Array

Toyota Dianggap Berperan Memperlambat Transisi Menuju Kendaraan Listrik

Sabtu, 06 November 2021 | 20:05 WIB
Toyota Dianggap Berperan Memperlambat Transisi Menuju Kendaraan Listrik
Ilustrasi mobil listrik dan pengisian ulang baterai mobil (Shutterstock).

Suara.com - Toyota dianggap sebagai salah satu perusahaan yang tidak mendukung terwujudnya perubahan lingkungan karena terus melobi pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam menetapkan kebijakan iklim.

Toyota berada di posisi ketiga bersama dua perusahaan minyak terbesar, ExxonMobil dan Chevron, dinobatkan sebagai tiga brand teratas yang paling menolak aksi ekosistem listrik.

Berdasarkan laporan InfluenceMap, perusahaan perubahan iklim, menempatkan Toyota sebagai pembuat mobil terburuk dalam daftar merek mobil. Nama produsen mobil lain yang diperiksa adalah BMW, Daimler, dan Hyundai.

"Buku pedoman perusahaan untuk menahan kebijakan iklim telah jauh dari penyangkalan sains tetapi sama merusaknya," kata Ed Collins, Direktur InfluenceMap kepada The Guardian.

Ia menambahkan, perusahaan-perusahaan ini mengarahkan pemerintah ke jalur yang sangat berbahaya.

Ramah lingkungan. (Dok: Elements Envanto)
Ramah lingkungan.  Sebagai ilustrasi (Dok: Elements Envanto)

Ini bukan pertama kalinya nama Toyota dipilih karena taktik lobinya. Menurut laporan sebelumnya oleh The New York Times, pembuat mobil Jepang ini bahkan telah merayu para pemimpin kongres untuk memperlambat rencana pemerintahan Presiden Joe Biden untuk segera mengadopsi kendaraan listrik.

Selain itu, diketahui pada 2020, pengawas kontribusi kampanye menemukan bahwa Toyota adalah perusahaan penyokong dana terbesar untuk Partai Republik dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.

Sementara di negara asalnya, pimpinan Toyota, Akio Toyoda, menyebutkan Jepang akan kehabisan listrik di musim panas jika semua kendaraan sudah berbasis listrik.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung transisi penuh ke kendaraan listrik akan merugikan negara setara dengan 135 miliar dolar Amerika Serikat (AS) hingga 358 miliar dolar AS.

Baca Juga: Membangun Ekosistem Non-BBM, Ini Update Jumlah Kendaraan Listrik di Indonesia

Dan di India, para eksekutif yang terikat dengan merek ini mencela target negara itu untuk menggunakan semua kendaraan listrik pada 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI