facebook

Beralih ke Penjualan Online, Mercedes-Benz Pilih Pangkas Jaringan Dealer

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Beralih ke Penjualan Online, Mercedes-Benz Pilih Pangkas Jaringan Dealer
Logo Mercedes-Benz di GLC 200 AMG Night Edition. Sebagai ilustrasi [Suara.com/ukirsari].

Lewat pemangkasan jalur ini, harapannya strategi penjualan online berhasil sekaligus mengamankan pasar mereka di Eropa.

Suara.com - Mercedes-Benz memutuskan untuk memangkas jaringan dealer di Jerman dan daratan Eropa serta memilih melakukan penjualan secara online.

Kepala Keuangan Mercedes-Benz, Harald Wilhelmn mengkonfirmasi bahwa mereka akan memotong 15 sampai 20 persen dealer untuk pasar dalam negeri dan sekitar 10 persen secara global.

Strategi ini dikatakan Harald Wihelmn sebagai bagian dari rencana untuk mencapai 25 persen penjualan online pada 2025. Juga mengamankan 80 persen penjualan Eropa melalui direct sales.

Ilustrasi membeli mobil secara online, termasuk mobil bekas [Shutterstock].
Ilustrasi membeli mobil secara online, termasuk mobil bekas [Shutterstock].

"Kami ingin memiliki lebih banyak kedekatan dengan pelanggan dan karena itu memiliki kontrol yang lebih baik atas harga. Itulah mengapa kami beralih dari peran dealer saat ini," kata Harald Wilhelmn seperti dilansir dari Carscoops.

Baca Juga: Rolls-Royce Black Badge Ghost Debut di Indonesia, Suguhkan Alter Ego Gaya Edgy dan Pemberani

Mercedes-Benz saat ini mengoperasikan sekitar 6.500 gerai penjualan, di mana sekitar 1.000 di antaranya berlokasi di Jerman.

Wakil Presiden Komunikasi dan Lemasaran, Bettina Fetzer mengatakan pemangkasan dealer di Jerman akan dilakukan pada 2028. Sementara pengurangan secara global akan dilakukan pada 2025.

"Kami akan pindah dari showroom besar, terutama saat menerapkan direct selling. Ini memberi kami manajemen langsung dari hubungan dengan pelanggan, dan kami akan mengenal pelanggan kami lebih baik lagi," tambah Fetzer.

Mercedes-Benz belakangan telah mengubah cara pendekatan perusahaan ke pelanggan. Bahkan di 2021, telah menjual 25 dealer mereka di Eropa.

Baca Juga: Tinggalkan Tas di Mobil Tidak Terkunci, Sebastian Vettel Kemalingan dan Coba Lacak Jejak Pencuri

Komentar