Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:33 WIB
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membeberkan realisasi sektor ESDM dan PNBP pada 2025 gagal capai target. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan nilai impor energi Indonesia mencapai Rp 520 triliun per Selasa (17/2/2025).
  • Bahlil menekankan pentingnya terobosan produksi minyak domestik untuk mengurangi ketergantungan impor energi saat ini.
  • Pemerintah berencana meningkatkan produksi melalui tender 110 blok migas baru serta intervensi teknologi sumur tua.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut nilai impor untuk sektor energi seperti BBM dan gas  mencapai Rp 520 triliun. Dengan besar nilai impor tersebut, importir menurutnya menjadi pihak yang yang paling diuntungkan. 

"Sekarang kita impor 1 juta barel per day.  Total impor kita 520 triliun untuk energi,  baik BBM, crude, dan LPG," kata Bahlil yang dikutip dari kanal You Tube HIPMI TV pada Selasa (17/2/2025). 

Bahlil pun menilai bahwa ketergantungan terhadap impor itu harus segera ditekan dengan melakukan terobosan untuk meningkatkan produksi minyak dalam negeri. 

Fasilitas Terminal BBM Tanjung yang terintegrasi dengan RDMP Balikpapan. [ist].
Fasilitas Terminal BBM Tanjung yang terintegrasi dengan RDMP Balikpapan. [ist].

"Jangan pernah kita bermimpi, akan menjadi swasembada energi, kalau tidak kita melakukan terobosan," tegasnya. 

Tercatat realisasi lifting minyak nasional pada 2025 mencapai 605.300 barel per hari atau 100,05 persen dari target yang ditetapkan pada APBN 2025. Angka itu masih tertinggal jauh, dibanding dengan lifting minyak pada periode 1996-1997 yang berada di kisaran 1,6 juta barel per hari. 

Menurutnya, ketidakmampuan untuk mencapai swasembada energi hanya akan menguntungkan para importir. 

"Dan importir-importir ini adalah yang paling mendapatkan manfaat dari ketidakmampuan kita untuk bagaimana mendorong swasembada," tutur Bahlil. 

Dia pun mengungkap sejumlah tantangan, salah satu sumur-sumur minyak yang ada sudah tua sehingga tidak lagi produktif. Bahlil mencatat dari total 39.000 hingga 40.000 sumur yang ada, hanya 17.000 hingga 18.000 sumur yang beroperasi. 

Untuk itu, ditegaskannya guna meningkatkan kembali produksinya harus dilakukan intervensi melalui pemanfaatan teknologi. 

baca juga

Bahlil mengungkap, saat ini sejumlah upaya tengah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan lifting minyak nasional, salah satunya mendorong eksekusi sumur-sumur yang sudah masuk plan of development (POD). 

Bersamaan dengan itu, Kementerian ESDM akan membuka tender untuk 110 blok minyak dan gas (migas) baru. Bahlil pun mengajak agar pengusaha turut berpartisipasi dalam tender tersebut. 

"Ini kalau pengusaha HIPMI, kalian bermain  minyak, ini 110 blok baru. Ini untuk mendorong ketahanan energi, swasembada energi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Bahlil Resmikan Izin Tambang Rakyat di 18 Provinsi

Menteri Bahlil Resmikan Izin Tambang Rakyat di 18 Provinsi

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 15:14 WIB

Bahlil Bongkar Borok Produksi Minyak: 22 Ribu Sumur Nganggur!

Bahlil Bongkar Borok Produksi Minyak: 22 Ribu Sumur Nganggur!

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:12 WIB

Kementerian ESDM Beri Izin Perusahaan Israel Garap Proyek Geothermal di Halmahera?

Kementerian ESDM Beri Izin Perusahaan Israel Garap Proyek Geothermal di Halmahera?

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:14 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:53 WIB

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:52 WIB

×