5 Komponen Utama Mobil Otonom, Akan Jadi Kendaraan Utama IKN

Muhammad Yunus

Selasa, 06 Agustus 2024 | 16:53 WIB
5 Komponen Utama Mobil Otonom, Akan Jadi Kendaraan Utama IKN
Ilustrasi salah satu konsep mobil otonom [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut mobil tanpa awak/nirawak atau otonom (driverless) sudah menjadi bagian dari rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Uji coba nanti rencana di IKN. Tapi itu sudah bagian dari planning,” ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 6 Agustus 2024.

Moeldoko yang juga merupakan Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) mengatakan bahwa pendekatan mobilitas di IKN nantinya adalah menggunakan kendaraan non-konvesional atau mobil listrik.

Moeldoko mendorong pengusaha kendaraan listrik berkontribusi terkait ekosistem kendaraan listrik di IKN.

Menurutnya, pengusaha kendaraan listrik tidak harus membangun pabrik di IKN karena wilayah IKN bukan kawasan industri, melainkan bisa memberikan dukungan misalnya yang berkaitan dengan mobil otonom di IKN.

Sejauh ini pemerintah terus melakukan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di IKN.

Otorita IKN menyatakan bahwa pengembangan kendaraan listrik (EV) di IKN semakin besar, seiring kian banyaknya pihak-pihak baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin terlibat.

PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) sendiri menyatakan menopang operasional kendaraan listrik di IKN dengan layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

"Untuk mendukung penerapan kendaraan ramah lingkungan di IKN, kami tengah menyiapkan infrastruktur pendukung SPKLU yang akan tersebar di IKN dan wilayah penyangga ibu kota," kata General Manager PLN UID Kaltimra Agung Murdifi di Gardu Hubung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu.

baca juga

Sebagai tahap awal layanan, kata Agung, pihaknya telah merampungkan pemasangan SPKLU di enam titik lokasi yang sudah tersedia di IKN.

Apa Itu Mobil Otonom

Mobil otonom, atau kendaraan otonom, adalah kendaraan yang dapat mengemudi sendiri. Tanpa memerlukan intervensi manusia.

Ini dicapai melalui kombinasi teknologi yang mencakup sensor, kamera, radar, dan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan kendaraan untuk memahami lingkungan sekitarnya dan membuat keputusan mengemudi.

Berikut adalah beberapa komponen utama yang memungkinkan mobil otonom berfungsi:

1.Sensor dan Kamera

Memantau lingkungan sekitar kendaraan, termasuk mendeteksi objek seperti pejalan kaki, kendaraan lain, rambu lalu lintas, dan jalan.

2.Radar dan Lidar

Digunakan untuk mengukur jarak dan kecepatan objek di sekitar kendaraan. Lidar menggunakan sinar laser untuk membuat peta tiga dimensi dari lingkungan sekitar.

3.Perangkat Lunak dan AI

Memproses data dari sensor dan membuat keputusan mengemudi, seperti mempercepat, memperlambat, berbelok, atau berhenti.

4.Sistem Navigasi

Memungkinkan kendaraan untuk menentukan rute terbaik dari satu titik ke titik lain, seringkali menggunakan GPS dan peta digital.

5.Komunikasi V2X (Vehicle-to-Everything)

Teknologi yang memungkinkan mobil otonom untuk berkomunikasi dengan infrastruktur jalan, kendaraan lain, dan perangkat lainnya untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi.

Mobil otonom digolongkan dalam berbagai tingkatan otomatisasi, dari Level 0 (tidak ada otomatisasi) hingga Level 5 (otomatisasi penuh), di mana kendaraan dapat mengoperasikan sepenuhnya tanpa campur tangan manusia dalam semua kondisi lingkungan.

Mobil otonom yang sepenuhnya otonom (Level 5) belum sepenuhnya tersedia di pasar, tetapi ada banyak kendaraan dengan fitur otomatisasi tingkat lebih rendah yang sudah digunakan.

Seperti sistem bantuan pengemudi lanjutan (ADAS) yang mencakup fitur seperti cruise control adaptif dan parkir otomatis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Sewa Alphard Rp 25 Juta/Hari Untuk HUT RI Di IKN, Moeldoko Bilang Nggak Mahal

Pemerintah Sewa Alphard Rp 25 Juta/Hari Untuk HUT RI Di IKN, Moeldoko Bilang Nggak Mahal

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 16:47 WIB

Calon Cepu Akut: Mobil di AS akan Bisa Lapor Polisi jika Sopirnya Ngebut

Calon Cepu Akut: Mobil di AS akan Bisa Lapor Polisi jika Sopirnya Ngebut

Otomotif | Selasa, 06 Agustus 2024 | 16:37 WIB

Bahas Pilkada 2024, Jokowi Bakal Kumpulkan Kepala Daerah se-Indonesia di IKN pada 13 Agustus

Bahas Pilkada 2024, Jokowi Bakal Kumpulkan Kepala Daerah se-Indonesia di IKN pada 13 Agustus

Kotak Suara | Selasa, 06 Agustus 2024 | 15:09 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×