Bak Jagal Moge, Yuk Kenali Apa Itu Aturan Euro 5+

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Sabtu, 30 Maret 2024 | 18:06 WIB
Bak Jagal Moge, Yuk Kenali Apa Itu Aturan Euro 5+
Ilustrasi knalpot sepeda motor. [Hans/Pixabay]

Suara.com - Yamaha R1 tidak akan lagi dijual sebagai motor jalan raya di Eropa mulai tahun 2025 karena penerapan standar emisi Euro 5+.

Euro 5+ (juga dikenal sebagai Euro 5b) adalah yang terbaru dari serangkaian standar emisi Eropa untuk sepeda motor.

Standar ini akan berlaku untuk semua model baru yang diperkenalkan pada tahun 2024 dan untuk semua sepeda motor baru yang dijual mulai 1 Januari 2025. Standar awal, Euro 1, diperkenalkan pada tahun 1999, dan standar terbaru, Euro 5, diperkenalkan pada tahun 2020.

Prinsip dasarnya tidak berubah selama bertahun-tahun: emisi gas buang sepeda motor diukur dengan menggunakan siklus pengujian yang ditentukan, dengan batasan polutan tertentu.

Polutan utama adalah karbon monoksida (yang beracun), oksida nitrogen (yang menyebabkan masalah pernapasan dan hujan asam), dan hidrokarbon (yang merupakan bahan bakar yang tidak terbakar).

Yamaha YZF R1 (Yamaha Indonesia)
Yamaha YZF R1 (Yamaha Indonesia)

Dengan setiap peraturan baru, batas-batas ini dikurangi. Untuk memberikan gambaran skala, batas Euro 1 untuk hidrokarbon adalah 3g/km.

Namun, di bawah standar Euro 5 yang akan datang, yang dipenuhi oleh R1, batasnya telah dikurangi menjadi hanya 0,1 g/km - sepertiga puluh dari batas sebelumnya.

Terlepas dari ekspektasi, Euro 5+ tidak membawa pengurangan lebih lanjut dalam angka-angka ini, karena polutan yang diukur tetap identik dengan Euro 5 dan batas serta siklus pengujian tetap tidak berubah.

Mengingat bahwa R1 sudah memenuhi Euro 5, apa yang mencegahnya untuk lulus Euro 5+? 

Baca Juga: SAE pada Oli Kendaraan, Apa Maknanya?

Dilansir dari Visordown, pakar dari Ricardo, Paul Etheridge, dan Direktur Pengembangan Bisnis Ricardo Motorcycle, dan Walther Leardini, Manajer Teknik Pengembangan mengatakan bahwa hambatan utama untuk mencapai Euro 5+ adalah kerusakan katalis.

Setiap sistem pembuangan sepeda motor modern memiliki konverter katalitik yang membantu menghilangkan polutan gas buang.

Namun, seiring berjalannya waktu dan jarak tempuh, semua konverter katalitik akan kehilangan efisiensinya.

Euro 5+ menyoroti efektivitas konverter katalitik dalam jangka panjang. 

Paul menjelaskan bahwa pada masa-masa awal, konverter katalitik hanya berfungsi saat masih baru. Pengenalan persyaratan daya tahan dan pemantauan katalis mengharuskan adanya sistem yang lebih direkayasa.

Perubahan utama yang diperkenalkan oleh Euro 5+ adalah metode yang digunakan untuk menguji dan menghomologikan daya tahan katalisator.

Ilustrasi Yamaha YZF-R1M.[MCN]
Ilustrasi Yamaha YZF-R1M.[MCN]

Sebelumnya, di bawah Euro 5, emisi gas buang dapat diukur dengan menggunakan katalis baru, dan faktor kerusakan (pengali 1,3) dapat diterapkan untuk memperhitungkan kinerja di masa depan. Metode ini tidak mahal, sederhana, dan cepat.

Perubahan kedua yang diperkenalkan oleh Euro 5+ adalah persyaratan bagi ECU sepeda motor untuk terus memantau kesehatan katalis.

Hal ini dicapai melalui penggunaan dua sensor lambda (oksigen): satu terletak sebelum katalisator dan satu lagi setelahnya.

Dengan membandingkan pembacaan dari kedua sensor, kesehatan katalis dapat dipantau sepanjang masa pakainya.

Jadi dengan aturan yang makin ketat ini, praktis membuat pabrikan kesulitan untuk menjaga emisi gas buang tetap memenuhi syarat, khususnya pada motor dengan kapasitas mesin besar seperti Yamaha R1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI