolak 'Perang Harga'

Otomotif | Selasa, 17 Februari 2026 | 19:25 WIB

Kabin Luas, Fitur Melimpah, Harga Ramah: Ini Dia Opsi Terbaik Mobil Toyota Bekas 2026 Banderol LCGC

Kabin Luas, Fitur Melimpah, Harga Ramah: Ini Dia Opsi Terbaik Mobil Toyota Bekas 2026 Banderol LCGC

Otomotif | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×