Pembeli Suzuki Jimny 5 Pintu Harus Lakukan Inden, Apa Maksudnya?

Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 20 Februari 2024 | 13:06 WIB
Pembeli Suzuki Jimny 5 Pintu Harus Lakukan Inden, Apa Maksudnya?
Suzuki Jimny 5 Pintu di Pameran Otomotif IIMS 2024. (SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Calon pembeli yang tertarik meminang Suzuki Jimny 5 pintu harus melakukan inden terlebih dahulu guna mendapatkan unitnya.

Hal ini diungkapkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kepada seluruh masyarakat yang ingin membeli produk baru dari pabrikan berlogo huruf S tersebut.

Bahkan mereka meminta ke prinsipal Suzuki di Jepang untuk menambah kuota SUV Suzuki Jimny 5 pintu untuk Indonesia. Permintaan ini disampaikan agar waktu tunggu atau inden konsumen di Indonesia lebih pendek.

Nah, tak sedikit orang yang tahu arti inden. Begini penjelasan lengkapnya.

Dilansir dari Wuling Indonesia, inden merupakan istilah yang digunakan untuk pembeli yang tidak bisa langsung membawa unit mobil untuk dibawa pulang secara langsung. Pasalnya, dealer belum menyediakan unitnya lantaran produknya masih benar-benar fresh usai dirilis.

Suzuki Jimny 5 Pintu Resmi Meluncur di IIMS 2024. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)
Suzuki Jimny 5 Pintu Resmi Meluncur di IIMS 2024. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)

Konsumen harus menunggu proses produksi mobil sebelum bisa membawa pulang ke rumah.

Lalu berapa lama masa inden yang harus ditunggu konsumen?

Lama waktu inden mobil berbeda-beda, tergantung pada beberapa faktor:

  • Model dan Spesifikasi: Model yang populer dan spesifikasi yang rumit membutuhkan waktu produksi yang lebih lama.
  • Kapasitas Produksi Pabrik: Kapasitas produksi yang terbatas dapat memperpanjang waktu inden.
  • Permintaan Pasar: Permintaan yang tinggi untuk model tertentu dapat memperpanjang waktu inden.

Tips Jitu Membeli Mobil Inden:

baca juga
  • Pilih dealer terpercaya: Pastikan dealer memiliki reputasi yang baik dan dapat dipercaya.
  • Tentukan spesifikasi yang diinginkan: Pastikan Anda mengetahui spesifikasi mobil yang diinginkan secara detail.
  • Tanyakan tentang waktu tunggu: Tanyakan kepada dealer tentang perkiraan waktu tunggu mobil yang dipesan.
  • Bayar uang muka: Biasanya, pembeli harus membayar uang muka sebagai tanda jadi pemesanan.
  • Pantau proses produksi: Pantau proses produksi mobil secara berkala untuk memastikan tidak ada perubahan spesifikasi.
  • Pahami perjanjian tertulis: Pastikan Anda memahami isi perjanjian tertulis antara pembeli dan dealer, termasuk detail waktu inden, pembayaran, dan spesifikasi mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Area Test Drive Jadi Magnet Tersendiri di IIMS 2024, Mobil Baru Jadi Incaran

Area Test Drive Jadi Magnet Tersendiri di IIMS 2024, Mobil Baru Jadi Incaran

Otomotif | Selasa, 20 Februari 2024 | 10:30 WIB

Harga Suzuki Jimny 5 Pintu Jadi Gorengan, SIS Beri Klarfikasi

Harga Suzuki Jimny 5 Pintu Jadi Gorengan, SIS Beri Klarfikasi

Otomotif | Selasa, 20 Februari 2024 | 08:59 WIB

Perpendek Inden Suzuki Jimny 5 Pintu, SIS Minta Kuota Indonesia Ditambah

Perpendek Inden Suzuki Jimny 5 Pintu, SIS Minta Kuota Indonesia Ditambah

Otomotif | Senin, 19 Februari 2024 | 15:59 WIB

Terkini

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

×