Review Isi Nitrogen pada Ban Motor: Lebih Stabil Ketimbang Angin Biasa?

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 22 September 2024 | 11:50 WIB
Review Isi Nitrogen pada Ban Motor: Lebih Stabil Ketimbang Angin Biasa?
Isi tekanan angin menggunakan nitrogen (Suara.com/Gagah Radhitya)

Suara.com - Tekanan angin pada ban menjadi vital bagi pemotor di jalan. Jika diabaikan, tentunya akan membuat pemotor akan mengalami insiden tak terduga di jalan.

Di era zaman now, pemotor bisa memilih untuk mengisi ban menggunakan angin biasa ataupun nitrogen. Beberapa orang beranggapan jika mengisi ban menggunakan nitrogen lebih baik ketimbang angin biasa.

Tentu banyak yang penasaran dengan klaim bahwa nitrogen dapat meningkatkan performa dan umur pakai ban. Redaksi Suara.com mencoba bedah lebih dalam kelebihan dan kekurangan mengisi ban dengan nitrogen.

Kelebihan Mengisi Ban dengan Nitrogen

Isi tekanan angin menggunakan nitrogen (Suara.com/Gagah Radhitya)
Isi tekanan angin menggunakan nitrogen (Suara.com/Gagah Radhitya)

Isi ban menggunakan nitrogen ternyata efeknya cukup berasa ketika digunakan di jalan. Apalagi ketika dipakai saat perjalaan jauh. Ban terasa lebih stabil ketimbang angin biasa.

Tak cuma itu, angin di dalam ban lebih awet. Mengacu dari berbagai sumber, molekul nitrogen yang lebih besar berat membuat gas ini sulit sekali lolos dari pori-pori ban.

Tekanan nitrogen dalam ban yang lebih stabil ini tentunya akan menghindari insiden tak terduga seperti pecah ban.

Selain mencegah ban meledak karena perubahan suhu ekstrem, nitrogen juga berperan dalam menjaga umur pakai ban lebih lama. Kok bisa? Karena sifat nitrogen yang inert membuat ban terhindar dari oksidasi.

Bonusnya, dengan tekanan ban yang ideal, gesekan antara ban dan jalan berkurang, sehingga konsumsi bahan bakar kendaraan pun jadi lebih efisien.

baca juga

Kekurangan Mengisi Ban dengan Nitrogen

Peralatan khusus saat isi tekanan angin menggunakan nitrogen (Suara.com/Gagah Radhitya)
Peralatan khusus saat isi tekanan angin menggunakan nitrogen (Suara.com/Gagah Radhitya)

Meskipun mengisi ban dengan nitrogen menawarkan beberapa keuntungan, namun ada beberapa pertimbangan yang perlu Anda pikirkan.

Harga pengisian nitrogen memang cenderung lebih mahal dibandingkan dengan angin biasa karena prosesnya yang lebih kompleks dan membutuhkan peralatan khusus.

Saat redaksi Suara.com mencoba mengisi di tempat pengisiam nitrogen, tarif yang dikenakan sebesar Rp3.000 untuk isi tambah nitrogen. Itupun hanya per ban saja.

Jika isi baru nitrogen, tarifnya sebesar Rp 5.000 untuk satu ban saja. Berbeda dari tekanan angin biasa yang tarifnya hanya Rp 2.000.

Selain itu, tidak semua tempat tambal ban menyediakan fasilitas pengisian nitrogen, sehingga Anda mungkin perlu mencari bengkel atau SPBU tertentu.

Yang perlu diingat juga adalah, setelah memutuskan untuk menggunakan nitrogen, sebaiknya Anda konsisten mengisinya dengan nitrogen untuk menjaga kestabilan tekanan udara.

Kesimpulan

Mengisi ban dengan nitrogen memang memiliki beberapa kelebihan, seperti tekanan udara yang lebih stabil dan umur pakai ban yang lebih panjang. Namun, Anda perlu mempertimbangkan kekurangannya, seperti harga yang lebih mahal dan ketersediaan yang terbatas.

Secara keseluruhan, mengisi ban dengan nitrogen menawarkan sejumlah manfaat yang dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara.

Namun, keputusan akhir tetap ada di tangan Anda. Pertimbangkan faktor seperti anggaran, aksesibilitas, dan kebutuhan berkendara sebelum memutuskan untuk beralih ke nitrogen. Ingat, yang terpenting adalah menjaga tekanan ban tetap ideal, baik itu dengan nitrogen maupun angin biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Ganti Ban Motor ke Non Standar Pabrikan, Perhatikan Hal Ini

Sebelum Ganti Ban Motor ke Non Standar Pabrikan, Perhatikan Hal Ini

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2024 | 18:57 WIB

Jangan Coba-coba, Ternyata Ada Bahaya Mengintai Ketika Pasang Ban Motor Terbalik

Jangan Coba-coba, Ternyata Ada Bahaya Mengintai Ketika Pasang Ban Motor Terbalik

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2024 | 17:52 WIB

Kenapa Ban Depan Motor Lebih Kecil? Ini Rahasianya!

Kenapa Ban Depan Motor Lebih Kecil? Ini Rahasianya!

Otomotif | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 18:07 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×