GIIAS 2022: Asuka Luncurkan Head Unit Cerdas, Bisa Usir Virus dan Deteksi Karbon Dioksida di Kabin Mobil

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
GIIAS 2022: Asuka Luncurkan Head Unit Cerdas, Bisa Usir Virus dan Deteksi Karbon Dioksida di Kabin Mobil
ASUKA ACK-509 di GIIAS 2022 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Cegah kantuk akibat karbon dioksida bisa dicegah pakai peranti ini.

Suara.com - Di GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2022, di ICE BSD City, Tangerang, PT Intersis Sejahtera Abadi yang menaungi brand Asuka Car TV memperkenalkan head unit anyar cerdas. Yaitu berkemampuan mendeteksi CO2 atau karbon dioksida, serta sanggup mengenyahkan virus dari kabin mobil.

Direktur PT Intersis Sejahtera Abadi, Albert Lim mengatakan, beberapa pabrikan kendaraan Jerman premium saat ini sudah mulai menggunakan sensor CO2 demi keselamatan penumpang di dalam mobil.

Untuk itu, Asuka meluncurkan head unit aftermarket dengan Carbon Dioxide Censor yang dapat mengindikasi kadar CO2, dan air purifier berkemampuan mematikan virus dalam mobil demi kesehatan.

Head Unit Asuka dengan kamera 360 derajat diluncurkan di IIMS 2022 pada Sabtu (2/4/2022). [Antara]
Head Unit Asuka dengan kamera 360 derajat yang diluncurkan kuartal pertama tahun ini (2/4/2022). Sebagai ilustrasi  [Antara]

"Ini merupakan head unit satu-satunya yang mengintegrasikan hal-hal penting seperti ini. Tipe yang akan kami luncurkan adalah ASUKA ACK-509 dan 510 MAX," ujar Albert Lim di arena GIIAS 2022.

Baca Juga: Helm Anyar JPX Meluncur di GIIAS 2022, Harganya Rp 700 Ribuan

Sensor karbon dioksida adalah sebuah sensor untuk mendeteksi seberapa banyak konsentrasi CO2 dalam kabin mobil.

Di layar head unit, konsumem bisa memilih aplikasi Asuka Health Care Assistant. Pada menu tersebut, apabila terdapat indeks bar berwarna merah, artinya kabin mobil sudah dipenuhi kandungan CO2.

Konsumen bisa membuka sedikit jendela, agar sirkulasi penggantian oksigen di dalam kabin bisa lebih maksimal. Jika indeks bar menunjukkan warna kuning hingga hijau, artinya kandungan CO2 sudah lebih banyak berkurang.

"Pengaplikasian CO2 Censor dalam kendaraan sangat penting karena karbon dioksida tidak berwarna atau berbau. Seperti kita tahu, kadar CO2 dalam kabin yang berlebihan, menyebabkan oksigen yang masuk ke tubuh berkurang, sehingga datang rasa kantuk," terang Albert Lim.

Baca Juga: Sederet Sepeda Motor Listrik Melantai di GIIAS 2022, Bisa Dicoba di EV Test Track Indoor ICE BSD City

Nah, kantuk saat berkendara sangat berbahaya karena dapat menyebabkan microsleep driving atau Sleep-Deprived Driving. Seandainya Indikator CO2 menyala, maka pengemudi dapat dengan segera mencari tempat istirahat terdekat.

Asuka ACK-509 MAX sendiri memiliki ukuran layar 9,4 inchi dan ACK-510 MAX mempunyai ukuran layar 10,4 inchi. Untuk sistem operasi, head unit sudah menggunakan 10.0 Android Operating System.

Untuk harga, head unit terbaru dari Asuka ini dibanderol Rp 17,8 juta termasuk ongkos pemasangan.

Komentar