Hasil Uji Tabrak Neta V: Nol Bintang

Muhammad Yunus, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 09 Desember 2024 | 16:11 WIB
Hasil Uji Tabrak Neta V: Nol Bintang
hasil uji tabrak Neta V (Youtube)

Suara.com - Bagaimana sebuah mobil listrik yang dipasarkan di berbagai negara ASEAN bisa mendapat nilai 0 dalam uji tabrak yang dilakukan ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries)?

Mari kita telusuri hasil mengejutkan dari pengujian ASEAN NCAP terhadap Neta V, sebuah hatchback listrik asal China yang kini menjadi sorotan dunia otomotif.

Dalam sebuah unggahan akun Youtube ASEAN NCAP Official, terlihat uji tabrak mobil listrik Neta V yang tidak memuaskan.

Mobil yang dipasarkan di beberapa negara ASEAN termasuk Indonesia, Brunei, Malaysia, dan Thailand ini mencetak rekor sebagai model pertama yang mendapat peringkat nol bintang berdasarkan protokol ASEAN NCAP 2021-2025.

Dalam pengujian komprehensif yang dilakukan oleh ASEAN NCAP dalam laman resmi, Neta V hanya mampu mengumpulkan total 28,55 poin dari keseluruhan kriteria.

Rinciannya mencakup 7,89 poin untuk Perlindungan Penumpang Dewasa (AOP), 13,51 poin untuk Perlindungan Penumpang Anak (COP), 7,14 poin untuk Bantuan Keselamatan (SA), dan yang paling mengkhawatirkan, 0 poin untuk kategori Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS).

Meskipun dilengkapi dengan dua kantung udara dan beberapa fitur keselamatan dasar seperti ABS dan ESC, Neta V menunjukkan kekurangan serius dalam uji tabrak offset depan.

Hasil pengujian mengungkapkan perlindungan yang sangat buruk pada bagian vital pengemudi, termasuk kepala, leher, dada, dan tungkai bawah kanan. Lebih mengkhawatirkan lagi, mobil ini tidak dilengkapi dengan teknologi pelindung kepala (HPT).

Meski menunjukkan performa yang cukup baik dalam uji dinamis untuk perlindungan penumpang anak, Neta V gagal dalam aspek pemasangan Child Restraint System (CRS). Bahkan dengan adanya ISOFIX dan top tether, lebih dari setengah CRS yang direkomendasikan ASEAN NCAP tidak dapat dipasang dengan baik pada kendaraan ini.

baca juga
Mobil Listrik Neta V-II Diproduksi Lokal di Indonesia
Mobil Listrik Neta V-II Diproduksi Lokal di Indonesia

Absennya fitur-fitur keselamatan modern seperti Autonomous Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Lane Keep Assist (LKA), dan Lane Departure Warning (LDW) semakin memperburuk penilaian Neta V.

Ditambah lagi dengan ketiadaan teknologi keselamatan pengendara sepeda motor seperti Blind Spot Technology (BST), Auto High Beam (AHB), dan Pedestrian Protection (PP), menjadikan mobil ini jauh dari standar keselamatan yang diharapkan.

ASEAN NCAP menegaskan bahwa hasil ini seharusnya menjadi pembelajaran penting bagi produsen mobil listrik lainnya. Keselamatan tidak boleh dikorbankan demi aspek lain, terutama mengingat tingginya persaingan di pasar kendaraan listrik.

Hasil mengejutkan ini menjadi pengingat penting bahwa dalam era transformasi menuju mobilitas listrik, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.

Konsumen dan regulator perlu lebih kritis dalam mengevaluasi standar keselamatan kendaraan, terlepas dari teknologi penggerak yang digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pengguna Jadikan Wuling Cloud EV Sebagai Mobil Keluarga

Cerita Pengguna Jadikan Wuling Cloud EV Sebagai Mobil Keluarga

Otomotif | Senin, 09 Desember 2024 | 09:19 WIB

Akan Bawa 7 Model Mobil ke Indonesia, Geely Auto Tak Cuma Main di Mobil Listrik

Akan Bawa 7 Model Mobil ke Indonesia, Geely Auto Tak Cuma Main di Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 07 Desember 2024 | 19:05 WIB

Pemerintah Fokus Insentif Mobil Listrik, Belum Ada Formulasi untuk Mobil Hybrid

Pemerintah Fokus Insentif Mobil Listrik, Belum Ada Formulasi untuk Mobil Hybrid

Otomotif | Kamis, 05 Desember 2024 | 14:13 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×