Hadapi Kenaikan Harga BBM, Bagaimana Situasi Pasar SUV?

Selasa, 11 Oktober 2022 | 13:24 WIB
Hadapi Kenaikan Harga BBM, Bagaimana Situasi Pasar SUV?
Honda HR-V, sebagai ilustrasi mobil kategori SUV [Honda].

Suara.com - Kekinian harga Bahan Bakar Minyak atau BBM mengalami kenaikan. Model-model dengan kubikasi mesin besar, versi non-standar, sampai di luar kelompok kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) mengalami peningkatan biaya operasional.

Bagaimanakah tinjauan untuk mobil-mobil kategori Sport Utility Vehicle (SUV) dalam situasi melambungnya harga BBM?

Dikutip dari kantor berita Antara, pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu menilai bahwa pasar kendaraan segmen SUV di Indonesia masih kuat.

Akan tetpi, di masa mendatang cenderung akan menghadapi tantangan sulit. Termasuk di tengah situasi saat ini, yaitu situasi kenaikan harga BBM.

Menurut akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, sebagian besar segmentasi pasar di kelompok milenial lebih tertarik pada mobil SUV dan crossover yang berpenampilan lebih kokoh dan tangguh.

Namun, kenaikan harga BBM berpotensi membuat kelompok ini bergeser ke segmentasi mobil yang lebih irit bahan bakar seperti city car.

"Segmen city car yang lebih efisien BBM dan lebih murah dibandingkan model SUV akan menjadi keunggulan kompetitifnya," demikian Yannes Martinus Pasaribu memberikan perinciannya.

Untuk segmen SUV dan crossover, konsumen umumnya sudah tidak lagi melihat kekuatan merek, melainkan kualitas desain produk, banyaknya fitur berteknologi digital, jaminan penjualan, perawatan, dan suku cadang, hingga jaminan harga purna jual.

Baca Juga: Pengamat Otomotif: Penyebab Kendaraan Boros BBM Bukan Terkait Jenis Namun Faktor Ini

Toyota Rush GR Sport [PT TAM].
Toyota Rush GR Sport, sebagai ilustrasi mobil kategori SUV [PT TAM].

"Kemudahan kepemilikan melalui sistem penjualan yang inovatif dan jaminan harga purna jual menjadi kunci utamanya," lanjutnya.

Sementara soal keunggulan city car, mulai irit BBM, dimensi yang compact, hingga utilitasnya sebagai kendaraan perkotaan menjadikan mobil ini memiliki keunggulan di masa lonjakan harga bahan bakar.

Suzuki Ignis GL saat test drive di semester pertama 2020 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Suzuki Ignis GL sebagai ilustrasi city car [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Opsi lainnya adalah city car bertenaga listrik atau electric city car. Masyarakat cukup menggemari karena harganya yang relatif bersaing dibandingkan kendaraan listrik dimensi besar.

"Mobil listrik segmentasi harga Rp 300 jutaan ke bawah akan semakin dilirik oleh kaum milenial, karena tingkat kesadaran mereka semakin tinggi terhadap lingkungan hidup yang lebih bersih. Kelompok ini merupakan segmentasi pasar terbesar di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI