Jelang Mudik Natal dan Libur Tahun Baru, Komunitas Club Ayla Indonesia Ajak Gunakan BBM RON Tinggi

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 01 Desember 2022 | 15:58 WIB
Jelang Mudik Natal dan Libur Tahun Baru, Komunitas Club Ayla Indonesia Ajak Gunakan BBM RON Tinggi
Ilustrasi sejumlah kendaraan tengan melakukan pengisian bahan bakar minyak atau BBM RON tinggi di SPBU. [Dok Pertamina]

Suara.com - Tidak terasa, pengujung 2022 sudah di depan mata. Saatnya berkendaraan bersama keluarga dan kerabat untuk bertahun baru serta Hari Natal, bagi yang merayakan.

Dikutip dari kantor berita Antara, komunitas otomotif Club Ayla Indonesia (CAI) mengajak para pemudik Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) RON tinggi Pertamina. Yaitu Pertamax series.

Menurut Adjie Sambogo, Humas CAI dengan perjalanan jauh, pengguna akan merasakan bahwa Pertamax tidak hanya lebih ekonomis namun menjaga performa kendaraan.

"Betul, ini saatnya beralih ke BBM RON tinggi. Karena dengan angka oktan yang lebih tinggi, tentu saja Pertamax membuat mesin lebih terjaga," ujarnya.

"Selain itu juga ekonomis. Apalagi untuk perjalanan jauh saat mudik, terasa banget keunggulannya," ungkap Adjie Sambogo.

New Daihatsu Ayla diperkenalkan di Jakarta, Kamis (19/3/2020). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
New Daihatsu Ayla diperkenalkan di Jakarta, Kamis (19/3/2020). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Ia menyatakan bahwa pembakaran lebih sempurna dari Pertamax series jauh lebih efisien dan ekonomis dibandingkan BBM dengan oktan lebih rendah. Meski dari sisi harga per liter relatif lebih tinggi dibandingkan oktan rendah, namun konsumsi Pertamax series per kilometer lebih irit.

"Dan akan terasa untuk jarak jauh, setelah 100 km atau bahkan 400 km. Bahwa nilai rupiah yang sama, bisa menempuh jarak lebih jauh. Selain itu, tentu bonusnya adalah keawetan mesin yang terjaga, sehingga biaya perawatan juga lebih rendah," imbuhnya.

Efisiensi penggunaan BBM juga bisa dilihat dari indikator ECO di kendaraan. Ketika kendaraan melaju menggunakan BBM berkadar oktan lebih rendah, maka saat menunjuk 2.000 rpm dengan kecepatan 60-80 km per jam, indikator ECO sudah tidak menyala.

Artinya, saat itu konsumsi BBM sudah tidak efisien. Hal ini berbeda dengan penggunaan BBM RON 92 ke atas. Dalam kondisi itu, di angka 2.000 rpm dengan kecepatan 90 km per jam, indikator ECO masih menyala.

baca juga

"Itu yang saya rasakan, karena pernah mencoba sendiri. Ini menunjukkan bahwa dalam kecepatan tinggi pun, penggunaan BBM pada Pertamax masih efisien dan irit," lanjut Adjie Sambogo.

Begitu pula soal performa, kelebihan BBM RON tinggi seperti Pertamax ketika beberapa kali melakukan perjalanan jauh, baik secara pribadi maupun touring bersama komunitas, saat melalui medan berat bertanjakan ekstrem, kendaraan tetap bisa melintasi secara mudah.

"Tahun lalu kami melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bali. Pakai Pertamax terus. Enak banget rasanya. Tanjakan-tanjakan di Dieng dan Baluran misalnya, bisa dilewati dengan aman, tenaga besar sekali," jelas Adjie Sambogo memberikan testimoni.

Senada juga perjalanan lain, seperti dari Jakarta ke Pacitan dan Madiun, Jawa Timur atau ke Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kondisi jalannya naik turun ke arah Gunung Rinjani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diserbu Pengunjung Libur Tahun Baru, Tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta Ludes

Diserbu Pengunjung Libur Tahun Baru, Tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta Ludes

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 16:04 WIB

Daftar Jadwal Bank Beroperasi saat Tahun Baru 2026

Daftar Jadwal Bank Beroperasi saat Tahun Baru 2026

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 07:50 WIB

Mudik Nataru 2025, Penumpang Kereta Padati Stasiun Pasar Senen

Mudik Nataru 2025, Penumpang Kereta Padati Stasiun Pasar Senen

Foto | Senin, 22 Desember 2025 | 19:02 WIB

5 Rekomendasi Motor Matic Murah untuk Touring saat Libur Tahun Baru

5 Rekomendasi Motor Matic Murah untuk Touring saat Libur Tahun Baru

Otomotif | Jum'at, 28 November 2025 | 20:14 WIB

Libur Tahun Baru Islam, Kawasan Wisata Puncak Macet

Libur Tahun Baru Islam, Kawasan Wisata Puncak Macet

Foto | Jum'at, 27 Juni 2025 | 17:29 WIB

Apa Makna Tahun Ular Kayu Imlek 2025? Ini Penjelasannya

Apa Makna Tahun Ular Kayu Imlek 2025? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 09 Januari 2025 | 21:44 WIB

Jadwal Cuti Bersama Imlek 2025, Lengkap dengan Sejarahnya!

Jadwal Cuti Bersama Imlek 2025, Lengkap dengan Sejarahnya!

Lifestyle | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:18 WIB

Apa Arti Gong Xi Fa Cai? Ucapan Ikonik Tahun Baru Imlek, Lengkap dengan Sejarahnya

Apa Arti Gong Xi Fa Cai? Ucapan Ikonik Tahun Baru Imlek, Lengkap dengan Sejarahnya

Lifestyle | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:10 WIB

Menghabiskan Libur Tahun Sambil Wisata Kuliner di Toko Es Krim Legendaris di Jakarta

Menghabiskan Libur Tahun Sambil Wisata Kuliner di Toko Es Krim Legendaris di Jakarta

Foto | Rabu, 01 Januari 2025 | 21:15 WIB

H-7 Natal 2024, Sejumlah 152.253 kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

H-7 Natal 2024, Sejumlah 152.253 kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:18 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×