Jenis-Jenis Apar: Marak Ditemui di Kendaraan Umum, Pahami Tipe-Tipenya

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Jum'at, 06 Mei 2022 | 18:00 WIB
Jenis-Jenis Apar: Marak Ditemui di Kendaraan Umum, Pahami Tipe-Tipenya
Ilustrasi apar.

Suara.com - Apar adalah singkatan dari alat pemadam api ringan yang lazim dijumpai di alat transportasi atau kendaraan umum lainnya. Cara kerja apar untuk mengatasi kebakaran ringan pun terbilang sangat mudah. Untuk berjaga-jaga sebaiknya Anda pun harus mempertimbangkan membeli apar untuk ditempatkan di rumah Anda. Adapun jenis-jenis apar yakni sebagai berikut.

Diketahui, sebelum membeli apar sebaiknya berkenalan terlebih dahulu dengan beberapa jenis apar yang Anda perlukan. Nah, berikut ini adalah ulasan perihal jenis-jenis apar yang dikutip dari sejumlah sumber.

1. Apar Air

Apar air adalah apar yang mengandung air dengan tekanan tinggi. Apar jenis ini adalah jenis apar yang paling ekonomis dan terjangkau. Apar air cocok digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A. Kebakaran kelas A adalah kebakaran yang disebabkan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti kertas, kain, karet, dan plastik.

Apar air sangat tidak direkomendasikan untuk mengatasi kebakaran kelas C yang dipicu gangguan pada instalasi listrik yang bertegangan tinggi.

2. Apar Busa

Apar jenis ini mengandung bahan kimia busa AFFF atau aqueous film forming foam. Saat apar ini disembur keluar maka busa akan keluar dan menutupi bahan yang terbakar. Busa tersebut berguna menghalangi oksigen masuk dan menghentikan kebakaran yang terjadi.

Apa busa cocok untuk memadamkan kebakaran kelas a yang umumnya dipicu oleh bahan-bahan padat non-logam seperti kertas, kain, dan karet.

Tak hanya itu, apar busa.juga cocok digunakan untuk meredam kebakaran kelas B yang dipicu oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti minyak, alkohol, solvent dan lain sebagainya.

3. Apar Serbuk Kimia atau Dry Chemical Powder

Apar serbuk kimia atau dry chemical powder terdiri atas serbuk kering kimia yang terbuat dari kombinasi mono-amonium danammonium sulphate. Kandungan ini dapat menyelimuti bahan permukaan benda yang terbakar sehingga menghalangi penyebaran oksigen.

Apar jenis ini merupakan bahan pamadan kebakaran yang efisien dan serbaguna. Pasalnya apar serbuk kimia efektif untuk memadamkan api pada semua jenis kebakaran.

4. Apar  Karbon Dioksida

Apar jenis ini memanfaatkan bahan karbon dioksida atau CO2 sebagai bahan pemadam api. Apar jenis ini cocok digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas B dan kelas C.

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis apar yang wajib Anda ketahui. Dan pastikan Anda memilikinya untuk di rumah maupun di mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nissan Akan Hidupkan Kembali Datsun Sebagai Merek Kendaraan Listrik

Nissan Akan Hidupkan Kembali Datsun Sebagai Merek Kendaraan Listrik

Otomotif | Jum'at, 06 Mei 2022 | 07:21 WIB

Hari Pertama Puncak Arus Balik Lebaran 2022, di GT Halim Kecepatan Kendaraan Masih Tinggi

Hari Pertama Puncak Arus Balik Lebaran 2022, di GT Halim Kecepatan Kendaraan Masih Tinggi

Otomotif | Jum'at, 06 Mei 2022 | 06:32 WIB

Hasil Studi Ungkap Ada 8 Tipe Pemotor, Anda yang Mana?

Hasil Studi Ungkap Ada 8 Tipe Pemotor, Anda yang Mana?

Otomotif | Rabu, 04 Mei 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia

Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 21:41 WIB

7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet

7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Strategi JETOUR Ekspansi Pasar Otomotif Tanah Air Lewat Jajaran Poduk SUV

Strategi JETOUR Ekspansi Pasar Otomotif Tanah Air Lewat Jajaran Poduk SUV

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 17:15 WIB

Prabowo Ingin Indonesia Punya Produsen Otomotif Kelas Dunia

Prabowo Ingin Indonesia Punya Produsen Otomotif Kelas Dunia

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 16:52 WIB

Prabowo Pastikan Indonesia Beri Kejutan Lewat Industri Kendaraan Listrik

Prabowo Pastikan Indonesia Beri Kejutan Lewat Industri Kendaraan Listrik

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 16:32 WIB

Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia pada 2028

Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia pada 2028

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 16:17 WIB

Khusus Pemobil Pemula, Ini Rahasia Kaki Kiri dan Kanan Menaklukkan Jalan Menanjak

Khusus Pemobil Pemula, Ini Rahasia Kaki Kiri dan Kanan Menaklukkan Jalan Menanjak

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 15:40 WIB

7 Sepeda Listrik dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Cocok untuk Bepergian Harian

7 Sepeda Listrik dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Cocok untuk Bepergian Harian

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Daftar Motor Honda Terbaru yang Masih Cocok Isi BBM Pertalite, Irit dan Tangguh di Jalanan

Daftar Motor Honda Terbaru yang Masih Cocok Isi BBM Pertalite, Irit dan Tangguh di Jalanan

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 15:05 WIB

Bocoran Langsung dari Prabowo: Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia Siap Mengaspal Massal 2028

Bocoran Langsung dari Prabowo: Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia Siap Mengaspal Massal 2028

Otomotif | Kamis, 09 April 2026 | 15:05 WIB