Bila Berikan Oli Encer untuk Mobil Berusia di Atas 10 Tahun, Dampaknya Begini

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 09 Februari 2022 | 17:18 WIB
Bila Berikan Oli Encer untuk Mobil Berusia di Atas 10 Tahun, Dampaknya Begini
Ilustrasi mengisi oli mesin mobil berusia di atas 10 tahun (Shutterstock).

Suara.com - Mobil bekas masih menjadi salah satu alternatif dalam memiliki kendaraan. Hal ini dikarenakan harga second hand jauh lebih murah dibanding harga produk yang baru keluar dari pabrik.

Namun perlu dicatat, bila memiliki mobil bekas berusia di atas 10 tahun. Ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan. Salah satunya adalah penggunaan tingkat kekentalan oli mesin.

Umumnya untuk mobil dengan kondisi baru, pabrikan menyarankan untuk menggunakan oli yang encer seperti 5W-20 hingga 0W-20.

Deretan pelumas dari pelbagai merek. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Deretan pelumas atau oli mesin dari berbagai brand dengan beragam kekentalan atau viskositas. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Akan tetapi, untuk mobil yang sudah berumur lebih dari 10 tahun atau odometer menunjukkan perjalanan sudah lebih dari 100.000 kilometer, sebaiknya menggunakan oli yang lebih kental.

Dikutip dari laman Evalube, prinsip kerja mesin adalah terus bergerak dan terus mengalami gesekan dari setiap komponen yang ada di dalam ruang bakar. Seiring berjalannya waktu, tentu unit akan terkikis dan akan mengalami kerenggangan antara satu dengan lainnya.

Lewat pemakaian oli dengan viskositas yang lebih kental untuk mesin berusia 10 tahun tadi, tentunya akan menjaga sirkulasi oli tetap lancar.

Oli mesin akan dapat melumasi komponen mesin dengan baik, mengisi kerenggangan celah antarkomponen di dalam sistem mesin. Begitu juga dengan tingkat penguapan oli dalam mesin akan jauh berkurang.

Lain halnya bila memaksakan untuk menggunakan oli dengan viskositas yang encer untuk mobil berumur lebih dari 10 tahun atau lebih dari 100.000 km. Memang benar mesin akan terasa sangat enteng, namun akan berdampak.

Yaitu mesin jadi ngelitik atau bahkan oli bisa masuk ke ruang bakar karena terbawa di dinding silinder mesin.

baca juga

Bahkan, oli mesin bisa masuk ke ruang bakar akibat renggangnya celah antara ring piston dengan dinding piston, kemudian oli menguap lebih banyak karena ikut terbakar dalam ruang bakar, dan menyebabkan volume oli mesin berkurang volumenya.

Ciri yang muncul bila memaksakan pakai oli encer ke mobil tua:

Suara mesin akan terdengar lebih kasar. Disebabkan oli yang memiliki viskositas encer dapat mengalir lebih cepat melalui celah komponen mesin. Akibatnya daya redam gesek oli jauh berkurang.

Oli mudah menguap. Oli encer lebih mudah masuk ke ruang bakar, akibat kerenggangan ring piston dengan dinding silinder. Pada dasarnya, oli merupakan sebuah benda cair yang sangat mungkin bisa menguap bila terkena panas.

Gesekan akan semakin besar dan oli encer tidak akan melumasi komponen secara maksimal. Hasilnya, komponen pada mesin akan cepat aus tergerus gesekan yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

5 Mobil MPV Ground Clearance Tinggi Aman untuk Jalan Berlubang Subtitusi Innova Reborn, Irit BBM!

5 Mobil MPV Ground Clearance Tinggi Aman untuk Jalan Berlubang Subtitusi Innova Reborn, Irit BBM!

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Downgrade dari Innova Reborn? Ini Rekomendasi Mobil Keluarga Murah di Bawah 200 Juta Terbaik

Downgrade dari Innova Reborn? Ini Rekomendasi Mobil Keluarga Murah di Bawah 200 Juta Terbaik

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

OLXmobbi Beri Asuransi Gratis dan Diskon Servis Kendaraan untuk Pengguna

OLXmobbi Beri Asuransi Gratis dan Diskon Servis Kendaraan untuk Pengguna

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:18 WIB

5 Mobil Bekas Daihatsu Termurah yang Masih Relevan di 2026

5 Mobil Bekas Daihatsu Termurah yang Masih Relevan di 2026

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Beli Mobil Bekas Rp30-50 Jutaan? Ini Kerusakan yang Wajar dan yang Red Flag

Beli Mobil Bekas Rp30-50 Jutaan? Ini Kerusakan yang Wajar dan yang Red Flag

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:30 WIB

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Health | Selasa, 03 November 2026 | 09:29 WIB

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:23 WIB

Kala Karhutla Nusantara Terus Berulang: Siapa yang Menanggung Derita?

Kala Karhutla Nusantara Terus Berulang: Siapa yang Menanggung Derita?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Bertahan Menghijau Pagi Ini, Dibuka ke Level 5.100

IHSG Masih Bertahan Menghijau Pagi Ini, Dibuka ke Level 5.100

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:18 WIB

Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik

Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 09:15 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar agar Wajah Bersih dari Kotoran

Cara Pakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar agar Wajah Bersih dari Kotoran

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 09:15 WIB

×