Banjir Jabodetabek Bikin Prihatin: Ini Pertolongan Pertama pada Mobil usai Terendam Air

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 05 Maret 2025 | 11:58 WIB
Banjir Jabodetabek Bikin Prihatin: Ini Pertolongan Pertama pada Mobil usai Terendam Air
Sejumlah kendaraan menerobos banjir di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (4/3/2025). [ANTARA FOTO/Fathul Habib Sholeh/sgd/tom]

Suara.com - Jakarta dan Bekasi baru-baru ini diterpa curah hujan tinggi mencapai 109 mm per hari, membuat banyak pemukiman warga terendam banjir.

Banjir sering kali datang tanpa diduga dan bisa membuat mobil Anda terendam. Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, penting untuk mengambil langkah-langkah pertolongan pertama yang tepat.

Berikut adalah langkah pertolongan pertama yang perlu Anda ambil jika mobil Anda terendam banjir, seperti dirangkum dari MPM:

Warga melintasi banjir di kawasan Cililitan, Jakarta, Selasa (4/3/2025). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/agr]
Warga melintasi banjir di kawasan Cililitan, Jakarta, Selasa (4/3/2025). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/agr]

1. Pindahkan Mobil ke Tempat Aman

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memindahkan mobil ke lokasi yang lebih aman.

Jangan langsung menyalakan mesin, karena ini bisa menyebabkan kondisi yang disebut water hammer, di mana air masuk ke ruang bakar dan merusak mesin.

Sebagai alternatif, dorong mobil ke tempat aman tanpa menyalakan mesin atau gunakan jasa derek untuk membawanya ke bengkel.

2. Lepas Kabel Aki Mobil

Langkah selanjutnya adalah melepas kabel aki mobil. Karena aki menyediakan listrik ke komponen elektronik di mobil, melepas kabel aki diperlukan untuk mencegah korsleting. Meninggalkan kabel aki terendam air banjir meningkatkan risiko korsleting.

baca juga

3. Jangan Aktifkan Rem Parkir

Setelah mobil berada di lokasi aman, penting untuk tidak mengaktifkan rem parkir. Sebagai gantinya, gunakan benda seperti batu untuk menyanggah roda dan atur gigi ke posisi satu untuk mobil manual atau posisi P untuk mobil otomatis. Ini mencegah bantalan rem menjadi lengket.

4. Keringkan Bagian Pengapian Mobil

Setelah mobil terendam, penting untuk mengeringkan komponen sistem pengapian, seperti busi dan koil. Bagian ini rentan terhadap kerusakan jika terkena air. Mengeringkan komponen pengapian dengan cepat membantu mengurangi risiko kerusakan.

5. Kuras Tangki Bahan Bakar Mobil

Langkah penting lainnya adalah menguras tangki bahan bakar mobil. Air bisa masuk ke tangki dan bercampur dengan bensin, menyebabkan masalah seperti pembentukan karat dan gangguan pada sistem pengapian mobil.

Jika tidak ditangani, bagian dalam tangki bisa berkarat dan menyebabkan kebocoran bahan bakar.

6. Ganti Oli Mobil

Setelah mobil terendam banjir, kemungkinan besar oli telah tercampur dengan air banjir. Ini bisa dilihat dari perubahan warna oli menjadi putih kecoklatan.

Kondisi ini merusak molekul pelumas dalam oli dan mempercepat keausan. Untuk mencegah masalah ini, ganti oli lama dengan oli baru.

7. Bersihkan Eksterior dan Interior Mobil

Untuk mencegah pembentukan jamur dan karat pada eksterior dan interior mobil setelah terendam banjir, penting untuk membersihkan dan mengeringkannya secara menyeluruh.

Buka semua bagian mobil, termasuk bagasi, jendela, kap mesin, dan pintu. Lepas dan cuci karpet yang terendam air dengan sabun. Pastikan juga untuk membersihkan busa dan pelapis jok mobil.

8. Bawa ke Bengkel untuk Penanganan Lanjutan

Setelah melakukan langkah-langkah penanganan awal, sebaiknya bawa mobil yang terendam banjir ke bengkel.

Kontak layanan derek untuk membantu membawa mobil ke bengkel agar mekanik yang lebih berpengalaman dapat melakukan inspeksi dan penanganan lebih lanjut.

Jika ditemukan kerusakan pada beberapa komponen, segera perbaiki atau ganti agar mobil bisa digunakan kembali.

Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda dapat meminimalkan kerusakan yang mungkin terjadi pada mobil setelah terendam banjir dan memastikan mobil Anda kembali berfungsi dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Korban Banjir di Jabodetabek Kini Dihantui Banyak Penyakit Berbahaya

Waspada! Korban Banjir di Jabodetabek Kini Dihantui Banyak Penyakit Berbahaya

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 11:41 WIB

Anggota DPRD DKI Ungkap Alat Deteksi Banjir di Ciliwung Rusak, Begini Temuannya!

Anggota DPRD DKI Ungkap Alat Deteksi Banjir di Ciliwung Rusak, Begini Temuannya!

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 11:29 WIB

Tolong! Anak-anak Korban Banjir di Kebon Pala Jaktim Kini Butuh Bantuan Kesehatan

Tolong! Anak-anak Korban Banjir di Kebon Pala Jaktim Kini Butuh Bantuan Kesehatan

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 11:10 WIB

Rumahnya Juga Kebanjiran, Viral Istri Wali Kota Bekasi Mengungsi di Hotel Tuai Perdebatan

Rumahnya Juga Kebanjiran, Viral Istri Wali Kota Bekasi Mengungsi di Hotel Tuai Perdebatan

Lifestyle | Rabu, 05 Maret 2025 | 11:31 WIB

Kondisi Terlentang di Dekat Rumah Neneknya, Begini Kronologi Penemuan Mayat Balita Korban Banjir di Tebet

Kondisi Terlentang di Dekat Rumah Neneknya, Begini Kronologi Penemuan Mayat Balita Korban Banjir di Tebet

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 10:00 WIB

Banjir Jabodetabek: AHY Beri Perhatian Khusus, Apa Langkah Selanjutnya?

Banjir Jabodetabek: AHY Beri Perhatian Khusus, Apa Langkah Selanjutnya?

Video | Rabu, 05 Maret 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×