Mobil Listrik Tak Boleh Dipakai Buat Balap Drag, Ini Alasannya

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 14 November 2024 | 18:00 WIB
Mobil Listrik Tak Boleh Dipakai Buat Balap Drag, Ini Alasannya
Mobil listrik Xiaomi SU7. [Xiaomi Indonesia]

Suara.com - Sebuah keputusan kontroversial baru saja menggemparkan dunia balap drag di Queensland, Australia. Willowbank Raceway Dragstrip secara resmi mengumumkan pelarangan kendaraan listrik (EV) di lintasan mereka, membuka diskusi serius tentang keselamatan teknologi masa depan dalam dunia motorsport.

Dilansir dari Carscoops, keputusan ini tidak diambil secara sembarangan, dimana pihak pengelola sirkuit mengacu pada rekomendasi dari berbagai otoritas terpercaya seperti Motorsport Australia dan NEDRA (National Electric Drag Racing Association).

Menariknya, larangan ini tidak berlaku untuk kendaraan hybrid, yang masih diperbolehkan berkompetisi di lintasan.

Beberapa faktor krusial menjadi pertimbangan utama pelarangan ini, termasuk potensi gas beracun yang dapat dilepaskan baterai pasca kecelakaan, kesulitan memastikan api telah padam sepenuhnya, dan risiko pintu terkunci dari luar saat kecelakaan.

Selain itu, tim penyelamat juga menghadapi bahaya tersengat listrik jika chassis masih aktif, ditambah dengan ketiadaan sistem pemadam kebakaran khusus untuk kendaraan listrik di sirkuit tersebut.

Respons beragam bermunculan dari komunitas balap. Sebagian penggemar mobil konvensional menyambut positif keputusan ini, sementara yang lain menganggapnya sebagai bentuk resistensi terhadap kemajuan teknologi.

Xiaomi SU7 Ultra. (Dok. Xiaomi)
Xiaomi SU7 Ultra. (Dok. Xiaomi)

Beberapa bahkan bercanda bahwa larangan ini muncul karena mobil konvensional kalah bersaing dengan performa EV di lintasan drag. Willowbank Raceway bukanlah yang pertama mengambil langkah ini.

Beberapa sirkuit di Amerika Serikat dan Inggris telah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa sejak tahun lalu, menunjukkan adanya kekhawatiran global terhadap aspek keamanan balap mobil listrik.

Meski kontroversial, keputusan ini membuka diskusi penting tentang kebutuhan pengembangan sistem keamanan khusus untuk balapan mobil listrik.

baca juga

Infrastruktur keselamatan yang ada perlu diperbarui untuk mengakomodasi karakteristik unik kendaraan bertenaga listrik.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan olahraga balap dalam era elektrifikasi kendaraan, apakah keputusan pelarangan ini tepat atau justru menghambat perkembangan teknologi otomotif, serta solusi keamanan seperti apa yang seharusnya dikembangkan agar mobil listrik bisa kembali berkompetisi di lintasan balap.

Keputusan ini mungkin terlihat sebagai langkah mundur dalam inovasi motorsport, namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan balap.

Diperlukan kolaborasi antara produsen mobil listrik, pengelola sirkuit, dan otoritas keselamatan untuk menciptakan standar dan protokol baru yang dapat mengakomodasi perkembangan teknologi sambil tetap menjaga keamanan semua pihak yang terlibat dalam olahraga motorsport.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Timbulkan Gelombang PHK Industri Otomotif

Mobil Listrik Timbulkan Gelombang PHK Industri Otomotif

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 18:05 WIB

GAC Aion Siapkan Mobil Listrik Penantang BYD Dolphin, Jarak Tempuh Tembus 600 Km

GAC Aion Siapkan Mobil Listrik Penantang BYD Dolphin, Jarak Tempuh Tembus 600 Km

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 16:50 WIB

Kendaraan Listrik Dilarang Lakukan Uji Coba di Lintasan Balap Karena Masalah Keamanan

Kendaraan Listrik Dilarang Lakukan Uji Coba di Lintasan Balap Karena Masalah Keamanan

Otomotif | Selasa, 12 November 2024 | 19:05 WIB

Terkini

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

×