Suara.com - Suzuki akhirnya merilis Suzuki e-Address sebagai motor listrik pertamanya yang diproduksi secara massal untuk pasar India.
Secara garis besar, desain Suzuki e-Address tidak jauh berbeda dengan skutik entry level Suzuki Address. Namun yang menjadi pembeda tentu saja sudah menggunakan 100% tenaga listrik.
Suzuki e-Address tampil dengan desain kotak dan dimensi yang tidak terlalu besar sebagai skuter listrik untuk menunjang mobilitas perkotaan.
Desain lampu depan terlihat sporty yang sudah menggunakan LED sebagai sistem pencahayaan. Namun bagian lampu belakang terlihat sederhana sebagai karakter dari Suzuki.
Fitur
Dari segi fitur, akan ada lampu LED di sekeliling kendaraan, port pengisian daya USB, ruang penyimpanan 17 liter di bawah jok, layar TFT yang dapat dihubungkan ke ponsel pintar melalui aplikasi Suzuki Ride Connect-E.
Tenaga
Sedangkan sumber tenaga Suzuki e-Address, motor listrik ini mengandalkan baterai lithium-ion LFP dengan kapasitas baterai 3,07 kWh.

Diperlukan waktu 6,7 jam untuk mengisi daya dengan listrik rumah tangga biasa hingga 100%. Dapat menempuh jarak hingga 95 km. Sistem penggeraknya memiliki cara kerja yang mirip dengan sistem CVT pada sepeda motor otomatis biasa.
Baca Juga: Siap Jadi Raja Baru di Skutik Premium, Taige Nexy Menantang Dominasi NMAX dan PCX
Terdapat juga sistem regeneratif untuk mengembalikan tenaga ke baterai pada saat melakukan deselerasi ataupun saat melakukan pengereman untuk mencapai jarak tempuh yang lebih jauh.
Harga
Meski sudah diumumkan secara resmi, namun Suzuki belum mengungkap harga dari Suzuki e-Adress.
Masuk ke Indonesia
Suzuki siap luncurkan dua motor baru yang akan hadir di semester kedua. Langkah ini diharapkan bisa menunjukkan bahwa pabrikan masih serius dalam menggarap pasar kendaraan roda dua di Indonesia.
Hal tersebut sempat disampaikan Christoporus Prasetyanto, Sales & Digital Marketing Head 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dimana produk baru yang akan diluncurkan akan mengisi segmen motor sport dan matic.
"Kami akan luncurkan dua produk baru di segmen sport dan matic. Kira-kira dibawa pada semester kedua 2025," ujar Christoporus.
Suzuki sendiri saat ini memiliki sebanyak 11 model yang dipasarkan di Indonesia. Setidaknya jajaran produk tersebut masih terpampang di laman resmi perusahaan.
Unit-unit tersebut hadir di segmen sport dan matic yang merupakan pasar terbesar di Tanah Air. Salah satunya Suzuki Address yang menggunakan mesin berkubikasi 113 cc satu silinder SOHC.
Rasio kompresi masih berada di angka 9,4:1 dengan pendingin udara. Sistem bahan bakar sudah jelas menggunakan injeksi dan kapasitas tangki mencapai 5,2 liter.
Secara bobot, motor ini termasuk berat kosong yakni 95 kg, sedangkan Honda beAT sekitar 88 kg (tipe CBS) dan 89 kg (tipe deluxe smart key). Kapasitas bagasi termasuk besar yakni mencapai 20,6 liter.
Dengan sejumlah pilihan yang ditawarkan saat ini, Suzuki telah menjual 14.040 unit sepeda motor di seluruh Indonesia. Angka ini sebenarnya sedikit meleset dari target mereka di 2024 yang sebesar 15.000 unit.
Selain menghadirkan produk baru, mereka juga memastikan akan memberikan layanan lebih baik di 2025. Salah satunya untuk memastikan kemudahan pembelian suku cadang asli sehingga pelanggan dapat merawat kendaraan secara optimal.
Namun bukan tidak mungkin bila Suzuki e-Address akan turut di boyong ke Indonesia. Sebab seperti diketahui, saat ini baru ada Honda yang sudah memasarkan motor listrik mereka di Indonesia. Sementara Yamaha belum memberio kepastian meski sudah lama melakukan riset untuk produk motor listrik mereka.