Ogah Pakai Suara Palsu, Begini Siasat Lamborghini untuk Atasi Kesenyapan Mobil Listrik

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 09 Juni 2024 | 13:47 WIB
Ogah Pakai Suara Palsu, Begini Siasat Lamborghini untuk Atasi Kesenyapan Mobil Listrik
Ilustrasi lambang mobil Lamborghini. (Pexels/Asish Aji)

Suara.com - Bagi para gearhead, Lamborghini adalah lambang emosi berkendara yang liar dan bertenaga. Namun, memasuki era mobil listrik, bagaimana mempertahankan sensasi tersebut? Ternyata Lamborghini punya jawaban yang menarik!

Pabrikan asal Italia ini memastikan mereka tak akan ikut tren memalsukan suara mesin bakar pada mobil listrik, seperti yang dilakukan Hyundai pada Ioniq 5 N, menurut laporan dari Carscoops. Bagi Lamborghini, inti dari emosi berkendara bukan sekedar suara mesin gahar.

"Pabrikan mobil yang berfokus pada sisi emosional harus mencari pendekatan berbeda di era mobil listrik," ujar Chief Technical Officer Lamborghini, Rouven Mohr, dalam wawancara dengan Top Gear.

"Meniru karakter mesin bensin bukanlah cara yang tepat. Emosi pada mobil listrik masa depan tidak akan berasal dari jenis motor atau baterai yang digunakan; ini hanyalah elemen pendukung yang meningkatkan performa dan jangkauan. Karakter sebuah mobil ditentukan oleh hal lainnya. Dan kami punya beberapa ide keren."

Mohr menjelaskan bahwa Lamborghini sedang mencari cara untuk menghadirkan sensasi "ingin memiliki" yang sama seperti mobil Lamborghini bermesin bensin, namun untuk mobil listrik mereka mendatang.

Menurutnya, meski Ioniq 5 N adalah "mobil yang dibuat dengan baik," Lamborghini butuh sesuatu yang "jauh dari yang sudah ada."

"Industri mobil sport harus menemukan kembali atribut yang menentukan karakter sebuah mobil," tambahnya.

"Generasi berikutnya perlahan akan memiliki interpretasi berbeda tentang apa yang keren. Akan ada masanya di mana anak muda tidak mengerti daya tarik mobil sport manual bermesin bensin."

Salah satu teknologi canggih yang sedang dikembangkan Lamborghini adalah sistem penyesuaian toe dan camber secara aktif.

baca juga

Sistem ini menggunakan sepasang motor listrik 48 volt yang menawarkan penyesuaian toe hingga 6,6 derajat ke dua arah, camber positif hingga 2,5 derajat, dan camber negatif hingga 5,5 derajat. Sistem ini bekerja secara real-time dan dapat menyesuaikan toe dan camber hingga 60 derajat per detik.

Menurut Mohr, sistem ini memungkinkan manuver berkendara "yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan."

"Dengan sistem ini, kita dapat mengontrol posisi ban secara presisi, dan menentukan distribusi torsi yang tepat," jelasnya kepada Top Gear.

"Mesin bensin memiliki keterbatasan dalam hal kontrol penyaluran tenaga. Sementara pada mobil listrik, kita bisa memastikan motor terus memutar roda, layaknya anti-slip control dengan efek sebaliknya. Ini tidak mungkin dilakukan dengan mesin bensin."

Lamborghini memang dikenal sebagai pabrikan yang berani tampil beda dan terus berinovasi. Menarik untuk melihat bagaimana mereka akan mempertahankan tradisi "raging bull" di era mobil listrik yang serba hening. Akankah mereka sukses menciptakan emosi baru yang tak kalah dahsyatnya? Kita tunggu saja gebrakan Lamborghini selanjutnya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset Yamaha E01 di Indonesia Rampung, Bakal Diproduksi Massal?

Riset Yamaha E01 di Indonesia Rampung, Bakal Diproduksi Massal?

Otomotif | Minggu, 09 Juni 2024 | 10:25 WIB

Rayakan 7 Tahun di Indonesia, Wuling Tebar Promo Pembelian Mobil Listrik

Rayakan 7 Tahun di Indonesia, Wuling Tebar Promo Pembelian Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2024 | 19:25 WIB

Justin Hubner Diduga Jadi Bintang Iklan Mobil Mewah? Netizen: Cobaan Lolos Piala Dunia Akhirat

Justin Hubner Diduga Jadi Bintang Iklan Mobil Mewah? Netizen: Cobaan Lolos Piala Dunia Akhirat

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2024 | 11:26 WIB

Wuling Beri Penawaran Khusus untuk BinguoEV, Ada Gratis Charging...

Wuling Beri Penawaran Khusus untuk BinguoEV, Ada Gratis Charging...

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2024 | 09:14 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, Mobil BYD Ini Sudah Dipesan Ribuan Unit dalam Kurun Waktu 3 Hari

Tak Butuh Waktu Lama, Mobil BYD Ini Sudah Dipesan Ribuan Unit dalam Kurun Waktu 3 Hari

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2024 | 09:15 WIB

Mobil Listrik Premium Zeekr 009 Belum Bisa Mejeng di GIIAS 2024

Mobil Listrik Premium Zeekr 009 Belum Bisa Mejeng di GIIAS 2024

Otomotif | Jum'at, 07 Juni 2024 | 16:20 WIB

Terkini

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:35 WIB

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

×