Perbedaan Aki Kering dan Basah: Tekstur, Perawatan dan Harga

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 06 Mei 2022 | 19:00 WIB
Perbedaan Aki Kering dan Basah: Tekstur, Perawatan dan Harga
Ilustrasi gambar. (wuling)

Suara.com - Selain oli, aki juga merupakan komponen penting kendaraan. Baik sepeda motor maupun mobil. Aki berhubngan dengan kelistrikan yang ada pada kendaraan. Tak hanya itu aki juga berperan sebagai sumber energi untuk lampu sorot dan sign. Di pasaran aki sepeda motor maupun mobil terdiri dari dua jenis yaitu aki kering dan aki basah. Berikut perbedaan aki kering dan basah.

Meski terdapat perbedaan pada penyebutannya, kedua jenis aki ini sebenarnya masih memanfaatkan cairan elektroda yang biasa disebut dengan air aki. Lalu kenapa terdapat perbedaan penyebutan pada aki dan apa sih perbedaan aki kering dan basah? Yuk simak pembahasan berikut ini:

Ilustrasi pengisian aki motor (Suzuki)
Ilustrasi pengisian aki motor (Suzuki)

1. Tekstur

Perbedaan antara aki kering dan basah tampak jelas pada teksturnya. Cairan pada aki kering lebih padat dan teksturnya menyerupai gel. Sedangkan tekstur aki basah  lebih encer layaknya air pada umumnya.

2. Perawatan

Aki basah memerlukan perawatan rutin agar tetap awet. Anda wajib melakukan pengecekan aki setiap dua bulan sekali. Hal ini tak berlaku jika Anda menggunakan aki kering. Aki jenis ini sifatnya bebas perawatan atau bisa disebut juga dengan maintenance free (MF). Umur aki kering bisa mencapai dua tahun penggunaan.

3. Harga

Harga aki kering biasanya relatif lebih mahal jika diibandingkan dengan aki basah. Contohnya, salah satu jenis aki kering merek ternama untuk mobil tipe MPV dibanderol dengan harga Rp 927.000. Sedangkan, aki basah dengan merek dan untuk mobil tipe yang sama bisa dijual dengan harga Rp Rp 799.000.

4. Ketahanan

baca juga

Umumnya aki basah lebih awet ketimbang aki kering namun hal itu kembali pada perawatan. Jika  volume air aki basah selalu dijaga dan selalu dicek tiap dua bulan maka aki akan lebih awet.

Hal sebaliknya tak berlaku bagi aki kering. Mengingat aki basah memerlukan perawatan berkala agar tahan lama, maka aki kering lebih direkomendasikan bagi Anda yang  sibuk dan tak sempat mengecek keadaan aki.

5. Detail

Selain keempat aspek di atas, perbedaan antara aki kering dan basah juga terlihat pada beberapa detail berikut seperti:

  • Separator pada aki kering berbentuk kapas dan tidak mudah terguncang meski dibalik. Sedangkanpada aki basah apabila dibalik atau diguncang maka cairan aki akan tumpah.
  • Wadah aki basah transparan karena berguna untuk mengecek ukuran air aki yang digunakan sedangkan wadah aki kering berwarna gelap dan tidak berlubang-lubang. Hal ini demi menjaga cairan aki yang berbentuk gel agar tak menguap.

Demikian penjelasan perihal perbedaan aki kering dan basah. Kira-kira Anda lebih tertarik menggunakan aki jenis apa?

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denda Telat Bayar Pajak Motor: Begini Cara Menghitungnya

Denda Telat Bayar Pajak Motor: Begini Cara Menghitungnya

Otomotif | Jum'at, 06 Mei 2022 | 15:45 WIB

Rekomendasi Empat Mobil Matik Bekas untuk Para Perempuan

Rekomendasi Empat Mobil Matik Bekas untuk Para Perempuan

Otomotif | Jum'at, 06 Mei 2022 | 14:27 WIB

5 Mobil Paling Murah: Hemat BBM, Ringan di Kantong, Apa Saja Opsinya?

5 Mobil Paling Murah: Hemat BBM, Ringan di Kantong, Apa Saja Opsinya?

Otomotif | Jum'at, 06 Mei 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

×