Jepang Lahirkan Dual-Mode Vehicle: Kendaraan Persilangan Mobil dan Gerbong Kereta Api

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 27 Desember 2021 | 10:22 WIB
Jepang Lahirkan Dual-Mode Vehicle: Kendaraan Persilangan Mobil dan Gerbong Kereta Api
Jalur kereta api di Jepang, salah satunya melayani Shinkansen atau bullet train. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/twenty20photos].

Suara.com - Jepang melahirkan inovasi sektor otomotif berupa kendaraan berteknologi Dual-Mode Vehicle atau DMV. Yaitu mobil mode ganda yang mampu beroperasi di jalan raya maupun rel kereta api.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters pada Senin (27/12/2021) DMV tadu melakukan debut di depan publik pada Sabtu (25/12/2021) di Kota Kaiyo, Prefektur Tokushima, Jepang.

DMV terlihat seperti minibus dan berjalan dengan ban karet biasa di jalan raya. Namun saat sampai di persimpangan, roda baja turun dari perut kendaraan ke rel, dan secara efektif mengubah kendaraan menjadi gerbong kereta.

Bagian-bagian ban karet dan roda kereta dari bus "Dual-Mode Vehicle (DMV)" yang dapat berjalan baik di permukaan jalan konvensional maupun di rel kereta api, terlihat saat uji coba di Kota Kaiyo, Prefektur Tokushima, Jepang. Foto selebaran diambil pada Maret 2021 dan dirilis oleh Pemerintah Prefektur Tokushima, diperoleh Reuters pada 24 Desember 2021 (ANTARA/HO-Reuters)
Bagian-bagian ban karet dan roda kereta dari bus "Dual-Mode Vehicle (DMV)" yang dapat berjalan baik di permukaan jalan konvensional maupun di rel kereta api, terlihat saat uji coba di Kota Kaiyo, Prefektur Tokushima, Jepang. Foto selebaran diambil pada Maret 2021 dan dirilis oleh Pemerintah Prefektur Tokushima, diperoleh Reuters pada 24 Desember 2021 (ANTARA/HO-Reuters)

Roda kereta api mengangkat ban depan keluar jalur sementara roda belakang tetap di bawah untuk mendorong DMV masuk ke jalur kereta api.

CEO perusahaan Kereta Api Asa Coast yang mengoperasikan DMV, Shigeki Miura, mengatakan bahwa kendaraan itu dapat membantu kota-kota kecil seperti Kaiyo dengan populasi berisikan warga lanjut usia dan jumlahnya terus menyusut. Sementara di sisi lain, perusahaan transportasi lokal di kota ini juga tengah berjuang untuk mendapatkan laba.

"DMV mampu menjangkau penduduk setempat (sebagai bus), dan membawa mereka ke rel kereta api juga," jelas Shigeki Miura.

"Terutama di daerah pedesaan dengan populasi berisikan orang-orang lanjut usia, kami berharap kendaraan dengan teknologi ini menjadi bentuk transportasi umum yang sangat baik," tukasnya.

Selain itu, Shigeki Miura juga berharap proyek kereta berubah menjadi mobil dan sebaliknya ini akan mendorong penggemar kereta api dari seluruh Jepang untuk berkunjung.

Didukung bahan bakar diesel, armada kecil DMV akan hadir dalam berbagai warna, dan meyani rute sepanjang bagian pantai Pulau Shikoku di Jepang selatan, menghubungkan beberapa kota kecil dan menawarkan pemandangan tepi laut yang menarik bagi penumpang.

baca juga

Spesifikasi DMV berdasar Asa Coast Railway:

  • Mampu mengangkut hingga 21 penumpang
  • Kecepatan: 60 km per jam di rel kereta api dan sekitar 100 km per jam di jalan umum.
  • Menjadi mobil di trek jalan raya.
  • Menjadi kereta saat ditempatkan di jalur kereta api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:49 WIB

KAI Luncurkan Stamp Rally Passport, Cara Baru Nikmati Perjalanan!

KAI Luncurkan Stamp Rally Passport, Cara Baru Nikmati Perjalanan!

Video | Minggu, 06 September 2026 | 12:00 WIB

8 Contoh Pemuaian dan Penyusutan Benda dalam Kehidupan Sehari-hari

8 Contoh Pemuaian dan Penyusutan Benda dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 14:30 WIB

Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya

Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 07:51 WIB

KAI dan Pemprov Bali Sepakati Rencana Pengembangan Kereta Api

KAI dan Pemprov Bali Sepakati Rencana Pengembangan Kereta Api

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 16:00 WIB

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang, Disulap Jadi Akses Penghubung ke BNI City

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang, Disulap Jadi Akses Penghubung ke BNI City

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Stasiun Karet Ditutup Besok, Penumpang Ada yang Lega, Ada yang Khawatir

Stasiun Karet Ditutup Besok, Penumpang Ada yang Lega, Ada yang Khawatir

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Stasiun Gambir Disiapkan Jadi Hub Transportasi Pusat Jakarta

Stasiun Gambir Disiapkan Jadi Hub Transportasi Pusat Jakarta

Foto | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:48 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Terkini

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

×