facebook

Renault-Geely Jalin Kemitraan Kembangkan Produk HEV dan ICE untuk Pasar Korea Selatan

RR Ukirsari Manggalani
Renault-Geely Jalin Kemitraan Kembangkan Produk HEV dan ICE untuk Pasar Korea Selatan
Ilustrasi logo Renault. [Shutterstock]

Bila sukses di Negeri Ginseng, maka produk akan dipasarkan ke bagian Asia lainnya.

Suara.com - Renault Group dari Prancis menjalin kemitraan dengan Geely Holding Group China. Tujuannya mengembangkan kendaraan berteknologi Hybrid Electric Vehicle  (HEV) dan Internal Combustion Engine (ICE).

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Renault, kerja sama kedua carmaker berbeda benua itu menyasar pasar Korea Selatan. Produksi akan dilakukan di pabrik Renault-Samsung di Busan, dengan produksi perdana mulai 2024.

"Kami senang atas dimulainya kemitraan inovatif dengan Geely, yang memiliki rekam jejak mengesankan dalam industri otomotif. Melalui proyek ini, Geely dan Renault akan membuka jalan untuk mengejar 20 tahun perjalanan serta berkontribusi dalam industri kendaraan di Korea Selatan," papar Luca de Meo, CEO Grup Renault, melalui siaran pers perusahaan, Sabtu (22/1/2022).

Geely Holding Group [Geely via ANTARA].
Geely Holding Group [Geely via ANTARA].

Selain memproduksi mobil HEV dan ICE yang rendah emisi, kerja sama Renault-Geely menandai upaya keduanya untuk mengoptimalkan pasar otomotif kawasan Asia.

Baca Juga: Perusahaan Otomotif di Korea Selatan Siap Menarik 29 Ribu Unit Mobil Akibat Komponen Rusak

Kedua perusahaan belum mengumumkan secara detail terkait model mobil yang akan dibuat, namun memastikan menggunakan platform compact modular architecture (CMA) yang dikembangkan Geely bersama Volvo di Swedia.

Sedangkan Renault bersama Samsung akan menyumbang desain, teknologi serta melakukan riset di pasar domestik Korea Selatan. Jika sukses di Negeri Ginseng, Renault akan melepas produk ke pasar yang lebih luas di Asia.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Renault dan mewujudkan sinergi baru yang menggabungkan kekuatan dari kedua belah pihak untuk menciptakan nilai kepada pengguna," jelas Eric Li, Pimpinan Geely Holding Group.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar