Ini Ciri Kampas Rem Palsu yang Sebaiknya Dihindari

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 14 Februari 2024 | 17:25 WIB
Ini Ciri Kampas Rem Palsu yang Sebaiknya Dihindari
Ilustrasi kampas rem motor (Dok. Astra Motor Yogyakarta)

Suara.com - Rem adalah sistem yang sangat vital pada kendaraan. Tanpa adanya rem laju kendaraan akan susah dikendalikan.

Prinsip kerja rem adalah dengan memanfaatkan gesekan yang terjadi antara 2 buah brake pad atau kampas rem dengan piringan cakram.

Ketika pedal rem diinjak maka master silinder akan mengalirkan minyak rem untuk mendorong piston di kaliper. Piston ini akan menekan kampas rem agar menjepit piringan cakram sehingga laju kendaraan menjadi terhenti.

Namun dalam memilih kampas rem, sebaiknya wajib berhati-hati. Pasalnya banyak kampas rem palsu yang beredar dipasaran dengan harga murah.

Ciri-ciri kampas rem palsu adalah memiliki harga yang cenderung lebih murah dan tekstur material dari kampas rem yang lebih keras.

Berikut ciri kampas rem palsu dikutip dari Wahana Honda, Rabu (14/2/2024):

Cakram akan cepat aus

Karena memiliki struktur material yang lebih keras dibandingkan kampas rem original, maka kampas rem palsu dapat menyebabkan piringan cakram terkikis. Hal ini disebabkan karena gesekan yang terjadi antara kampas rem dengan cakram. Anda mungkin akan merasa kampas rem lebih awet tetapi Anda harus merelakan piringan cakram kendaraan yang aus.

Suara bising pada saat pengereman

baca juga

Gesekan antara piringan cakram dengan kampas rem palsu yang memiliki jenis material tidak standar atau dianggap lebih keras menyebabkan bunyi abnormal pada saat pengereman. Hal ini mungkin akan mengganggu Anda ketika berkendara.

Rem kurang pakem

Kampas rem palsu mungkin akan akan lebih awet dibandingkan dengan kampas rem genuine atau originalnya. Namun, walaupun material kampas rem palsu lebih keras tetapi tingkat kepakeman kampas rem palsu tidak sebaik kampas rem original. Kampas rem ori yang cenderung lebih empuk bisa bekerja dengan optimal dengan memberikan daya cengkram ke cakram yang lebih baik pada saat pengereman berlangsung.

Demikian ciri kampas rem palsu yang sebaiknya dihindari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengatasi Rem Motor Matik Blong Saat Melintas Jalan Menurun

Mengatasi Rem Motor Matik Blong Saat Melintas Jalan Menurun

Otomotif | Rabu, 14 Februari 2024 | 13:34 WIB

Perawatan Rem Cakram Motor: Pentingnya dan Cara Melakukannya

Perawatan Rem Cakram Motor: Pentingnya dan Cara Melakukannya

Otomotif | Kamis, 08 Februari 2024 | 17:38 WIB

Apa Itu Fitur EBD pada Mobil? Seberapa Penting?

Apa Itu Fitur EBD pada Mobil? Seberapa Penting?

Otomotif | Kamis, 01 Februari 2024 | 16:56 WIB

Penjualan Suzuki Hayabusa Dihentikan Karena Masalah Kebocoran Minyak Rem

Penjualan Suzuki Hayabusa Dihentikan Karena Masalah Kebocoran Minyak Rem

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 21:10 WIB

Kapan Penggunaan Rem Tangan pada Mobil Matic Dipakai? Ini Dia Penjelasannya

Kapan Penggunaan Rem Tangan pada Mobil Matic Dipakai? Ini Dia Penjelasannya

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 14:45 WIB

Rem Motor Bunyi saat Musim Hujan, Ini Penyebabnya

Rem Motor Bunyi saat Musim Hujan, Ini Penyebabnya

Otomotif | Selasa, 23 Januari 2024 | 22:49 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×