Dampak Negatif Bila Terlalu Sering Mencampur Jenis BBM Pada Kendaraan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Minggu, 26 November 2023 | 14:40 WIB
Dampak Negatif Bila Terlalu Sering Mencampur Jenis BBM Pada Kendaraan
Ilustrasi isi BBM. (Pixabay/@Skitterphoto)

Suara.com - Mencampur jenis BBM atau bahan bakar minyak yang berbeda pada kendaraan bermotor menjadi sebuah kebiasaan yang banyak dilakukan para pemilik kendaraan.

Padahal, mencampur jenis BBM yang berbeda untuk satu kendaraan bisa menyebabkan berbagai dampak negatif

Sebagai contoh, saat ini motor biasa diisi dengan memakai BBM dengan jenis Pertalite. 

Namun, pada waktu-waktu tertentu, karena ada berbagai alasan dari pemilik kendaraan, BBM yang dipakai berganti jadi Pertamax.

Mencampurkan kedua jenis BBM tersebut memang bisa saja dilakukan, karena keduanya merupakan BBM berjenis bensin. 

Zat yang terkandung di dalamnya juga sama, sehingga tetap bisa untuk dicampurkan dalam penggunaannya.

Namun, seperti dari lamana Suzuki Indonesia, Minggu (26/11/2023), mencampur BBM sebenarnya bukan hal yang direkomendasikan, karena setiap jenis bensin memiliki perbedaan dari segi karakteristik.

Kedua jenis BBM yang banyak dipakai, yaitu Pertalite dan Pertamax, memiliki karakter sulfur yang berbeda. Selain itu, muatan dari kedua BBM tersebut juga berbeda, termasuk tingkat oktan yang dimilikinya.

Jika sering dilakukan, terdapat berbagai dampak negatif yang bisa timbul pada kendaraan.

baca juga

Berikut adalah dampak negatif yang bisa terjadi jika mencampurkan jenis BBM yang berbeda untuk kendaraan:

Bisa Menurunkan Kualitas Bahan Bakar

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap jenis bensin memiliki karakteristik yang berbeda, misalnya terkait nilai oktan.

Setiap nilai oktan tersebut belum tentu sesuai dengan kompresi dari mesin kendaraan Anda. 

Maka dari itu, penting untuk memilih jenis BBM yang direkomendasikan oleh pabrik kendaraan, sesuai dengan tipe kendaraannya.

Jika mencampurkan dua jenis bahan bakar, terlebih jika nilai oktan tidak sesuai dengan kompresi mesin, maka bisa membuat kualitas bahan bakar jadi menurun.

Pembakaran Tidak Maksimal

Untuk bisa mencapai pembakaran yang sesuai dan optimal, maka sebaiknya Anda memakai satu jenis BBM saja. 

Pilihlah yang paling sesuai untuk tipe kendaraan Anda, sesuai dengan rekomendasi dari pabrik.

Tarikan Mesin Menjadi Berat

Dampak negatif kedua yang bisa timbul dari mencampur BBM yaitu dapat membuat tarikan mesin menjadi berat. Hal ini bisa terjadi untuk kendaraan motor maupun mobil.

Tarikan mesin yang menjadi berat ini disebabkan oleh senyawa dari kedua jenis BBM yang tidak bisa bercampur dan melebur dengan sempurna.

Adanya perbedaan oktan merupakan penyebab utama dari hal ini, sehingga membuat mesin menjadi berat dan kurang nyaman untuk dikendarai.

Mesin Ngelitik

Bahaya mencampur BBM yang selanjutnya yaitu bisa membuat mesin kendaraan jadi ngelitik atau knocking. Terjadinya hal ini disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna.

Sensor Check Engine jadi Menyala

Jika sensor check engine di kendaraan Anda sudah menyala, maka itu merupakan pertanda bahwa ada hal yang tidak beres terjadi pada bagian mesin kendaraan.

Peringatan tersebut adalah hal yang paling ditakuti dan harus diwaspadai oleh pengguna kendaraan, baik mobil maupun motor.

Salah satu hal yang menyebabkan menyalanya sensor tersebut yaitu karena pengisian bahan bakar yang tidak sesuai atau kurang tepat. Mencampurkan dua jenis bahan bakar bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Pencampuran itu bisa membuat sensor mendeteksi adanya BBM yang tidak sesuai atau bukan peruntukannya.

Menurunnya Performa Mesin

Dampak lainnya yang bisa terjadi yaitu menurunnya performa dari motor atau mobil Anda. Pola pengisian BBM dengan mencampurkan jenis yang berbeda, bisa memberikan dampak negatif pada mesin kendaraan.

Jika Anda memakai jenis bahan bakar yang berbeda, maka bahan bakar tersebut tidak bisa melebur dengan sempurna. Selanjutnya, akan berdampak terhadap munculnya residu yang bisa menghasilkan kerak.

Kondisi yang tidak baik tersebut dapat menjadi pemicu menurunnya performa dari mesin kendaraan Anda. Jika hal ini dibiarkan, maka performanya bisa terus menurun dan hal ini pastinya tidak Anda harapkan.

Menurunnya performa mesin bukan hanya mengganggu kenyamanan dalam berkendara, tetapi juga bisa menimbulkan berbagai risiko dari segi keselamatan ketika sedang berkendara.

Demikian dampak negatif yang bisa timbul pada kendaraan jika sering menncampur jenis BBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengguna Kendaraan Ingin Berpartisipasi dalam Penurunan Kadar Karbon Dioksida? Gunakan BBM RON Tinggi

Pengguna Kendaraan Ingin Berpartisipasi dalam Penurunan Kadar Karbon Dioksida? Gunakan BBM RON Tinggi

Otomotif | Rabu, 22 November 2023 | 08:50 WIB

Jangan Terlewat, Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Jawa Barat Masih Berlangsung

Jangan Terlewat, Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Jawa Barat Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 20 November 2023 | 12:27 WIB

Harga BBM Pertamax Cs Lagi Turun, Cek Deretannya

Harga BBM Pertamax Cs Lagi Turun, Cek Deretannya

Bisnis | Senin, 20 November 2023 | 11:49 WIB

Jangan Ketinggalan Hadir di GIIAS 2023 Bandung, Bakal Ada Diskon Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dari Pemprov Jabar

Jangan Ketinggalan Hadir di GIIAS 2023 Bandung, Bakal Ada Diskon Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dari Pemprov Jabar

Otomotif | Senin, 20 November 2023 | 08:30 WIB

Pro Kontra Penunggak Pajak Kendaraan di Lampung Dilarang Isi BBM di SPBU

Pro Kontra Penunggak Pajak Kendaraan di Lampung Dilarang Isi BBM di SPBU

Lifestyle | Kamis, 09 November 2023 | 10:42 WIB

Benarkah Isi Bensin Pada Motor Tangki Depan Wajib Berdiri?

Benarkah Isi Bensin Pada Motor Tangki Depan Wajib Berdiri?

Otomotif | Rabu, 08 November 2023 | 17:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×