Pasar Gonjang-ganjing, Panasonic Injak Rem Produksi Baterai Mobil Listrik

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Minggu, 09 Juni 2024 | 19:35 WIB
Pasar Gonjang-ganjing, Panasonic Injak Rem Produksi Baterai Mobil Listrik
Konsep baterai Mobile Power Pack dan fasilitas pengisian ulang baterai yang akan diuji Honda dan Panasonic di Indonesia. [panasonic.com/global newsroom]

Suara.com - Ingat rencana Panasonic untuk ngegas produksi baterai mobil listrik (EV) empat kali lipat dalam waktu singkat? Wah, sepertinya rencana tersebut harus diubah! Raksasa baterai asal Jepang ini baru saja mengumumkan revisi atas target ambisius mereka.

Awal tahun lalu, Panasonic mengumumkan niatnya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pengadaan global dari 50 GWh menjadi 200 GWh pada akhir tahun fiskal 2030. Namun, rencana tersebut tampaknya terlalu agresif. Panasonic resmi mengerem laju ekspansi mereka.

Meski target kapasitas 200 GWh masih akan dikejar, tenggat waktunya mundur dari 2030 menjadi "belum ditentukan" (TBD). Selain itu, target peningkatan pendapatan tiga kali lipat di periode yang sama juga turut direvisi.

Dilansir dari Carscoops, keputusan ini diambil Panasonic akibat melambatnya penjualan mobil listrik di Amerika Utara. Meskipun rekor jumlah mobil listrik baru terdaftar di jalanan Amerika, pertumbuhannya mulai menurun.

Beberapa studi menunjukkan bahwa minimnya infrastruktur pengisian daya dan tingginya biaya pembelian menjadi kekhawatiran utama konsumen.

Ilustrasi logo perusahaan Panasonic. [Shutterstock]
Ilustrasi logo perusahaan Panasonic. [Shutterstock]

"Melihat kondisi pasar saat ini, kami memutuskan bahwa lebih penting untuk mengejar profit yang wajar dan pangsa pasar yang relevan, dibanding terpaku pada angka [target]," ujar CEO Panasonic Kazuo Tadanobu, dikutip Nikkei Asia.

Panasonic telah berinvestasi di dua pabrik di Amerika Serikat bersama Tesla, satu di Nevada dan satu lagi sedang dibangun di Kansas. Namun, rencana pengumuman pabrik ketiga di Amerika Utara yang seharusnya berlangsung pada Maret lalu ditunda.

Tadanobu mengatakan belum ada informasi terbaru mengenai pabrik tersebut, namun mereka siap mengambil keputusan "cepat" jika diperlukan.

Kendati permintaan mobil listrik Battery Electric Vehicle (BEV) di Amerika Utara melambat, Panasonic melihat potensi di pasar Jepang. Perusahaan ini tengah berdiskusi dengan pabrikan Subaru dan Mazda untuk memasok baterai lithium-ion silinder.

Baca Juga: Belajar dari Tragedi Rental Mobil di Sukolilo Pati, Begini Tips Penting untuk Pemilik Persewaan Kendaraan

Panasonic kemungkinan akan mengalihkan sebagian kapasitas produksi domestik yang tadinya ditujukan untuk pelanggan Amerika Utara, untuk memproduksi baterai bagi mobil listrik Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya āž”
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya āž”
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya āž”
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya āž”
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya āž”
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya āž”
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya āž”
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya āž”
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya āž”
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya āž”
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya āž”
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI