Pantang Berkendara Agresif Saat Hujan, Begini Alasannya

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 24 Januari 2024 | 10:28 WIB
Pantang Berkendara Agresif Saat Hujan, Begini Alasannya
Mengemudikan sepeda motor di trek basah [PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing].

Suara.com - Melaju bersama sepeda motor kesayangan saat hujan turun dan melihat kendaraan-kendaraan lainnya melipir membuat semangat buat mendahului atau melahap trek terlebih dahulu? Nanti dulu. Ini bukan persoalan menyalip atau siap memimpin di bagian terdepan. Melainkan menakar kemungkinan buruk, apakah ada genangan air di hadapan nantinya.

Dikutip dari rilis resmi Yamaha Indonesia sebagaimana diterima Suara.com, berkendara di musim hujan membutuhkan fokus dan konsentrasi lebih tinggi mengingat medan yang dihadapi bukan kondisi seperti biasa. Yaitu tanpa guyuran hujan serta kemungkinan faktor bahaya. Antara lain genangan air, banjir, sampai trek licin.

"Kondisi jalan yang basah dan tergenang air membuat risiko kecelakaan menjadi lebih besar. Untuk itu, fokus yang tinggi, persiapan yang matang serta pemahaman berkendara yang baik dan pemilihan jalur yang tepat, menjadi poin-poin yang penting untuk menjaga safety riding ketika berkendara di musim hujan,” demikian jelas Muhammad Arief, Instruktur Yamaha Riding Academy (YRA) & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Agar kinerja motor matik tetap seru, jangan lewatkan perawatan rutin [PT YIMM].
Perawatan rutin sepeda motor Yamaha, penting dilakukan apalagi saat musim hujan  [PT YIMM].

Dalam situasi ini, keinginan berkendara lebih agresif juga mesti ditiadakan, mengingat kondisi medan yang menuntut cara mengemudikan sepeda motor dengan tertib serta penuh kewaspadaan.

Berikut tips naik motor saat musim hujan yang dibagikan Yamaha Riding Academy (YRA):

Tidak berkendara secara agresif

  • Sebelum memulai perjalanan bersama sepeda motor di saat hujan mesti ditanamkan di benak bahwa cara mengemudi harus jauh-jauh dari niat berkendara agresif.
  • Pasalnya, trek dalam kondisi hujan berupa jalan licin dan jarak pandang terbatas. Sehingga semangat mengemudi harus disikapi dengan cara berkendara yang bijak. Antara lain tidak mengemudikan sepeda motor dalam kecepatan yang tinggi dan sering mendahului pengendara lain. Hindari pula mengerem secara mendadak karena saat jalan licin, traksi ban ke aspal menjadi tidak optimal sehingga ada risiko terjadi selip.
  • Tanamkan kepada diri sendiri agar selalu jaga jarak aman dan berkendaralah dalam kecepatan sedang serta konstan.

Motor mesti dalam kondisi sehat

  • Lakukan pengecekan sepeda motor sebelum berkendara dan memastikan motor dalam kondisi layak jalan.
  • Di musim hujan ada beberapa komponen motor yang memiliki peranan vital dan penting untuk dicek, seperti ban yang berfungsi menjaga traksi ke permukaan jalan, lampu penerangan yang membantu jarak pandang, sistem pengereman untuk deselerasi kecepatan di permukaan jalan yang basah dan licin, serta beberapa komponen pendukung berkendara lainnya.
  • Bila ada komponen motor yang dirasa perlu untuk dicek lebih lanjut atau diganti, konsumen sepeda motor Yamaha dapat memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor. Karena melalui aplikasi ini dapat mengecek lokasi dealer terdekat hingga membuat jadwal booking service semakin mudah dan praktis lewat smartphone.

Selalu siap sedia jas hujan

  • Pilih mantel atau jas hujan two-pieces berupa atasan dan celana panjang, bukan model satu piece yang berkibar-kibar dan berpotensi tersangkut di rantai sepeda dan berbagai komponen sepeda motor.
  • Peranti ini termasuk wajib dibawa saat musim hujan, selain membuat pengguna tidak kehujanan, juga mengurangi terpaan angin serta hawa dingin saat mengemudi.

Sebelum berangkat kumpulkan informasi soal rute

baca juga
  • Dengan mendapatkan informasi terkini, bisa dipilih rute yang mendukung unsur keselamatan atau safety saat berkendaraan.
  • Hindari jalan di mana sering terjadi genangan air atau banjir. Apabila pengendara nekat menerjang jalanan banjir, selain berbahaya, motor bisa mengalami kerusakan serius.

Berhentilah saat hujan deras

  • Bila intensitas hujan sangat tinggi, cari tempat aman untuk berteduh. Salah satu alasannya, jarak pandang pasti terganggu dan genangan air di jalan membuat sepeda motor sulit dikontrol.
  • Pastikan lokasi menepi aman, tidak berada di bawah jembatan, underpass, atau ruang publik lainnya yang dapat mengganggu arus lalu-lintas dan menyebabkan kemacetan.

Rawat segera sepeda motor setelah diajak menembus hujan

  • Saat penggunaan di musim hujan, sepeda motor berpotensi kotor akibat lumpur dan tanah yang menempel dan berpotensi menyebabkan karat.
  • Segera cuci motor dan beri pelumas di bagian yang rawan berkarat, seperti standar samping dan tengah, footstep, serta kaki-kaki motor.
  • Cek kondisi oli serta busi untuk memastikan tidak ada air yang masuk ke dalam ruang mesin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:05 WIB

Merayakan Lombok bersama Maxi Tour Boemi Nusantara

Merayakan Lombok bersama Maxi Tour Boemi Nusantara

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:24 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:58 WIB

5 Motor Listrik Berlisensi IP67, Tetap Tangguh Meski Jalanan Tergenang Air

5 Motor Listrik Berlisensi IP67, Tetap Tangguh Meski Jalanan Tergenang Air

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 07:06 WIB

Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm

Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:58 WIB

Pemprov DKI Siagakan 1.200 Pompa Selama Cuaca Ekstrem, Klaim Genangan Bisa Surut dalam Sejam

Pemprov DKI Siagakan 1.200 Pompa Selama Cuaca Ekstrem, Klaim Genangan Bisa Surut dalam Sejam

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:38 WIB

5 Pilihan LCGC  Bekas 'Badak' Hadapi Genangan Air di Musim Hujan bagi Keluarga Muda

5 Pilihan LCGC Bekas 'Badak' Hadapi Genangan Air di Musim Hujan bagi Keluarga Muda

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 16:12 WIB

Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut

Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:17 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×