Kasus Rental Mobil Berujung Maut, Sukolilo Dicap Kampung Maling oleh Netizen

Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:24 WIB
Kasus Rental Mobil Berujung Maut, Sukolilo Dicap Kampung Maling oleh Netizen
Ilustrasi rental mobil.

Suara.com - Kasus pengeroyokan pemilik rental mobil di Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, memicu gempuran di media sosial. Kejadian yang berujung maut ini melabeli wilayah tersebut sebagai "kampung penadah" dan "kampung maling".

Pada awal Juni, media sosial dihebohkan dengan berita pengeroyokan bos rental mobil hingga tewas. Peristiwa tragis ini bermula dari kesalahpahaman. Empat orang dari Jakarta yang sedang melacak dan mengambil mobil sewaan di Sukolilo menjadi korban amukan massa. Dituduh sebagai pencuri, mereka dianiaya tanpa ampun, mengakibatkan salah satu dari mereka tewas.

Faktanya, keempat orang tersebut bermaksud mengambil mobil mereka sendiri. Tragedi ini menggemparkan sosial media, dengan foto-foto korban yang bertebaran. Kejadian ini pun menuai banyak perhatian dan kecaman dari netizen.

Pasca viralnya kasus ini, wilayah Sukolilo, Pati, terus mengalami perundungan dari netizen. Sebuah akun TikTok dengan username @bolo_pati membagikan beberapa contohnya. Google Maps di daerah terkait pun dibanjiri dengan label-label aneh.

Sekitar enam daerah dinamai sebagai "kampung maling". Diduga, ulah netizen ini memanfaatkan fitur saran nama tempat di Google Maps. Tak dapat disangkal, kekuatan netizen Indonesia dalam menyebarkan informasi memang luar biasa.

Label-label negatif ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi warga Sukolilo. Google Maps, sebagai aplikasi navigasi yang banyak digunakan, dapat membuat orang waspada berlebihan saat berkunjung ke daerah tersebut. Terlebih, kasus ini telah memakan korban jiwa.

Namun, beberapa label nama tersebut telah dihapus oleh Google Maps. Meskipun label "kampung maling" sudah banyak yang dihapus, muncul lagi beberapa label aneh di daerah terkait. "Desa SDM Rendah" dan "wisata kampung pencuri mobil" adalah contoh label yang masih bisa ditemui.

Meskipun label "kampung maling" sudah hilang, tampaknya warga Sukolilo dan sekitarnya terlanjur dicap negatif oleh netizen. "Sumber maling" pun tertulis di Google Maps daerah itu.

Melalui berbagai unggahan di media sosial, netizen banyak yang memberikan tanggapan. Ternyata, dampak dari kasus ini sangatlah besar. Kabarnya, berbagai perusahaan sangat waspada dengan warga yang berasal dari kampung ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukolilo Darurat Bandit? Polisi Razia Besar-besaran Usai Viral Pengeroyokan Bos Rental

Sukolilo Darurat Bandit? Polisi Razia Besar-besaran Usai Viral Pengeroyokan Bos Rental

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 23:28 WIB

Netizen Ubah Nama Sukolilo di Google Maps: Dari 'Kampung Maling' hingga 'Area SDM Rendah'

Netizen Ubah Nama Sukolilo di Google Maps: Dari 'Kampung Maling' hingga 'Area SDM Rendah'

Tekno | Jum'at, 14 Juni 2024 | 13:33 WIB

Ramai Dicap Kampung Penadah usai Bos Rental Mobil Dibunuh Warga, Polisi Gercep Sita 35 Kendaraan Bodong di Pati Jateng

Ramai Dicap Kampung Penadah usai Bos Rental Mobil Dibunuh Warga, Polisi Gercep Sita 35 Kendaraan Bodong di Pati Jateng

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 13:29 WIB

Terkini

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

×