facebook

Truk Listrik Fuso e-Canter Siap Masuk Indonesia, KTB Minta Masukkan Perusahaan Logistik

Liberty Jemadu
Truk Listrik Fuso e-Canter Siap Masuk Indonesia, KTB Minta Masukkan Perusahaan Logistik
Truk listrik e-Canter berpeluang dipasarkan di Indonesia. [Antara]

Truk listrik Fuso e-Canter sudah digunakan di Jepang, Amerika Serikat, Eropa hingga Australia.

Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku pemegang merek Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, akan menjalin kerja sama dengan beberapa operator kendaraan logistik untuk memperkenalkan truk listrik Fuso e-Canter.

Deputy Group Head of Product Strategy Group KTB, Bayu Aprizal, mengatakan truk berpenggerak listrik berpotensi untuk berkembang di Indonesia pada masa depan.

Untuk itu Fuso berharap bisa mendapat masukan konkret dari para pengguna kendaraan niaga terkait efektivitas penggunaan truk listrik untuk armada bisnis.

"Kami akan bekerja sama dengan operator logistik menggunakan kendaraan listrik Fuso. Harapannya, kami bisa mendapatkan informasi untuk mengembangkan EV di pasar Indonesia," kata Bayu kepada pewarta secara daring pada Rabu (27/1/2022).

Baca Juga: Mitsubishi Luncurkan Fuso New Mining Spec di GIIAS 2021

Bayu menjelaskan, Fuso e-Canter sudah digunakan di Jepang, Amerika Serikat, Eropa hingga Australia. Namun untuk masuk ke Indonesia, Fuso memerlukan studi yang mendalam terkait kebutuhan konsumen dan kesiapan infrastuktur kendaraan listrik.

"Untuk membawa produk tersebut tergantung demand konsumen. Indonesia memiliki potensi untuk EV di masa depan, namun berkaitan juga dengan bagaimana strategi pemerintah serta infrastukturnya," kata dia.

Dalam beberapa kali pameran otomotif di Indonesia, KTB Fuso telah memamerkan teknologi eCanter yang meliputi penggunaan enam modul baterai bertegangan tinggi. Motor listrik dan gearbox memiliki daya maksimum 135Kw / 184 PS dan torsi maksimum 390 Nm / 39.7 kgm.

Truk itu memiliki jarak tempuh 100km saat baterai terisi penuh. Untuk pengisian daya, e-Canter bisa di-charge menggunakan daya AC selama 9 jam atau metode pengisian daya cepat selama 1,5 jam.

Fitur keselamatan yang tersedia antara lain fitur bantuan saat di tanjakan, anti-lock braking system, electronic stability program agar kendaraan tetap stabil, serta sistem lane departure warning untuk menjaga kendaraan tetap di jalur yang semestinya.

Baca Juga: Pamerkan Truk Listrik di GIIAS 2021, KTB Siap Edukasi untuk Kedatangannya Tahun Depan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar