Scoopy Mudah Dicuri? Sri Mulyani Wajib Belanja Komponen Ini Biar Motornya Anti Maling

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 21 November 2024 | 12:35 WIB
Scoopy Mudah Dicuri? Sri Mulyani Wajib Belanja Komponen Ini Biar Motornya Anti Maling
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (18/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Viralnya pengakuan seorang pelaku pencurian motor di media sosial belakangan ini membuka mata masyarakat tentang pentingnya pengamanan tambahan pada kendaraan bermotor. Dalam pengakuannya, pelaku menyebutkan beberapa merek motor yang sering menjadi target, termasuk Honda Scoopy, BeAT, dan Vario. Menariknya, pelaku justru memberikan saran berharga kepada pemilik motor untuk menambahkan pengamanan berupa gembok cakram.

"Untuk teman-teman, seperti (pemilik) motor BeAT matic, Scoopy, Vario bisa menyediakan kunci ganda yang seperti gembok di cakram depan," kata sang maling dengan suara bergetar," ujar maling motor, dikutip Suara.com dari akun X.

Fenomena ini menjadi sorotan khusus mengingat popularitas Honda Scoopy yang tinggi di berbagai kalangan masyarakat, bahkan hingga pejabat tinggi negara seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sri Mulyani tercatat sebagai salah satu pemilik Honda Scoopy, motor yang harganya mencapai Rp 22 jutaan.

Solusi pengamanan yang direkomendasikan adalah penggunaan gembok cakram atau Honda Disc Lock. Komponen keamanan ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 107 ribu untuk produk original dari dealer resmi Honda.

Honda Disc Lock (Tokopedia)
Honda Disc Lock (Tokopedia)

Bahkan di platform jual beli online, variasi harganya lebih beragam, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 100 ribu, menjadikannya investasi yang sangat worth it untuk mengamankan kendaraan bernilai puluhan juta.

Penggunaan gembok cakram menjadi langkah preventif yang efektif untuk mencegah pencurian. Dengan investasi kecil ini, pemilik Honda Scoopy dapat mengamankan aset mereka dari risiko kehilangan yang jauh lebih besar.

Prinsipnya sederhana: mengeluarkan dana sekitar Rp 100 ribu untuk melindungi investasi senilai Rp 22 juta merupakan keputusan yang sangat bijak.

Kehadiran pengaman tambahan ini tidak hanya memberikan perlindungan fisik tetapi juga ketenangan pikiran bagi pemilik kendaraan. Dalam situasi di mana tingkat kriminalitas pencurian kendaraan bermotor masih tinggi, langkah antisipasi seperti ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Motor Matic Retro Alternatif dari Honda Scoopy yang Lebih Murah, Lengkap dengan Harga per November 2024

Rekomendasi Motor Matic Retro Alternatif dari Honda Scoopy yang Lebih Murah, Lengkap dengan Harga per November 2024

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 10:38 WIB

Perang Skutik Retro Scoopy vs Fazzio: Siapa Jawara Sesungguhnya?

Perang Skutik Retro Scoopy vs Fazzio: Siapa Jawara Sesungguhnya?

Otomotif | Kamis, 07 November 2024 | 11:47 WIB

Daftar Harga Honda Scoopy Bekas per November 2024, Terjangkau dan Bikin Gaya Tetap Oke

Daftar Harga Honda Scoopy Bekas per November 2024, Terjangkau dan Bikin Gaya Tetap Oke

Otomotif | Kamis, 07 November 2024 | 10:55 WIB

Terkini

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

×