Negara Ini Pilih Hapus Insentif untuk Kendaraan Hybrid

Selasa, 19 April 2022 | 14:25 WIB
Negara Ini Pilih Hapus Insentif untuk Kendaraan Hybrid
Ilustrasi mobil hybrid dan plug-in hybrid atau PHEV [Shutterstock].

Suara.com - Pemerintah Jerman sedang mempertimbangkan untuk menghapus insentif mobil hybrid dan mobil listrik.

Menurut Automotive News, Kementerian Ekonomi Jerman ingin mengakhiri subsidi untuk kendaraan hybrid pada akhir 2022 dan memangkas insentif kendaraan listrik sebesar 33 persen mulai 2023.

Rencana yang digagas pemerintah Jerman ini langsung mendapat penolakan dari para profesional industri otomotif.

Ilustrasi mobil hibrida. [Pixabay]
Ilustrasi mesin mobil hybrid atau hibrida [Pixabay]

Kepala lobi pembuatan mobil VDA, Hildegard Mueller, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa plug-in hybrid (PHEV) berfungsi sebagai pelopor untuk transisi menuju kepada mobilitas listrik.

"Menghapus subsidi akan membahayakan peningkatan mobilitas listrik dan mengabaikan realitas konsumen di Jerman," ujar Hildegard Mueller.

Namun Menteri Ekonomi Jerman, Robert Habeck berpendapat bahwa PHEV atau plug-in hybrid dapat dipasarkan dan tidak lagi membutuhkan tambahan insentif dari pemerintah.

"Dengan begitu pemerintah bisa lebih fokus memberikan dukungan terhadap mobil elektrik dan perlindungan iklim," ungkapnya dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, juru bicara kebijakan transportasi, Bernd Reuther menegaskan, partai koalisi yang saat ini berkuasa tidak boleh menyimpang dari rencana awal.

Karena kendaraan hybrid berkontribusi untuk mencapai tujuan iklim yang lebih baik.

Baca Juga: Honda Targetkan Miliki 30 Model Mobil Listrik pada 2030

"Kita harus membuat transisi ke kendaraan ini semenarik mungkin dan mensubsidi mereka sesuai dengan kebutuhannya," papar Reuther.

Sebagai catatan, mobil listrik ditenagai baterai dan murni mengandalkan energi listrik dari pasokan baterai. Sementara mobil hybrid mengandalkan motor listrik yang ditenagai baterai, bekerja bersama mesin konvensional dan dioperasikan bersama atau terpisah bergantian. Sedangkan PHEV mirip hybrid, namun menggendong baterai lebih besar, dan bisa diisi ulang menggunakan charger rumahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI