Susul Tesla, Kini Giliran Volvo yang Alami Kendala Terkait Konflik Laut Merah

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Senin, 15 Januari 2024 | 10:53 WIB
Susul Tesla, Kini Giliran Volvo yang Alami Kendala Terkait Konflik Laut Merah
Mobil listrik Volvo C40 Recharge diduga akan dijual di Indonesia pada triwulan ketiga 2022. [Dok Volvo Cars]

Suara.com - Volvo telah menyusul Tesla dalam menghentikan produksi di Eropa karena gangguan yang disebabkan oleh serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Produsen mobil lain juga berupaya mengurangi dampak serangan ini terhadap produksi.

Volvo, yang dimiliki oleh Geely, mengumumkan bahwa produksi di pabrik Ghent, Belgia, akan dihentikan selama tiga hari pada minggu depan karena penundaan pengiriman gearbox yang disebabkan oleh rute laut yang dilanda konflik.

Dilansir dari Carscoops, penghentian produksi ini diperkirakan tidak akan memengaruhi kemampuan Volvo untuk mencapai target penjualan atau produksinya.

Sementara itu, sebelumnya produksi di pabrik Tesla di Berlin akan dihentikan sementara dari tanggal 29 Januari hingga 11 Februari karena serangan tersebut, tetapi pekerjaan di pabriknya di Gothenburg, Swedia, tidak terpengaruh.

Tampilan Volkswagen ID.Buzz penerus VW Combi [Reuters/Benoit Tessier via ANTARA].
Tampilan Volkswagen ID.Buzz penerus VW Combi [Reuters/Benoit Tessier via ANTARA].

Volkswagen bekerja sama dengan perusahaan pelayaran untuk meminimalkan gangguan, sementara Stellantis menggunakan angkutan udara untuk mengelola masalah pasokan sementara.

Houthi melancarkan serangan baru-baru ini di Laut Merah dengan tujuan untuk menghadang kapal yang diduga membawa logistik perang untuk Israel terkait pembantaian oleh pasukan Zionis tersebut di Jalur Gaza.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam aksi tersebut dan mengadopsi sebuah resolusi minggu ini yang menuntut penghentian segera serangan-serangan terhadap kapal-kapal dagang dan komersial.

Laut Merah menghubungkan Eropa dengan Asia melalui Terusan Suez, dan serangan-serangan tersebut telah membuat banyak perusahaan pelayaran menghindari daerah tersebut. Para produsen mobil memilih rute yang lebih panjang dan lebih mahal di sekitar Tanjung Harapan di Afrika.

Baca Juga: Apakah Mobil Cap Apple Jadi Dirilis? Begini Bocorannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI