Perbandingan Honda PCX di Jepang dengan di Indonesia, Duel Skutik Premium

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:45 WIB
Perbandingan Honda PCX di Jepang dengan di Indonesia, Duel Skutik Premium
Honda PCX di Jepang ternyata memiliki harga yang di luar dugaan (Honda Jepang)

Suara.com - Awal tahun 2025 menandai babak baru bagi Honda PCX di pasar global, khususnya dengan peluncuran resminya di Jepang setelah lebih dulu hadir di Indonesia pada Desember 2024.

Sebagai skutik premium yang telah mendapat tempat istimewa di hati penggemar otomotif, kehadiran Honda PCX di negeri sakura ini menghadirkan beberapa kejutan menarik.

Setelah sukses mencuri perhatian di Indonesia, Honda PCX terbaru akhirnya mendarat di tanah kelahirannya, Jepang! Skutik premium yang telah memikat hati pecinta roda dua ini hadir dengan kejutan yang tak terduga, mulai dari pilihan mesin hingga banderol harga yang mengejutkan.
 
Desain Memukau, Fitur Melimpah

Tampil dengan garis bodi yang lebih tajam dan agresif, PCX baru ini siap mencuri pandangan di jalanan Jepang. Tak hanya tampilan yang memesona, skutik ini juga dimanjakan dengan sederet fitur modern.

Fitur tersebut mampu meningkatkan kenyamanan dan kepraktisan pengendara. Panel instrumen digital yang informatif memudahkan pemantauan berbagai indikator kendaraan, sementara USB power outlet memungkinkan pengisian daya gadget saat perjalanan.

Honda PCX di Jepang ternyata memiliki harga yang di luar dugaan (Honda Jepang)
Honda PCX di Jepang ternyata memiliki harga yang di luar dugaan. Beda banget dengan yang dipasarkan di Indonesia (Honda Jepang)

Selain itu, bagasi berkapasitas 30 liter memberikan ruang luas untuk menyimpan barang, dan tangki BBM 8,1 liter memastikan jarak tempuh lebih maksimal tanpa perlu sering mengisi bahan bakar.
 
Dua Pilihan Mesin, Dua Karakter Berbeda

Untuk pasar Jepang, Honda menghadirkan dua pilihan mesin menarik pada PCX: varian 125cc dan 160cc, masing-masing dengan keunggulan tersendiri.

PCX 125cc dibekali mesin JK05E SOHC 4-klep, menghasilkan tenaga 12 PS pada 8.750 rpm dan torsi 12 Nm pada 6.500 rpm, dengan efisiensi bahan bakar impresif hingga 55 km/liter.

Sementara itu, PCX 160cc mengusung mesin KF47E berkapasitas 156,8cc, menawarkan performa lebih bertenaga dengan 15,8 PS pada 8.500 rpm dan torsi 15 Nm pada 6.500 rpm, tetap hemat dengan konsumsi BBM 53,5 km/liter.

baca juga

Kedua varian ini memberikan pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi maupun performa.

Honda PCX di Jepang ternyata memiliki harga yang di luar dugaan (Honda Jepang)
Honda PCX di Jepang ternyata memiliki harga yang di luar dugaan. Beda banget dengan yang dipasarkan di Indonesia (Honda Jepang)


Harga Premium untuk Pengalaman Premium

Di Jepang, Honda menghadirkan kedua varian PCX dengan fitur keselamatan unggulan, yaitu sistem pengereman ABS sebagai standar.

PCX 160 dibanderol seharga 462.000 Yen (sekitar Rp 50,6 juta), sementara PCX 125 ditawarkan dengan harga 379.500 Yen (sekitar Rp 41,6 juta).

Dengan teknologi canggih dan desain premium, skutik ini siap memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman.
 
Menariknya, harga ini terpaut cukup jauh dengan versi Indonesia yang dibanderol mulai Rp 33,7 juta hingga Rp 40,3 juta (OTR Jakarta).

New Honda PCX 160 hadir di Yogyakarta (Suara.com/Gagah Radhitya)
New Honda PCX 160 yang dijual di Indonesia sudah menggunakan fitur Roadsync (Suara.com/Gagah Radhitya)

Penetapan harga yang lebih tinggi di Jepang mencerminkan positioning Honda PCX sebagai skutik premium yang ditargetkan untuk segmen pasar yang berbeda.

Meskipun secara spesifikasi dan fitur relatif sama, faktor ekonomi, pajak, dan strategi pemasaran di masing-masing negara memberikan dampak signifikan terhadap harga jual akhir.

Kehadiran Honda PCX di Jepang dengan dua pilihan kapasitas mesin menunjukkan upaya Honda untuk mengakomodasi berbagai preferensi konsumen, sambil tetap mempertahankan citra premium yang telah melekat pada model ini.

Strategi ini juga memperlihatkan fleksibilitas Honda dalam menyesuaikan produknya dengan karakteristik pasar lokal, di mana skutik 125cc masih memiliki pangsa pasar yang signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evolusi Berkendara Premium, New Honda PCX160 Resmi Mengaspal di Yogyakarta

Evolusi Berkendara Premium, New Honda PCX160 Resmi Mengaspal di Yogyakarta

Otomotif | Minggu, 02 Maret 2025 | 13:53 WIB

Ingin Beli Honda PCX Varian Termahal? Kenali Dulu Cara Gunakan Fitur Roadsync

Ingin Beli Honda PCX Varian Termahal? Kenali Dulu Cara Gunakan Fitur Roadsync

Otomotif | Selasa, 25 Februari 2025 | 21:00 WIB

Honda PCX Jadi Korban Curanmor, Sistem Keyless Dipertanyakan

Honda PCX Jadi Korban Curanmor, Sistem Keyless Dipertanyakan

Otomotif | Senin, 17 Februari 2025 | 16:00 WIB

Terkini

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:25 WIB

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:22 WIB

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 21:15 WIB

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain  Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 21:08 WIB

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 21:05 WIB

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:02 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:01 WIB

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 20:53 WIB

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Bogor | Sabtu, 05 September 2026 | 20:49 WIB

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 20:47 WIB

×