Ramai Rem ABS Wajib Dipakai tapi Motor MotoGP Malah Tak Pakai, Ini Alasannya

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:47 WIB
Ramai Rem ABS Wajib Dipakai tapi Motor MotoGP Malah Tak Pakai, Ini Alasannya
Marc Marquez (Instagram/marcmarquez93)

Suara.com - Pernah penasaran kenapa motor balap MotoGP sekelas Ducati Desmosedici-GP23 yang dipakai Marc Marquez gak pakai rem ABS? Padahal, di motor harian kita, fitur ini udah jadi standar ya.

Ternyata, ada alasan kuat di balik larangan penggunaan rem ABS di ajang balap paling bergengsi dunia ini.

Kita semua tahu, rem ABS (Anti-lock Braking System) berfungsi mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, sehingga motor tetap stabil dan terkendali. Fitur ini sangat berguna di jalan raya yang penuh dengan kondisi tak terduga.

Namun, di sirkuit MotoGP yang menuntut performa maksimal, cerita justru berbeda. Kenapa?

Pembalap Gresini Racing MotoGP Spanyol Marc Marquez (93) berlaga pada ajang Sprint balapan MotoGP Italia di Mugello pada Sabtu (1/6/2024). (ANTARA/AFP/Marco Bertorello)
Pembalap Gresini Racing MotoGP Spanyol Marc Marquez (93) berlaga pada ajang Sprint balapan MotoGP Italia di Mugello pada Sabtu (1/6/2024). (ANTARA/AFP/Marco Bertorello)

Insinyur Brembo, Lorenzo Bortolozzo pernah bilang, ada alasan di balik absennya rem ABS pada motor MotoGP meskipun terbilang aman.

"Fitur ABS sangat cocok untuk pengendara jalan raya, tetapi dalam balapan, pengendaralah yang mengontrol. Mungkin rem ABS bakal lebih aman, namun, balapan juga merupakan ujian bagi pembalap, sehingga untuk pertunjukannya, saya rasa ABS tidak akan ideal," ungkapnya dilansir dari Cycleword.

Selain itu, rem ABS tak dipakai pada motor karena beberapa alasan teknis lainnya seperti:

  • Kendali Penuh untuk Pembalap: MotoGP adalah ajang adu ketangkasan dan keberanian para pembalap. Dengan mematikan ABS, pembalap memiliki kontrol penuh terhadap motor saat pengereman. Mereka bisa melakukan pengereman ekstrem hingga ban hampir terkunci untuk mendapatkan waktu lap yang lebih cepat.
  • Ujian Keterampilan: Tanpa ABS, pembalap dituntut untuk memiliki skill yang sangat tinggi dalam mengendalikan motor di kondisi limit. Hal ini membuat balapan menjadi lebih menarik dan menantang.
  • Peraturan FIM: Federasi Balap Motor Internasional (FIM) secara tegas melarang penggunaan ABS di MotoGP. Hal ini tertuang dalam regulasi, di mana pengereman harus sepenuhnya dikendalikan oleh pembalap.

Jadi, absennya rem ABS di MotoGP bukan tanpa alasan. Justru dengan tidak adanya ABS, para pembalap bisa menunjukkan kemampuan mereka dalam mengendalikan motor hingga batas maksimal. Meskipun terlihat berbahaya, namun itulah yang membuat balapan MotoGP menjadi begitu menarik dan menegangkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moge Kawasaki ZX-10RR Kini Miliki Jubah Baru, Tampilan Makin Sangar

Moge Kawasaki ZX-10RR Kini Miliki Jubah Baru, Tampilan Makin Sangar

Otomotif | Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:11 WIB

Honda Hornet 2.0 2025, Tampilan Lebih Agresif dan Modern

Honda Hornet 2.0 2025, Tampilan Lebih Agresif dan Modern

Otomotif | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:49 WIB

Inikah Penantang Serius Yamaha XMAX dan Honda Forza? Bodinya Tak Kalah Kekar

Inikah Penantang Serius Yamaha XMAX dan Honda Forza? Bodinya Tak Kalah Kekar

Otomotif | Kamis, 15 Agustus 2024 | 15:10 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×