Hyundai: Pasar Mobil Listrik Makin Berkembang di Indonesia

Kamis, 21 Juli 2022 | 20:40 WIB
Hyundai: Pasar Mobil Listrik Makin Berkembang di Indonesia
Harga Hyundai Ioniq 5 di Indonesia mulai Rp 718 juta. [Dok Hyundai Motors Indonesia]

Suara.com - Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Makmur mengungkapkan kalau pasar mobil listrik makin diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal itu didasari dari perbandingan angka penjualan mobil listrik Hyundai tahun lalu dan sekarang.

"Pasar mobil listrik di Indonesia tahun ini sebetulnya sangat berkembang. Kalau di-compare, tahun lalu penjualan kami itu kira-kira 700 unit, itu bisa dilihat dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia," kata Makmur dalam konferensi pers di Hyundai Driving Experience, SCBD, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2022).

Maret lalu, Hyundai sudah meluncurkan mobil listrik IONIQ 5. Makmur menuturkan, pemesanan pertama mobil listrik itu sudah mencapai sekitar 1.500-1.700 unit.

"Saya lupa angkanya, tapi sekarang setelah kami supply 2-3 bulan ini, kami masih punya inden lebih dari 2.700 unit. Jadi kalau dievaluasi, itu sudah jauh berlipat dari tahun lalu," papar Makmur.

Tapi di periode bulan Juni kemarin, Makmur mengakui kalau penjualan mobil listrik sempat turun. Dia beralasan kalau itu terjadi karena faktor produksi Hyundai yang sedikit terlambat.

Meski begitu, Makmur tetap yakin mobil listrik makin diminati masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

"Respons masyarakat kita semakin terbuka terhadap mobil listrik. Mereka benar-benar menerima mobil listrik," ungkap dia.

Terkait inden 2.700 unit mobil listrik, Makmur memperkirakan kalau itu bisa terjadi hingga lebih dari delapan bulan ke depan. Faktor utamanya disebabkan karena mobil listrik itu seluruhnya memanfaatkan teknologi cip, membuatnya banyak memiliki fitur.

Baca Juga: Test Drive Mobil Listrik dalam Ruangan Siap Warnai GIIAS 2022

Hal ini diakuinya tak hanya terjadi ke Hyundai Indonesia, tetapi juga berasal dari Hyundai Korea. Maka dari itu perusahaan pusat pun sudah mengatur bagaimana suplai komponen produksi mobil listrik.

"Karena tidak segampang itu. Jadi kami perlu manage dari keseluruhan, hulu sampai hilir," katanya.

Makmur juga mengaku terus berupaya agar Hyundai bisa berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan mobil listrik di Indonesia.

"PR kami adalah bagaimana kami meminta support Hyundai Motor Group untuk bisa tambah produksi di Indonesia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI