Mobil Oleng, Apa Sebabnya? Kenali Tanda dan Solusinya

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 21 Mei 2024 | 17:10 WIB
Mobil Oleng, Apa Sebabnya? Kenali Tanda dan Solusinya
Ilustrasi ban mobil Michelin Pilot Sport 5. (Dok. Michelin)

Suara.com - Pernahkah Anda mengalami mobil yang terasa tidak stabil saat dikendarai? Atau mobil tiba-tiba oleng saat menikung atau mengerem?

Hati-hati, bisa jadi itu tanda-tanda masalah pada mobil Anda yang perlu segera diatasi.

Stabilitas mobil merupakan faktor penting yang menunjang keamanan dan kenyamanan berkendara. Mobil yang oleng dapat membahayakan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab mobil oleng dan cara mengatasinya, dikutip dari situs resmi Suzuki.

Penyebab Utama Mobil Oleng

1. Kondisi Ban

  • Tekanan ban tidak seimbang: Tekanan ban yang tidak sama pada keempat rodanya dapat menyebabkan mobil kehilangan traksi dan sulit dikendalikan, sehingga terasa oleng.
  • Ban aus atau rusak: Ban yang aus atau mengalami kerusakan seperti benjolan atau keretakan pada dinding samping dapat mengganggu kemampuan manuver dan keseimbangan mobil.

2. Masalah Suspensi

  • Shockbreaker rusak: Shockbreaker yang sudah usang atau rusak tidak dapat meredam guncangan dengan baik, sehingga mobil terasa limbung dan tidak stabil.
  • Komponen suspensi aus: Bushing dan ball joint yang aus pada suspensi dapat menyebabkan roda tidak sejajar dan mengganggu keseimbangan mobil.
  • Ketidaksejajaran roda: Roda yang tidak sejajar akibat benturan atau kesalahan balancing dapat membuat mobil oleng saat melaju.

Solusi dan Tindakan Pencegahan

1. Perawatan Ban

baca juga
  • Periksa tekanan ban secara rutin, minimal sebulan sekali atau sebelum melakukan perjalanan jauh.
  • Sesuaikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera pada stiker di pilar pintu pengemudi atau buku manual mobil.
  • Periksa kondisi ban secara berkala untuk melihat tanda-tanda keausan atau kerusakan.
  • Segera ganti ban yang sudah aus atau rusak.

2. Perawatan Suspensi

  • Lakukan pemeriksaan suspensi secara berkala di bengkel terpercaya, minimal setiap 6 bulan atau 10.000 km.
  • Bengkel akan memeriksa kondisi shockbreaker, bushing, ball joint, dan kesejajaran roda.
  • Segera tangani masalah yang teridentifikasi untuk menjaga kinerja suspensi optimal.

Dengan mengetahui penyebab mobil oleng dan melakukan perawatan mobil secara rutin, Anda dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan memastikan keamanan dan kenyamanan selama berkendara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batal Gandengan, Renault dan VW Jalan Sendiri Bikin Mobil Listrik Murah

Batal Gandengan, Renault dan VW Jalan Sendiri Bikin Mobil Listrik Murah

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2024 | 16:48 WIB

Ini 4 Hal yang Wajib Diketahui sebelum Memakai Asuransi Mobil

Ini 4 Hal yang Wajib Diketahui sebelum Memakai Asuransi Mobil

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2024 | 16:21 WIB

Mobil Mewah Tunggangan Nayunda Nabila Pegawai Kementan Titipan SYL: Pajaknya Doang Setara Harga Honda Beat

Mobil Mewah Tunggangan Nayunda Nabila Pegawai Kementan Titipan SYL: Pajaknya Doang Setara Harga Honda Beat

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2024 | 15:23 WIB

Pidato Bahasa Inggris Bilqis Anak Ayu Ting Ting Banjir Pujian, Ternyata Sudah Bisa Beli Mobil Mewah Sendiri

Pidato Bahasa Inggris Bilqis Anak Ayu Ting Ting Banjir Pujian, Ternyata Sudah Bisa Beli Mobil Mewah Sendiri

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2024 | 15:40 WIB

Pantang Sembrono, Begini Aturan Bikin Polisi Tidur

Pantang Sembrono, Begini Aturan Bikin Polisi Tidur

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2024 | 14:05 WIB

Airbag Mobil, Pahlawan Tak Kasat Mata yang Bisa Selamatkan Nyawa Pengendara

Airbag Mobil, Pahlawan Tak Kasat Mata yang Bisa Selamatkan Nyawa Pengendara

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2024 | 13:46 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

×